SUNGAIPENUH-Kegiatan Juara Festival yang digelar rutin di Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian warga. Acara yang menghadirkan hiburan musik dan aktivitas malam hari itu dinilai bukan sekadar ajang rekreasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Sejumlah warga menilai Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) seharusnya mampu membaca potensi usaha yang muncul dari kegiatan tersebut. Dengan konsep festival yang konsisten digelar, perputaran ekonomi dinilai bisa lebih dimaksimalkan, khususnya bagi pelaku UMKM.
Andi, salah seorang warga Sungai Penuh, menyebut hampir tidak ada area kosong di lokasi festival. Menurutnya, penyediaan tenda khusus kuliner menjadi bukti bahwa festival mampu menarik minat pedagang dan pengunjung sekaligus.
“Mana ada area yang kosong di lokasi, semuanya terisi. Disediakan tenda khusus kuliner. Sambil menikmati musik, warga juga bisa menikmati berbagai makanan,” ujarnya.
Keberadaan stand kuliner yang beroperasi setiap malam disebut memberi dampak langsung bagi pedagang kecil. Selain meningkatkan penjualan, festival juga memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha lokal yang memanfaatkan momentum keramaian.
Juara Festival sendiri merupakan program yang digagas oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari penguatan sektor hiburan dan ekonomi kreatif. Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan ruang interaksi sosial sekaligus mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
Warga berharap Disperindag dapat mengambil peran lebih strategis, seperti melalui pembinaan pedagang, pengaturan zonasi usaha, hingga dukungan promosi produk lokal. Langkah tersebut dinilai penting agar manfaat ekonomi festival bisa dirasakan lebih merata.
Dengan antusiasme masyarakat yang terus terjaga, Juara Festival dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah. Optimalisasi peluang usaha di sekitar festival diharapkan mampu memperkuat daya tahan UMKM dan meningkatkan income warga. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









