KERINCI-Pelanggan Perumda di wilayah Semurup dan Depati Tujuh diimbau untuk bersiap menghadapi potensi gangguan distribusi air. Hal ini menyusul rencana kegiatan pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang akan dilaksanakan pada Minggu, 15 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak Perumda sebagai bagian dari persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan.
Kegiatan pengurasan IPA akan dilakukan di fasilitas yang berlokasi di Pendung Semurup. Proses ini merupakan langkah teknis rutin untuk menjaga kualitas air bersih sekaligus memastikan sistem pengolahan tetap optimal.
Namun selama pekerjaan berlangsung, pendistribusian air ke sejumlah pelanggan diperkirakan akan terganggu bahkan berpotensi mati sementara.
Wilayah yang terdampak mencakup pelanggan Perumda Cabang Semurup dan Cabang Depati Tujuh. Gangguan layanan ini bersifat sementara sesuai estimasi waktu pekerjaan yang telah dijadwalkan. Perumda menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan.
Adapun estimasi pelaksanaan pekerjaan dimulai pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB. Dalam rentang waktu tersebut, aliran air ke pelanggan kemungkinan tidak berjalan normal. Karena itu, pelanggan diminta melakukan langkah antisipasi.
Perumda mengimbau masyarakat untuk menampung air secukupnya sebelum waktu pelaksanaan. Langkah ini penting untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama distribusi air mengalami gangguan. Terutama bagi pelanggan yang sangat bergantung pada pasokan air bersih harian.
Manajemen Perumda juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi. Gangguan sementara ini diharapkan dapat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga mutu layanan air bersih. Perusahaan berkomitmen untuk memulihkan distribusi segera setelah pekerjaan selesai.
Pengurasan IPA merupakan bagian penting dari pemeliharaan sistem pengolahan air. Selain membersihkan endapan, kegiatan ini juga membantu menjaga stabilitas kualitas air yang didistribusikan ke pelanggan. Dengan demikian, air yang diterima masyarakat tetap memenuhi standar kelayakan.
Pelanggan diharapkan tetap tenang dan mengikuti imbauan resmi Perumda. Informasi lanjutan terkait perkembangan pekerjaan biasanya akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan pelanggan jika membutuhkan klarifikasi tambahan.
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









