IHSG Hari Ini 4 September 2026 Turun 0,47% ke Level 6.636, Saham CUAN dan BUMI Masih Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat, 4 September 2026, di zona merah. IHSG turun 0,47 persen atau 31,41 poin ke level 6.636,47.

Pada awal perdagangan, IHSG berada di level 6.695,69. Indeks sempat menguat hingga menyentuh posisi tertinggi 6.704,12 sebelum akhirnya berbalik melemah.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tekanan jual masih cukup dominan. Sebanyak 363 saham ditutup melemah, sementara 256 saham menguat dan 172 saham lainnya bergerak stagnan.

Total kapitalisasi pasar BEI pada akhir perdagangan mencapai sekitar Rp11.624,51 triliun.

Saham CUAN dan BUMI Tetap Menguat

Meski IHSG terkoreksi, sejumlah saham berkapitalisasi besar masih mampu mencatat kenaikan.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) naik 3,30 persen menjadi Rp940 per saham. Selanjutnya, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menguat 1,94 persen ke level Rp210.

Saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) juga mencatat kenaikan 0,67 persen menjadi Rp1.495.

Sementara itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik tipis 0,38 persen ke Rp2.610. Saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) juga bergerak positif 0,10 persen menjadi Rp201.200 per saham.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pelemahan IHSG tidak terjadi merata pada seluruh saham. Sejumlah emiten tertentu masih mendapatkan minat beli investor.

IHSG Berpotensi Mengalami Koreksi Terbatas

Sebelum perdagangan ditutup, pelaku pasar memang memperkirakan IHSG masih memiliki risiko mengalami koreksi setelah menguat cukup signifikan pada sesi sebelumnya.

Baca Juga :  Tiket Pesawat Ekonomi Diskon Lagi! Pemerintah Gelontorkan Subsidi Pajak untuk Libur

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguji area support 6.620–6.650, sedangkan resistance berada di kisaran 6.700–6.720.

Pandangan tersebut muncul setelah IHSG pada perdagangan sebelumnya menguat 1,09 persen. Pada saat yang sama, investor asing mencatatkan net buy sekitar Rp1,11 triliun.

Beberapa saham yang menjadi sasaran pembelian investor asing antara lain BMRI, BBCA, CPIN, ANTM dan ADRO.

Wall Street Jadi Sentimen Eksternal

Pergerakan bursa saham global turut menjadi perhatian investor domestik.

Pada perdagangan sebelumnya, tiga indeks utama Wall Street mencatat penguatan. Dow Jones naik 1,18 persen, S&P 500 bertambah 1,06 persen, sementara Nasdaq Composite menguat 1,40 persen.

Penguatan pasar saham Amerika Serikat turut dipengaruhi perkembangan kebijakan moneter The Federal Reserve. Pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller memberikan sinyal bahwa bank sentral Amerika Serikat dapat mempertahankan suku bunga apabila perkembangan inflasi terus menunjukkan perbaikan.

Bagi investor Indonesia, perkembangan kebijakan The Fed menjadi salah satu faktor penting karena dapat memengaruhi arus modal asing, nilai tukar rupiah, imbal hasil obligasi dan sentimen terhadap saham domestik.

Apa Artinya bagi Investor?

Penurunan IHSG sebesar 0,47 persen menunjukkan bahwa pasar masih menghadapi tekanan setelah reli pada perdagangan sebelumnya.

Investor perlu memperhatikan area 6.620–6.650 sebagai salah satu level teknikal penting. Apabila tekanan jual berlanjut, pergerakan indeks di bawah area tersebut dapat menjadi perhatian pasar.

Sebaliknya, kemampuan IHSG kembali menembus area 6.700–6.720 dapat menjadi sinyal positif bagi kelanjutan penguatan indeks.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Turun di Pegadaian, Saat Tepat Beli atau Tunggu? Ini Analisisnya

Namun, pergerakan setiap saham tetap berbeda. Kenaikan CUAN, BUMI, MEDC, TPIA dan DCII ketika IHSG melemah menunjukkan bahwa investor masih melakukan seleksi terhadap saham tertentu.

Kesimpulan

IHSG hari ini, Jumat 4 September 2026, turun 0,47 persen ke 6.636,47. Sebanyak 363 saham melemah, 256 saham menguat dan 172 saham stagnan.

Di tengah koreksi indeks, saham CUAN dan BUMI termasuk yang mampu mempertahankan penguatan. Selanjutnya, perhatian investor akan tertuju pada perkembangan IHSG di area support 6.620–6.650 serta resistance 6.700–6.720.

Catatan: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor.

FAQ IHSG Hari Ini

1. IHSG hari ini berada di level berapa?
IHSG ditutup di level 6.636,47 pada Jumat, 4 September 2026.

2. Berapa penurunan IHSG hari ini?
IHSG turun 0,47 persen atau 31,41 poin.

3. Saham apa yang masih naik saat IHSG turun?
Di antaranya CUAN, BUMI, MEDC, TPIA dan DCII.

4. Berapa level support IHSG?
Area support yang menjadi perhatian berada di sekitar 6.620–6.650.

5. Berapa resistance IHSG?
Area resistance berada di kisaran 6.700–6.720.

6. Apakah IHSG berpotensi kembali menguat?
Secara teknikal, peluang penguatan tetap terbuka apabila IHSG mampu kembali melewati area resistance. Namun, investor tetap perlu memperhatikan sentimen global, arus dana asing dan kondisi ekonomi domestik. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Berpotensi Naik 18,6% Jika Saham HSC Dikeluarkan, Ini Penjelasan BEI
Pasar Global Bergejolak, Minyak di Atas US$100 dan Rupiah Tertekan Isu MSCI
BPR Terancam Kalah dari Pinjol? OJK Siapkan Strategi Baru, Kredit UMKM Jadi Kunci
Kurs Dolar AS Tembus Rp18.142, Euro Rp20.391, Ini Daftar Kurs BI Terbaru
IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, 10 Saham Ini Justru Cuan Besar pada 19 Oktober 2026
Saham BBRI Makin Murah Dihantam Tekanan MSCI, Yield Dividen Tembus 12,26%?
IHSG Anjlok 5,05 Persen ke Bawah 5.000, Saham BBCA hingga BBRI Berguguran
IHSG Anjlok ke 4.919, Saham BBCA Turun 6,86 Persen, BCA Gelar Buyback
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:03 WIB

IHSG Berpotensi Naik 18,6% Jika Saham HSC Dikeluarkan, Ini Penjelasan BEI

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:00 WIB

BPR Terancam Kalah dari Pinjol? OJK Siapkan Strategi Baru, Kredit UMKM Jadi Kunci

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurs Dolar AS Tembus Rp18.142, Euro Rp20.391, Ini Daftar Kurs BI Terbaru

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:07 WIB

IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, 10 Saham Ini Justru Cuan Besar pada 19 Oktober 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Saham BBRI Makin Murah Dihantam Tekanan MSCI, Yield Dividen Tembus 12,26%?

Berita Terbaru