Di Hadapan 65 Kepala Negara, Prabowo Paparkan Prabowonomics di WEF 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist/Net

Foto : Ist/Net

JAKARTA- Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk menyampaikan pidato kunci dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos pada hari ini, Kamis (22/1/2026).

Presiden dijadwalkan akan memaparkan pidato dengan tema ‘Prabowonomics’ — gagasan ekonomi yang telah dirancang dan dijalankan, baik sebelum maupun selama masa kepemimpinannya sebagai Presiden Republik Indonesia. Kepala Negara juga akan menceritakan hasil-hasil yang sudah dicapai oleh pemerintah dalam satu tahun ini.

“Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato kunci dalam forum yang akan dihadiri oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).

Menyitir situs resmi World Economic Forum, Prabowo dijadwalkan untuk menjadi pembicara pada Kamis (22/1/2026) pukul 14.00-14.30 waktu setempat. Adapun, beberapa Kepala Negara yang dijadwalkan untuk hadir dalam agenda tersebut adalah Presiden Amerika Serikat Donald Trump; Presiden Prancis Emmanuel Macron; Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi; Presiden Israel Issac Herzog dan sebagainya.

Baca Juga :  IHSG Meledak 7,57% Usai BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,5%, Saham BBCA, BMRI dan BREN Pimpin Reli Raksasa

Untuk diketahui, World Economic Forum merupakan organisasi internasional nirlaba yang bersifat multistakeholder, yang mendorong kerja sama antara para pemimpin global untuk menghadapi tantangan dunia melalui dialog dan kolaborasi lintas sektor. WEF Annual Meeting 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”, yang menekankan pentingnya semangat dialog terbuka dan kolaboratif di tengah ketidakpastian ekonomi serta dinamika geopolitik global.

Di sela-sela forum tersebut, Indonesia juga menyelenggarakan Indonesia Pavilion pada 19–23 Januari 2026 serta acara Indonesia Night pada 21 Januari 2026 sebagai wadah keterlibatan langsung dan penguatan jejaring guna mendorong investasi ke Tanah Air.

Baca Juga :  Pererat Hubungan RI–Tiongkok, Presiden Prabowo Sambut Wang Huning di Jakarta

Adapun, Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, pada Rabu, 21 Januari 2026, sekitar pukul 17.55 waktu setempat. Setibanya di bawah tangga pesawat, Prabowo disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Konfederasi Swiss I Gede Ngurah Swajaya dan Atase Pertahanan KBRI Paris Marsekal Pertama TNI Hendra Gunawan.

Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Stansted, London, Inggris, dan menempuh penerbangan selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit menuju Zurich. Dari bandara, Presiden Prabowo dan rombongan terbatas langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Swiss. (fyo)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap
Heboh Peternakan Kecoa Ilegal Dibongkar, Nilai Serangga Capai Rp2,5 Miliar
Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun
Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini
Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura
Dana Netflix Rp178 Miliar Raib, Keanu Reeves Turun Tangan Bantu Carl Rinsch
Ribuan ATM Bitcoin Tutup dan Bangkrut
Rusia Jual Emas Besar-Besaran
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:00 WIB

Kejayaan Nvidia Guncang, Rp23.000 Triliun Nilai Pasar Chip AI Lenyap

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:00 WIB

Heboh Peternakan Kecoa Ilegal Dibongkar, Nilai Serangga Capai Rp2,5 Miliar

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:00 WIB

Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

Arab Saudi Umumkan Penyelenggara Haji Terbaik 2026, Terbaik Dari Negara Ini

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:07 WIB

Malaysia Lumpuh! Sistem Imigrasi Error, Ribuan Orang Terlantar di Perbatasan Singapura

Berita Terbaru