Polisi Bongkar 122,5 Kg Sabu Disembunyi di Bawah 8 Ton Jengkol di Bakauheni

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan — Penyelundupan sabu dalam jumlah besar digagalkan aparat. Polisi membongkar 122,5 kilogram sabu yang dikamuflase di bawah tumpukan jengkol dalam truk yang melintas di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Pengungkapan terjadi pada Sabtu (27/12) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Anggota Satres Narkoba Polres Lampung Selatan mencurigai satu truk Colt Diesel kuning bermuatan jengkol dan sebuah mobil Daihatsu Terios yang tampak mengawal dari belakang.

Setelah dihentikan dan diperiksa, petugas menemukan 5 karung berisi 114 paket sabu yang disembunyikan rapi di bagian depan bak, lalu ditutup dengan 8 ton jengkol. Total berat barang bukti mencapai 122,515 kg.

Baca Juga :  Zul Zivilia Ungkap Harapan Bebas Dua Tahun Lagi

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan modus yang digunakan jaringan ini cukup rapi. Pelaku sengaja menumpuk jengkol untuk menghindari pemeriksaan mendetail di area Seaport Interdiction.

“Barangnya disusun rapi di bawah muatan jengkol. Ini upaya sistematis untuk mengelabui petugas,” kata Helfi saat rilis kasus, Senin (12/1).

Tiga orang ditangkap dalam kasus ini: WS (30) sebagai pengawal dan pengendali lapangan, serta R (44) dan S (43) sebagai sopir truk. Mereka berangkat dari Aceh dan berencana membawa sabu ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.

Polisi mengungkap WS dikendalikan seorang bandar berinisial SEM, yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). WS dijanjikan bayaran Rp100 juta, sementara dua sopir dijanjikan upah dan renovasi rumah.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire 16 Agustus 2026, Klaim Sekarang Sebelum Kedaluwarsa

Nilai ekonomi sabu itu diperkirakan mencapai lebih dari Rp122 miliar, jika dihitung berdasarkan asumsi harga Rp1 juta per gram.

“Ini salah satu pengungkapan terbesar. Jumlah ini bisa merusak lebih dari 600 ribu jiwa,” tegas Kapolda.

Selain sabu, polisi menyita dua kendaraan, lima ponsel, dan barang bukti pendukung lainnya. Ketiga tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Polisi kini memburu SEM dan berupaya menelusuri jaringan pengendali di atasnya. (***/f)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPR Dorong RUU Perampasan Aset Lindungi Korban Kejahatan Ekonomi
PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50% hingga 4 November 2026, Cek Biaya dan Syarat Lengkapnya
RANS Carnival Diboikot? Ini Deretan Isu yang Menyeret Nama Raffi Ahmad
Kasus Suket Ijazah Gibran Berlanjut, Mahfud MD Soroti Pasal 18 PKPU
Kepemilikan SPBU Shell Berubah, Ini Nasib BBM dan Bisnis Pelumasnya
MA Putuskan Surat Penyetaraan Gibran Tidak Sah, Ini Perkara dan Duduk Persoalannya
MK Tak Terima Gugatan Perpanjangan Masa Jabatan DPRD hingga 2031, Ini Alasannya
Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar, Atlet Indonesia Dapat Apresiasi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 04:00 WIB

Wakil Ketua DPR Dorong RUU Perampasan Aset Lindungi Korban Kejahatan Ekonomi

Minggu, 1 November 2026 - 21:00 WIB

PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50% hingga 4 November 2026, Cek Biaya dan Syarat Lengkapnya

Minggu, 1 November 2026 - 05:05 WIB

RANS Carnival Diboikot? Ini Deretan Isu yang Menyeret Nama Raffi Ahmad

Minggu, 1 November 2026 - 04:00 WIB

Kasus Suket Ijazah Gibran Berlanjut, Mahfud MD Soroti Pasal 18 PKPU

Minggu, 1 November 2026 - 02:00 WIB

Kepemilikan SPBU Shell Berubah, Ini Nasib BBM dan Bisnis Pelumasnya

Berita Terbaru