Palembang-Kota Sungai Penuh kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pemerintah kota ini berhasil meraih Juara I nasional dalam penanganan kemiskinan dan stunting dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, dalam acara yang berlangsung di Palembang, Sabtu malam (25/4).
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menekan angka kemiskinan serta mempercepat penanganan stunting. Program-program yang dijalankan dinilai berhasil menghadirkan perubahan signifikan, terutama dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran kepemimpinan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H, yang dinilai mampu mengorkestrasi berbagai program lintas sektor. Kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat menjadi kunci utama dalam menurunkan angka stunting secara bertahap.
Berbagai strategi inovatif diterapkan, mulai dari intervensi gizi terpadu, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga pembangunan berkelanjutan untuk memastikan generasi mendatang lebih sehat dan produktif.
Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memperkuat data terpadu untuk memastikan bantuan sosial dan program intervensi tepat sasaran. Hal ini dinilai efektif dalam menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Profil Wali Kota Alfin, S.H
Alfin, S.H dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memiliki visi kuat dalam pembangunan daerah. Sebagai Wali Kota Sungai Penuh, ia fokus pada peningkatan layanan publik, penguatan ekonomi lokal, serta pembangunan sumber daya manusia.
Dalam kepemimpinannya, Alfin mendorong pendekatan berbasis data dan inovasi dalam setiap program pemerintah. Ia juga aktif menjalin sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai lembaga untuk mempercepat pembangunan di daerah.
Ke depan, Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen untuk terus mempertahankan capaian ini sekaligus meningkatkan kualitas program penanganan kemiskinan dan stunting. Penghargaan dari Kemendagri ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan capaian ini, Kota Sungai Penuh semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang berhasil dalam inovasi pelayanan publik dan pembangunan sosial di Indonesia.
Profil & Riwayat Hidup Alfin Bakar
Identitas Singkat
Nama lengkap: Alfin Bakar
Tempat, tanggal lahir: Sungai Penuh, 8 Desember 1971
Usia: sekitar 54 tahun (per 2026)
Pendidikan terakhir: Sarjana Hukum, Universitas Jambi
Pekerjaan: Pengusaha
Jabatan saat ini: Wali Kota Sungai Penuh sejak 20 Februari 2025
Riwayat Pendidikan
Alfin Bakar menjalani pendidikan formal dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi di wilayah asalnya. Ia menamatkan sekolah dasar di SD Negeri 136 Ulu Air pada 1984, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Pulau Tengah dan lulus pada 1987. Pendidikan menengah atas ditempuh di SMA Negeri 2 Sungai Penuh hingga selesai pada 1990. Setelah itu, ia melanjutkan studi ke Fakultas Hukum di Universitas Jambi dan meraih gelar sarjana pada tahun 1996.
Perjalanan Karier
Sebelum memasuki dunia politik, Alfin dikenal memiliki pengalaman panjang di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai General Manager di PT LD Karya Husada. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Senior Branch Manager di PT CIMB Niaga Auto Finance untuk wilayah Kalimantan. Kariernya berlanjut sebagai Branch Manager di PT FIAL Tbk serta Senior Credit Marketing Head di PT ADMF. Latar belakang ini membentuk citranya sebagai figur profesional dengan basis manajerial yang kuat, bukan berasal dari jalur birokrasi.
Kiprah Politik
Langkah politiknya mulai mencuat saat ia maju dalam Pilkada Sungai Penuh 2024 berpasangan dengan Azhar Hamzah. Dalam kontestasi tersebut, pasangan ini berhasil memperoleh sekitar 38,07 persen suara atau setara 21.462 suara. Kemenangan tersebut kemudian ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum pada Februari 2025. Ia dilantik sebagai wali kota pada 20 Februari 2025 oleh Prabowo Subianto. Menariknya, Alfin tercatat sebagai wali kota pertama di Sungai Penuh yang berasal dari kalangan non-PNS, menandai perubahan pola kepemimpinan daerah.
Riwayat Organisasi
Dalam perjalanan hidupnya, Alfin juga aktif di berbagai organisasi. Ia pernah menjadi anggota Ikatan Mahasiswa Kerinci pada periode 1990 hingga 1996 serta terlibat dalam aktivitas BEM Fakultas Hukum Universitas Jambi. Di tingkat profesional dan sosial, ia menjabat sebagai Sekretaris APPI Kalimantan pada 2015–2020, lalu dipercaya sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Kerinci Kalimantan sejak 2017.
Fakta Menarik
Alfin Bakar memiliki latar belakang perantauan di Kalimantan sebelum kembali ke kampung halamannya untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Pengalamannya sebagai pengusaha membuatnya membawa pendekatan manajemen yang lebih modern dalam tata kelola pemerintahan. Kemenangannya dalam Pilkada juga dipandang sebagai simbol perubahan politik lokal yang semakin terbuka terhadap figur dari luar jalur birokrasi.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Dicari)
1. Apa penghargaan yang diraih Kota Sungai Penuh?
Kota Sungai Penuh meraih Juara I nasional dalam penanganan kemiskinan dan stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Kemendagri.
2. Siapa Wali Kota Sungai Penuh saat ini?
Wali Kota Sungai Penuh saat ini adalah Alfin Bakar, S.H.
3. Apa kunci keberhasilan Sungai Penuh menurunkan stunting?
Kolaborasi lintas sektor, intervensi gizi terpadu, layanan kesehatan ibu-anak, dan penguatan data terpadu.
4. Kapan Alfin Bakar dilantik sebagai wali kota?
Ia dilantik pada 20 Februari 2025.
5. Apa latar belakang pendidikan Alfin Bakar?
Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Jambi. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









