SUNGAIPENUH – Kemacetan pada jam sibuk, terutama saat aktivitas sekolah pagi dan siang, menjadi rutinitas harian di Kota Sungai Penuh. Lonjakan kendaraan yang mengantar siswa serta aktivitas masyarakat membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan cukup signifikan.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kemacetan umumnya terjadi pada pukul 06.50–07.30 WIB saat jam masuk sekolah, serta kembali memuncak pada jam pulang sekolah. Sejumlah titik berikut tercatat sebagai lokasi yang paling sering mengalami antrean panjang kendaraan.
Pertama, Jalan Yos Sudarso menjadi salah satu titik padat karena berada di kawasan sekolah TK dan SD Almadani. Arus kendaraan yang masuk dan keluar kawasan ini kerap memperlambat pergerakan lalu lintas pada pagi hari.
Kemacetan juga terlihat di Jalan Arif Rachman Hakim, yang menampung dua sekolah besar, yakni SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 4 Kota Sungai Penuh. Aktivitas siswa dan orang tua di area ini membuat jalan kerap tersendat, terutama menjelang pukul 7 pagi.
Di sisi lain, Jalan MH Thamrin tak luput dari antrean kendaraan. Lokasi ini menjadi pusat mobilitas karena adanya MTsN Model Kota Sungai Penuh, yang setiap paginya ramai oleh kendaraan pribadi dan angkutan pelajar.
Kemacetan juga terjadi di Jalan Sudirman, area yang dipadati sejumlah sekolah seperti SD Negeri 1, SD Negeri 8, serta SMP Negeri 2 Sungai Penuh, ditambah keberadaan Rumah Sakit Melati yang menambah intensitas arus kendaraan.
Sementara itu, Jalan Muradi menjadi titik padat lainnya karena merupakan akses menuju SMP Negeri 1 Sungai Penuh, kawasan perkantoran Kota Sungai Penuh, serta jalur penghubung ke Kabupaten Kerinci. Pada jam masuk kantor dan sekolah, antrean kendaraan di jalan ini kerap tak terhindarkan.
Meski kemacetan berlangsung relatif singkat, pengemudi dianjurkan menghindari titik-titik tersebut pada jam-jam sibuk untuk mengurangi risiko terjebak antrean panjang dan keterlambatan.









