KERINCI – Warga dari empat desa di wilayah Belui, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, tampak antusias dan bergembira saat bersama-sama melaksanakan gotong royong menegakkan karamentangk pada Minggu, 10 Mei 2026. Tradisi tersebut menjadi tanda dimulainya rangkaian persiapan Kenduri Sko yang akan digelar pada 21 Juni 2026 mendatang.
Empat desa yang terlibat dalam pelaksanaan Kenduri Sko tersebut yakni Desa Belui, Desa Simpang Belui, Desa Belui Tinggi, dan Desa Pahlawan Belui. Keempat desa itu merupakan satu kesatuan wilayah adat dan administratif yang masih kuat menjaga tradisi leluhur masyarakat adat Kerinci.
Penegakan karamentangk dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh adat, pemuda hingga warga setempat. Tradisi ini menjadi simbol pemberitahuan kepada masyarakat adat Kerinci, baik yang berada di daerah maupun di luar daerah, bahwa Kenduri Sko akan segera dilaksanakan.
Kepala Desa Belui, Halapni, mengatakan bahwa Kenduri Sko empat desa Belui dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 dan menjadi agenda adat besar masyarakat setempat.
“Kita warga 4 Desa Belui menggelar Kenduri Sko pada 21 Juni 2026,” ujarnya.
Menurut Halapni, Kenduri Sko tersebut merupakan wujud pelaksanaan agenda adat berupa pengangkatan orang adat di wilayah empat desa Belui. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk rasa syukur masyarakat setelah musim panen atau kenduri sudah tuai.
Tradisi Kenduri Sko sendiri merupakan salah satu warisan budaya masyarakat adat Kerinci yang masih terus dilestarikan hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut biasanya diisi dengan berbagai prosesi adat, musyawarah adat, hingga kegiatan kebersamaan masyarakat.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan saat penegakan karamentangk, masyarakat empat desa Belui berharap pelaksanaan Kenduri Sko tahun 2026 dapat berjalan lancar, meriah, dan tetap menjaga nilai-nilai adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun.









