Jaringan Bisnis Palsu di Google Maps Terbongkar, Ini Cara Kerjanya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEKNOLOGI-Gelombang penipuan digital kembali mencuat setelah Google melakukan tindakan tegas dengan menonaktifkan lebih dari 10.000 akun di Google Maps. Penutupan massal ini dilakukan setelah perusahaan menemukan adanya jaringan bisnis palsu yang memanfaatkan layanan peta tersebut untuk menipu pengguna.

Peristiwa ini bermula dari laporan sebuah perusahaan di Texas yang mendapati profil bisnis tak dikenal menggunakan nama usaha mereka di Google Maps. Kejanggalan tersebut langsung dilaporkan kepada Google dan segera memicu penyelidikan menyeluruh terhadap aktivitas tidak wajar di platform tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kasus ini bukan insiden tunggal, melainkan bagian dari praktik penipuan yang sudah berjalan sistematis.

Menurut pernyataan penasihat umum Google, Halimah DeLaine Prado, tim internal perusahaan langsung bergerak cepat begitu menerima laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Google menelusuri kembali berbagai daftar usaha yang terlihat mencurigakan dan menemukan banyak profil palsu yang dibuat dengan pola serupa. Tindakan “agresif” pun dilakukan demi mencegah kerugian lebih luas bagi para pengguna.

Baca Juga :  Cara Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak, Mudah Lewat OJK

Kasus ini juga mengungkap bahwa para pelaku memanfaatkan sektor jasa yang paling sering dicari dalam situasi darurat — seperti teknisi kendaraan, tukang kunci, maupun penyedia layanan perbaikan. Jenis layanan seperti ini disebut sebagai “vertikal paksa”, momen ketika calon pelanggan biasanya tidak punya waktu untuk mengecek informasi secara mendalam karena kondisi mendesak.

Pelaku disebut beroperasi menggunakan jaringan dan perantara tertentu, lalu menguatkan citra bisnis palsu tersebut melalui platform lain seperti media sosial. Iming-iming lokasi terdekat dan informasi layanan yang tampak profesional membuat korban sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu.

Salah satu trik utama yang digunakan adalah pengalihan panggilan. Begitu pengguna menelepon nomor yang tercantum di Google Maps, mereka tidak terhubung dengan penyedia jasa yang seharusnya, melainkan langsung diarahkan ke pihak penipu. Setelah itu, korban dikenai biaya yang tidak masuk akal dan jauh di atas tarif resmi.

Baca Juga :  Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Ketahuan Anggota Lain

Melihat pola ini, Google mengeluarkan peringatan keras kepada pengguna untuk selalu memverifikasi ulang informasi yang mereka temukan di Maps. Halimah DeLaine Prado menegaskan bahwa pengguna sebaiknya mengecek kembali alamat, nomor telepon, serta tautan situs resmi sebelum memutuskan menggunakan layanan tertentu. Tanda-tanda aneh seperti permintaan data pribadi atau instruksi pembayaran dengan metode tidak umum juga harus diwaspadai.

Dengan semakin meningkatnya aktivitas penipuan di dunia digital, kejadian ini menjadi pengingat bahwa tampilan profesional di Google Maps belum tentu menjamin keaslian sebuah bisnis. Kewaspadaan pengguna dan verifikasi mandiri menjadi kunci utama untuk menghindari jebakan pelaku kejahatan siber di platform yang selama ini dianggap aman.

Berita Terkait

Cara Jualan di Shopee Biar Laris Manis, Terbukti Ampuh untuk Pemula
Kirim Saldo DANA ke E-Wallet Lain, Ini Langkah dan Biayanya
Printer Murah Best Seller di Shopee April 2026, Harga Mulai Rp200 Ribuan
Cara Klaim Asuransi Mobil Rusak Total, Syarat dan Prosedur Lengkap 2026
Cara Cicilan HP Tanpa DP di Tokopedia 2026, Mudah Tanpa Kartu Kredit
IHSG Anjlok Hari Ini ke 7.560 Usai Pengumuman MSCI, Saham Energi Tertekan
Motorola Edge 70 Fusion Resmi di Indonesia, Baterai 7000 mAh Jadi Senjata Utama
Top Up DANA Limit Besar Hingga Rp20 Juta, Ini Cara dan Syaratnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:01 WIB

Cara Jualan di Shopee Biar Laris Manis, Terbukti Ampuh untuk Pemula

Selasa, 21 April 2026 - 15:00 WIB

Kirim Saldo DANA ke E-Wallet Lain, Ini Langkah dan Biayanya

Selasa, 21 April 2026 - 14:04 WIB

Printer Murah Best Seller di Shopee April 2026, Harga Mulai Rp200 Ribuan

Selasa, 21 April 2026 - 12:00 WIB

Cara Klaim Asuransi Mobil Rusak Total, Syarat dan Prosedur Lengkap 2026

Selasa, 21 April 2026 - 11:00 WIB

Cara Cicilan HP Tanpa DP di Tokopedia 2026, Mudah Tanpa Kartu Kredit

Berita Terbaru

Ekonomi

Kirim Saldo DANA ke E-Wallet Lain, Ini Langkah dan Biayanya

Selasa, 21 Apr 2026 - 15:00 WIB