KAYONEWS-Kesiapan ekosistem pendidikan di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu faktor krusial dalam mendukung rencana perpindahan aparatur sipil negara. Menjawab keraguan tersebut, Otorita IKN memastikan bahwa fasilitas pendidikan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga operasional pada tahun ajaran baru 2026.
Institusi pendidikan unggulan mulai menunjukkan progres signifikan. SMA Taruna Nusantara disebut siap menyambut angkatan pertama di Nusantara. Kehadiran sekolah dengan reputasi kedisiplinan dan prestasi akademik tinggi ini diharapkan memperkuat citra IKN sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia.
Otorita menegaskan bahwa layanan pendidikan di KIPP mencakup jenjang lengkap, dari PAUD hingga SMA. Kepastian ini dinilai penting karena akses terhadap sekolah berkualitas sering menjadi pertimbangan utama bagi ASN, TNI, dan Polri dalam memutuskan relokasi bersama keluarga.
Selain SMA Taruna Nusantara, Sekolah Garuda dan Sekolah Terpadu Kementerian Agama turut melengkapi pilihan pendidikan. Diversitas kurikulum dan pendekatan pembelajaran dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang heterogen di ibu kota baru.
Sejumlah sekolah swasta nasional dan internasional juga telah memulai pembangunan. Nusantara Intercultural School (NIS), Australian Independent School (AIS), Al-Azhar Summarecon, dan Sekolah Bina Bangsa menjadi bagian dari gelombang investasi pendidikan di kawasan strategis tersebut.
Tak sekadar membangun fasilitas baru, Otorita IKN menjalankan program pendampingan mutu terhadap sekolah-sekolah eksisting di wilayah sekitar. Langkah ini bertujuan mendorong pemerataan kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antara penduduk lama dan pendatang.
Penguatan sektor pendidikan berjalan paralel dengan kesiapan layanan kesehatan. Rumah sakit seperti RS Hermina, RS Mayapada, dan RSUP Kemenkes dilaporkan telah beroperasi. Kombinasi layanan dasar ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem hunian dan kerja di IKN.
Dengan digebernya fasilitas pendidikan dan kesehatan, pemerintah berharap proses perpindahan ASN berlangsung lebih lancar. Nusantara diarahkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga kawasan yang layak huni dengan layanan publik yang lengkap dan berdaya saing. (***)









