Odong-Odong Asal Pesisir Selatan Terjun ke Jurang di KM 32 Sungai Penuh. Ini Data Penumpang dan Korban

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Sebuah mobil odong-odong yang membawa rombongan warga Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Sungai Penuh–Tapan, tepatnya di KM 32, Kota Sungai Penuh, Jambi, Sabtu (6/12/2025) sore. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB dan membuat kendaraan terpental ke dalam jurang sedalam kurang lebih 10 meter. Peristiwa ini mengundang perhatian warga serta aparat kepolisian yang langsung menuju lokasi kejadian.

Kendaraan jenis R6 odong-odong tersebut dikemudikan Bujang S. (55), seorang sopir asal Kampung Koto Raya, Nagari Lakitan Selatan, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan. Mobil membawa total 19 orang, termasuk sopir dan penumpang yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga dari berbagai nagari di Kecamatan Lengayang. Mereka dalam perjalanan dari arah Sungai Penuh menuju Tapan dengan kecepatan sedang saat insiden terjadi.

Menurut keterangan saksi dan hasil olah TKP, kecelakaan bermula ketika kendaraan memasuki jalan tikungan tajam di kawasan perkebunan. Pengemudi kehilangan kendali akibat rem yang tiba-tiba blong, sehingga odong-odong menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terjun ke jurang. Kondisi jalan saat kejadian adalah aspal sempit dengan tikungan, ditambah minimnya rambu lalu lintas di lokasi tersebut.

Baca Juga :  Jaringan Telkomsel Sungai Penuh dan Kerinci Terputus Sejak Sore, Ini Penyebabnya

Dua orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu sopir Bujang S. serta seorang penumpang bernama Erni Juliarti (52). Keduanya mengalami luka berat akibat benturan keras saat kendaraan jatuh ke dasar jurang. Sementara itu, 17 penumpang lainnya mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke RSUD Tapan untuk mendapatkan perawatan medis. Para korban berasal dari berbagai titik di Nagari Rakitan dan sekitarnya.

Sejumlah penumpang yang selamat, antara lain Gusni (51), Depi Rahayu (55), Imar (56), Endang Pujawatu (61), hingga seorang anak berusia 2 tahun bernama Khaisna, mengalami luka ringan seperti memar dan lecet. Mereka semua berhasil dievakuasi oleh warga dan petugas yang datang tak lama setelah kejadian. Evakuasi berlangsung cukup sulit mengingat medan lokasi berada di ruas jalan sempit yang menurun dan berkelok.

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Ajukan Pusat Kebudayaan Sumbar Rp382,65 Miliar ke Menteri Kebudayaan

Polisi juga menemukan fakta bahwa pengemudi odong-odong tidak memiliki SIM B1 yang seharusnya menjadi syarat mengemudikan kendaraan jenis tersebut. Kendaraan pun mengalami kerusakan material diperkirakan mencapai Rp5 juta. Sementara itu, aspek kendaraan lainnya disebut dalam kondisi baik sebelum kejadian, sehingga faktor utama diduga berasal dari kegagalan fungsi rem.

Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo S., AP menyebut pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, hingga mencari saksi mata di sekitar tempat kejadian. Ia menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi angkutan wisata maupun rombongan untuk memastikan kelaikan kendaraan serta memiliki izin berkendara yang sesuai.

Hingga malam ini, kendaraan odong-odong masih dalam proses evakuasi mengingat letaknya yang berada di jurang cukup dalam. Polisi mengimbau masyarakat yang melewati jalur Sungai Penuh–Tapan untuk selalu berhati-hati, terutama pada ruas jalan tikungan yang minim rambu dan rawan kecelakaan.

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen
ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan
Anggaran Sejumlah SKPD Sungai Penuh Bakal Ditambah? DPRD Bahas Perubahan APBD 2026
195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026
PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi
Pilwako Sungai Penuh Masih Jauh, Warga Minta Elite Politik Fokus Ekonomi
Sekda Alpian Pimpin Forum JKN Sungai Penuh, Ini Fokus Pemkot Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan
Hujan Guyur Sungai Penuh Sore Ini, Asap Pekat Mulai Mereda
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 21:01 WIB

Kenduri Sko Pondok Tinggi Direncanakan Digelar 2028, Azhar Hamzah: Saya Dukung 200 Persen

Selasa, 1 September 2026 - 21:36 WIB

ISMI Kerinci Berbagi ! Gandeng Nailah Hairat Wisata, Tawarkan Paket Umrah Mulai Rp27 Jutaan

Selasa, 1 September 2026 - 18:28 WIB

Anggaran Sejumlah SKPD Sungai Penuh Bakal Ditambah? DPRD Bahas Perubahan APBD 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:18 WIB

195 PNS Kota Sungai Penuh Akan Terima SK, Penyerahan Dijadwalkan Senin 31 Agustus 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PT CSK dan PT Kuarindo Sepakati Persoalan Proyek Pasar Sungaipenuh Hanya Miss Komunikasi

Berita Terbaru