Prabowo Tegaskan Kepala Daerah Jangan Utamakan Kepentingan Pribadi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGORPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat Indonesia tidak menyukai pemimpin yang hanya memikirkan kepentingan pribadi. Pesan tegas itu disampaikan Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

“Mereka tidak suka pemimpin yang hanya memajukan kepentingan pribadinya saja,” tegas Prabowo dalam arahannya.

Menurut Prabowo, rakyat Indonesia mendambakan pemimpin yang adil, jujur, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat.

“Mereka mendambakan pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk rakyat semuanya. Ini adalah harapan seluruh rakyat kita,” ujarnya di hadapan para kepala daerah.

Baca Juga :  Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Setelah 17 Hari Hilang di Gunung Slamet

Rakornas ini menjadi momentum bagi Presiden untuk bertatap muka langsung dengan para gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan agar kepala daerah tidak menjadi pemimpin yang “lugu”, tetapi harus waspada dan memahami situasi.

“Kita harus menjadi pemimpin yang tidak lugu. Kita harus waspada, mengerti, dan tahu situasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Penyebaran Super Flu Terkendali, Indonesia Catat 74 Kasus di 13 Provinsi

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Rakornas 2026 turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Diharapkan dengan kita berkumpul, kita menyatukan langkah, menyatukan visi, dan menyatukan persepsi,” ujar Prasetyo.

Ia menambahkan, Presiden juga akan memberikan arahan terkait program-program yang belum tercapai pada tahun pertama kepemimpinannya, termasuk penekanan pada komitmen good governance dan upaya keras mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi.

“Termasuk komitmen kita terhadap good governance dan menjalankan pemerintahan tanpa korupsi, itu selalu menjadi konsen Bapak Presiden,” tutup Prasetyo.

Berita Terkait

Purbaya Ungkap Kabar Besar PPPK: Mulai Januari 2027 Gaji Penuh Waktu Ditanggung Pemerintah Pusat
DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih
Gaji PPPK 2027 Berapa? Cek Besaran Gaji, Status ASN dan Anggaran dalam RAPBN 2027
Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Kenaikan Gaji PNS 2027 Belum Dipastikan, Ini Penjelasan Pemerintah Usai RAPBN 2027 Dibacakan
Pemerintah Longgarkan Aturan DHE SDA, Berlaku Mulai 1 September 2026
9 Kiai Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU, Bakal Tentukan Ketum PBNU
Kuota Internet Tak Boleh Hangus Lagi, Ini Aturan Baru Komdigi
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:55 WIB

Purbaya Ungkap Kabar Besar PPPK: Mulai Januari 2027 Gaji Penuh Waktu Ditanggung Pemerintah Pusat

Rabu, 2 September 2026 - 22:00 WIB

DPR Setujui Anggaran Kementerian PU 2027 Rp114,59 Triliun, Fokus Jalan, Irigasi hingga Air Bersih

Selasa, 1 September 2026 - 20:38 WIB

Gaji PPPK 2027 Berapa? Cek Besaran Gaji, Status ASN dan Anggaran dalam RAPBN 2027

Selasa, 1 September 2026 - 18:10 WIB

Pendaftaran Relawan Pajak 2027 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Selasa, 1 September 2026 - 02:07 WIB

Kenaikan Gaji PNS 2027 Belum Dipastikan, Ini Penjelasan Pemerintah Usai RAPBN 2027 Dibacakan

Berita Terbaru