Dikalahkan Benfica, Bellingham: Real Madrid Punya Talenta tapi Kurang Intensitas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 02:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLAHRAGA-Real Madrid menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Benfica pada lanjutan Liga Champions. Los Blancos tumbang dengan skor 2-4 dalam laga yang berlangsung di Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB, hasil yang memaksa mereka harus melalui babak play-off dan menjalani dua pertandingan tambahan pada Februari mendatang.

Kekalahan ini langsung memicu reaksi keras di internal tim maupun publik Spanyol. Pelatih Alvaro Arbeloa mengakui sepenuhnya kegagalan tim, sementara Kylian Mbappe menyebut penampilan Real Madrid sebagai sesuatu yang “memalukan”.

Sorotan utama tertuju pada Jude Bellingham. Gelandang asal Inggris itu tampak sangat kecewa dan frustrasi saat memberikan pernyataan usai laga. Ia menilai kekalahan tersebut terjadi bukan karena kurangnya kualitas, melainkan kegagalan dalam menjalankan hal-hal paling mendasar di lapangan.

Baca Juga :  IMF Peringatkan Perlambatan Ekonomi Global 2026, Apa Artinya bagi Asia Tenggara

Dalam wawancara dengan CBS Golazo, Bellingham mengaku sulit menerima hasil tersebut. Ia menyebut kekalahan itu terasa sangat buruk, terutama karena cara Real Madrid bermain jauh dari standar yang seharusnya.

Bellingham dengan tegas menyatakan bahwa perbedaan intensitas menjadi faktor penentu kemenangan Benfica. Menurutnya, lawan tampil lebih agresif dalam duel, lebih cepat menekan, serta lebih unggul dalam perebutan bola kedua.

Ia juga menyoroti ironi di skuad Real Madrid yang dipenuhi pemain bertalenta, namun gagal menerapkannya dalam aspek fundamental permainan. Bellingham menegaskan bahwa bakat semata tidak akan berarti apa-apa tanpa kerja keras dan disiplin di lapangan.

Baca Juga :  Ratusan Telur Dinosaurus 70 Juta Tahun Ditemukan di Prancis, Ini Fakta Menariknya

Meski begitu, Bellingham menolak larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan bahwa Real Madrid harus segera bangkit dan memperlakukan laga play-off seperti pertandingan hidup-mati. Tidak ada ruang untuk kesalahan jika ingin tetap melangkah jauh di Liga Champions.

Kekalahan dari Benfica menjadi peringatan serius bagi Real Madrid. Dengan tekanan yang semakin besar dan jadwal yang kian padat, Los Blancos dituntut melakukan evaluasi menyeluruh agar tidak kembali terperosok di fase krusial kompetisi Eropa.

Berita Terkait

Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun
Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini
Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura
Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch
Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut
Rusia Jual Emas Besar-Besaran
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar Naik Jadi 13 Orang
Utang AS Tembus US$39 Triliun, Bitcoin Disebut Bersiap Masuk Supercycle
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:00 WIB

Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:07 WIB

Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:00 WIB

Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:00 WIB

Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut

Berita Terbaru