JAKARTA- Pendaftaran jalur mandiri 2026 mulai diburu calon mahasiswa yang ingin masuk kampus negeri favorit. Jalur ini dikenal punya mekanisme seleksi beragam, tergantung kebijakan masing-masing PTN. Meski begitu, alurnya sebenarnya mirip dan bisa dipahami sejak awal agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Peserta wajib membuat akun terlebih dahulu di portal resmi PMB PTN tujuan, seperti penerimaan.ui.ac.id atau um.ugm.ac.id. Pembuatan akun ini membutuhkan NIK, NISN, email aktif, hingga nomor ponsel. Setelah akun aktif, peserta diminta mengisi biodata lengkap, termasuk data sekolah, orang tua, dan informasi ekonomi jika diminta kampus.
Setelah data berhasil tersimpan, peserta bisa memilih dua sampai tiga program studi. Banyak kampus menyarankan pilihan pertama diisi prodi dengan tingkat persaingan tertinggi atau yang paling diinginkan. Pemilihan prodi ini akan berpengaruh pada penjadwalan ujian hingga strategi seleksi.
Tahap berikutnya adalah pembayaran biaya pendaftaran yang berkisar antara Rp300 ribu sampai Rp750 ribu. Pembayaran dilakukan melalui bank mitra seperti Mandiri, BRI, BNI, atau BTN. Peserta perlu menyimpan bukti transaksi karena diperlukan saat verifikasi ulang di sistem PMB.
Setelah pembayaran diverifikasi, peserta bisa mencetak kartu ujian. Di dalamnya tertera jadwal lengkap pelaksanaan tes, termasuk lokasi ujian CBT atau tautan untuk ujian daring. Format tes berbeda-beda, ada kampus yang memakai model soal seperti UTBK, ada juga yang menambahkan tes tambahan sesuai prodi.
Ujian jalur mandiri berlangsung sesuai jadwal yang tertera pada kartu peserta. Materi tes biasanya mencakup kemampuan penalaran, matematika, literasi, hingga kemampuan akademik umum. Beberapa kampus juga membuka peluang seleksi berdasarkan nilai UTBK atau portofolio untuk prodi tertentu.
Setelah tes selesai, peserta tinggal menunggu pengumuman resmi melalui portal PMB kampus masing-masing. Jika dinyatakan lulus, peserta harus segera melakukan daftar ulang, membayar UKT atau IPI, dan mengunggah dokumen lengkap. Beberapa kampus juga mewajibkan verifikasi berkas fisik sebelum finalisasi.
Syarat umum jalur mandiri 2026 mencakup lulusan tahun 2024 hingga 2026, memiliki NISN, NIK, SKL atau ijazah, KK, KTP, dan pas foto terbaru. Prodi seperti kedokteran dan farmasi biasanya meminta surat keterangan tidak buta warna, sementara prodi seni atau olahraga bisa meminta portofolio. Dengan mempersiapkan dokumen sejak awal dan aktif mengikuti pengumuman resmi PTN, peluang lolos jalur mandiri akan jauh lebih besar. (***)









