Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Pastikan Ekonomi Indonesia Masih Ekspansi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp17 ribu per dolar Amerika Serikat serta turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak dapat langsung diartikan sebagai tanda ekonomi Indonesia memasuki resesi.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai melakukan inspeksi mendadak di kawasan Pasar Tanah Abang, Senin (9/3/2026). Ia menilai sejumlah kekhawatiran yang menyebut kondisi saat ini menyerupai krisis ekonomi 1998 tidak tepat.

Menurutnya, berbagai indikator ekonomi nasional masih menunjukkan tren yang positif dan berada dalam fase ekspansi.

Ekonomi Indonesia Masih Bertumbuh

Purbaya menjelaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih jauh dari resesi. Pemerintah, kata dia, terus berupaya menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Lagi! Segini Prediksi Kurs Dolar AS Hari Ini 16 April 2026

Ia menilai pelemahan rupiah dan gejolak pasar saham lebih dipengaruhi dinamika global yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Ekonomi kita masih berada dalam fase ekspansi. Bahkan perlambatan pun belum terjadi,” ujar Purbaya.

Investor Diminta Tidak Panik

Meski pergerakan pasar keuangan tengah bergejolak, Purbaya mengimbau para investor untuk tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara terburu-buru.

Pemerintah, kata dia, terus memastikan fondasi ekonomi nasional tetap kuat di tengah tekanan eksternal.

Menurutnya, berbagai kebijakan yang diterapkan pemerintah bertujuan menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan.

Pengalaman Hadapi Krisis Jadi Modal

Purbaya juga mengingatkan bahwa Indonesia telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi berbagai krisis global.

Baca Juga :  Update Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI 2026: Cek Rinciannya

Mulai dari krisis finansial 2008 hingga pandemi COVID-19 pada 2020, pemerintah mampu menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan yang tepat.

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting bagi pemerintah dalam merespons dinamika ekonomi global saat ini.

Pemerintah Jaga Momentum Pertumbuhan

Ke depan, pemerintah memastikan berbagai langkah strategis akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi dampak volatilitas pasar global serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap positif.

Purbaya menegaskan bahwa pemerintah memiliki pengalaman dan instrumen kebijakan yang cukup untuk mengantisipasi berbagai gejolak ekonomi yang mungkin terjadi.

Berita Terkait

Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi
Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima
BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit
Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela
Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder
The Fed Diprediksi Tahan Suku Bunga Oktober 2026, Rupiah dan IHSG Jadi Sorotan
Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri dan Kemenkeu Siapkan Solusi
Elon Musk Prediksi 200 Perusahaan AI Bangkrut, SpaceX Siapkan Utang Rp 640 Triliun
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Bansos Digital Perlinsos Segera Diluncurkan, Begini Cara Registrasi Calon Penerima

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:00 WIB

BI Longgarkan GWM Bank Konvensional dan Syariah, Ini Dampaknya bagi Kredit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Investasi AI Membesar, Microsoft Buka Program Pengunduran Diri Sukarela

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Meta Siapkan Saham Khusus Mark Zuckerberg, Antisipasi Pajak Miliarder

Berita Terbaru