Thomas Djiwandono Resmi Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI, Ini Profilnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Komisi XI DPR RI resmi menetapkan Wakil Menteri Keuangan, Thomas M. Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih. Keputusan itu diambil dalam rapat internal Komisi XI setelah rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar pada Sabtu (23/1/2026) dan Senin (26/1/2026).

Ketua Komisi XI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan bahwa keputusan untuk memilih Thomas diambil melalui mekanisme musyawarah mufakat oleh delapan pimpinan kelompok fraksi. Thomas berhasil mengungguli dua kandidat lain dari internal BI, yaitu Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Dicky Kartikoyono, serta Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, Solikin M. Juhro.

“Dalam rapat internal tersebut telah dicapai kesepakatan bahwa Deputi Gubernur BI pengganti Bapak Juda Agung adalah Bapak Thomas Djiwandono,” ujar Misbakhun di Gedung DPR RI, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Harga Tahu dan Tempe Terbaru Terancam Naik Saat Rupiah Tembus Rp17.600, UMKM Mulai Tertekan

Ia menjelaskan bahwa Thomas dipandang sebagai sosok yang mampu diterima seluruh fraksi karena pemaparannya yang dinilai komprehensif, terutama terkait pentingnya memperkuat sinergi kebijakan moneter dan fiskal. Menurut Misbakhun, isu tersebut menjadi perhatian utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional ke depan.

Keputusan Komisi XI ini selanjutnya dijadwalkan dibawa ke Sidang Paripurna DPR RI pada Selasa (27/1/2026) pukul 10.00 WIB untuk mendapatkan pengesahan secara resmi.

Profil Thomas Djiwandono

Thomas M. Djiwandono, atau akrab disapa Tommy, merupakan putra pertama dari pasangan Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Lahir di Jakarta pada 7 Mei 1972, ia menghabiskan masa sekolah dasar hingga menengah di ibu kota, termasuk bersekolah di SMP Kanisius Menteng.

Pendidikan tinggi ia tempuh di Amerika Serikat, memperoleh gelar Bachelor of Arts in History dari Haverford College, Pennsylvania, pada 1994. Ia kemudian menyelesaikan gelar magister Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional di Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington DC, pada 2003.

Baca Juga :  Skema Outsourcing Jadi Pilihan Baru Honorer TMS, PPPK Paruh Waktu Terancam Ditinggal

Sebelum memasuki dunia kebijakan publik, Thomas memulai karier sebagai jurnalis. Ia pernah menjadi wartawan magang di Majalah Tempo pada 1993 dan bekerja sebagai jurnalis di Indonesia Business Weekly pada 1994. Setelah itu ia beralih ke sektor keuangan, termasuk bekerja sebagai analis keuangan di Whetlock NatWest Securities di Hong Kong.

Pada pertengahan 2000-an, Thomas bergabung dengan Arsari Group — perusahaan agrobisnis milik pamannya, Hashim Djojohadikusumo — dan pada 2006 menduduki posisi Deputy CEO. Pengalaman panjang di sektor keuangan dan kebijakan ekonomi menjadi salah satu pertimbangan utama pencalonannya sebagai Deputi Gubernur BI.

Berita Terkait

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan
Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum
Indosat Ungkap Strategi Hadapi Pelemahan Rupiah
Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN
BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah
Kode Bonus DANA Hari Ini Masih Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis
LPS Tahan Bunga Penjaminan Meski BI Rate Naik, Simpanan Nasabah Tetap Aman hingga Rp2 Miliar
Tokopedia Bagi Diskon Hingga 90 Persen, Cashback Rp500 Ribu dan Gratis Ongkir Hari Ini
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:05 WIB

Kontroversi Film Pesta Babi Berlanjut, Tokoh Adat Papua Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kabar Baik PPPK 2026: Kemendagri Bahas Pengangkatan Full Time dan Gaji APBN

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:05 WIB

BI Rate Diprediksi Naik Lagi Juni, Simak Dampaknya ke KPR, Kredit Usaha, Deposito hingga Nilai Tukar Rupiah

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kode Bonus DANA Hari Ini Masih Dicari, Ini Cara Aman Dapat Saldo Gratis

Berita Terbaru

Bisnis

Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 Pekan Depan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:00 WIB