Jabatan Aman, Ritme Kerja Menurun ? Warga Soroti Kinerja Dinas Kebersihan Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

KAYONEWS– Kondisi kebersihan di pusat Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah warga menilai kinerja Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Sungai Penuh mengalami penurunan pasca pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilakukan Pemerintah Kota Sungai Penuh beberapa waktu lalu.

Warga menyebutkan, pengangkutan sampah yang sebelumnya berjalan rutin dan terjadwal kini mulai tidak teratur. Tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik pusat kota, memunculkan kesan lemahnya pengawasan dan penurunan ritme kerja petugas kebersihan di lapangan.

Kondisi tersebut dinilai kontras dibandingkan awal masa pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Alfin dan Azhar, serta menjelang pelantikan pejabat. Pada periode tersebut, respons Dinas Lingkungan Hidup terhadap keluhan masyarakat dinilai lebih cepat dan sigap.

Baca Juga :  MoU Pemkot Sungai Penuh dan Universitas Jambi Dorong Inovasi Daerah

“Sampah sekarang mulai diangkut tidak rutin. Beda sekali perlakuan dahulu dengan sekarang, terutama sebelum pelantikan,” ujar Antoni, salah seorang warga Kota Sungai Penuh, saat dimintai tanggapan.

Ia menilai, menurunnya kinerja tersebut diduga berkaitan dengan rasa aman sejumlah pejabat setelah pelantikan. Menurutnya, kondisi jabatan yang dianggap sudah tidak lagi terancam dapat memengaruhi semangat kerja dan sensitivitas terhadap pelayanan publik.

Pendapat serupa disampaikan Andi, warga lainnya. Ia mengatakan bahwa penurunan ritme kerja kebersihan sudah mulai terasa paska pelantikan resmi dilaksanakan. Situasi ini, menurutnya, menjadi indikator lemahnya konsistensi pelayanan di sektor kebersihan.

Baca Juga :  HUT Perdana PT Trend Gen Horizone Dirayakan dengan MTQ di Talang Lindung

“Agak terasa juga, setelah pelantikan ini tampak jelas adanya penurunan ritme kerja kebersihan,” katanya. Ia berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi agar pelayanan publik kembali berjalan optimal.

Sejumlah warga berharap,  fenomena menurunnya kinerja pasca pelantikan perlu menjadi perhatian serius kepala daerah. Evaluasi berkala dan pengawasan internal dinilai penting untuk memastikan tidak terjadi kelalaian pelayanan yang berpotensi merugikan masyarakat. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata
Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?
Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang
Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini
Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali
Wako Alfin dan Bupati Monadi Sepakat Bentuk LAAK Sakti Alam Kerinci, Adat Bersatu Kembali
Wakil Ketua DPRD II Emrizal Hadiri Pembukaan Sunatan Massal Kolaborasi Minker dan Pemkot
1 OPD di Sungai Penuh Hampir 2 Tahun Dipimpin Plt, Kinerja BKPSDM Dipertanyakan
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:38 WIB

Dinanti Masyarakat : Wapres Gibran Dikabarkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure Kota Sungai Penuh, Revitalisasi Rp40 Miliar Makin Nyata

Senin, 13 Juli 2026 - 19:34 WIB

Wabup Bungo Tiba-tiba Temui Wawako Sungai Penuh, Apa yang Mereka Bicarakan?

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:33 WIB

Plt Pimpin 8 Dinas di Sungai Penuh, Simak Kewenangan yang Boleh dan Dilarang

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:35 WIB

Gaji ke-13 ASN Kota Sungai Penuh Segera Cair, BKAD Pastikan Dibayar Besok atau Paling Lambat Minggu Ini

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:56 WIB

Distribusi Air Perumda Sungai Penuh Terganggu Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak dan Jadwal Normal Kembali

Berita Terbaru