Indeks Bisnis-27 Anjlok 0,95% Hari Ini, TAPG, ASII dan JPFA Jadi Saham Paling Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Pergerakan pasar saham Indonesia kembali menjadi perhatian investor pada perdagangan Jumat, 4 September 2026. Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,95% ke level 455,17, seiring tekanan jual yang melanda sebagian besar saham konstituennya.

Pelemahan ini menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan penurunan IHSG yang berakhir di level 6.636,48, atau turun 0,47%.

Bagi investor yang sedang memantau harga saham hari ini, peluang investasi, strategi trading, dan prospek IHSG, pergerakan sejumlah saham unggulan pada akhir pekan ini menjadi salah satu indikator yang menarik dicermati.

Saham TAPG, ASII dan JPFA Pimpin Pelemahan

Dari 27 saham yang menjadi konstituen Indeks Bisnis-27, sebanyak 22 saham ditutup melemah, sementara hanya lima saham berhasil menguat.

Tekanan paling besar berasal dari PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG). Saham TAPG terkoreksi 5,11% menjadi Rp2.230 per saham.

Berikutnya terdapat PT Astra International Tbk. (ASII) yang turun 2,97% ke Rp4.900 per saham.

Sementara PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) melemah 2,94% menjadi Rp2.310 per saham.

Saham lainnya yang ikut mengalami tekanan antara lain:

  • CPIN: turun 2,13% ke Rp3.210
  • BRMS: turun 2,05% ke Rp715

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual cukup dominan pada sejumlah saham yang masuk dalam indeks unggulan.

BUMI, MEDC dan TLKM Masih Berada di Zona Hijau

Tidak semua saham bergerak turun.

BUMI menjadi salah satu saham dengan penguatan paling besar, yakni naik 1,94% ke Rp210.

Kemudian MEDC menguat 0,67% menjadi Rp1.495, sedangkan TLKM naik 0,38% ke Rp2.610 per saham.

Kondisi tersebut memperlihatkan adanya perbedaan performa antar-emiten. Ketika sebagian saham mengalami tekanan, saham dari sektor tertentu masih mampu mencatatkan penguatan.

Baca Juga :  BCA Bagikan Dividen Interim Rp3,07 Triliun

IHSG Hari Ini Turun, 379 Saham Berakhir Merah

Pergerakan Indeks Bisnis-27 juga sejalan dengan kondisi IHSG.

Pada perdagangan Jumat, IHSG ditutup di level 6.636,48, turun 0,47%.

Data perdagangan menunjukkan:

Indikator Penutupan
IHSG 6.636,48
Perubahan IHSG -0,47%
Indeks Bisnis-27 455,17
Perubahan Bisnis-27 -0,95%
Saham menguat 276
Saham melemah 379
Saham stagnan 308
Kapitalisasi pasar Rp11.599 triliun

Jumlah saham yang melemah lebih banyak dibandingkan saham yang menguat, menggambarkan tekanan yang cukup luas di pasar.

Apa Penyebab Saham Hari Ini Melemah?

Pelemahan indeks tidak selalu disebabkan oleh satu faktor. Investor biasanya mempertimbangkan kombinasi sentimen ekonomi global, pergerakan rupiah, suku bunga, harga komoditas, kinerja emiten, arus dana asing, hingga ekspektasi kebijakan ekonomi.

Karena itu, penurunan IHSG dalam satu sesi perdagangan belum dapat digunakan sebagai kesimpulan bahwa tren pasar akan terus turun.

Investor yang ingin mencari saham potensial, saham blue chip, saham dividen, maupun saham dengan valuasi menarik sebaiknya tetap melakukan analisis fundamental dan teknikal sebelum mengambil keputusan.

Peluang Investasi di Tengah IHSG Melemah

Pasar yang terkoreksi juga dapat membuat investor kembali memperhatikan sejumlah saham yang mengalami penurunan harga.

Namun, harga saham yang turun tidak otomatis berarti murah atau layak dibeli.

Beberapa faktor yang dapat diperiksa sebelum membeli saham antara lain:

  1. Kinerja keuangan perusahaan
  2. Pertumbuhan pendapatan dan laba
  3. Rasio utang
  4. Valuasi saham
  5. Prospek industri
  6. Kebijakan dividen
  7. Likuiditas perdagangan
  8. Tren harga secara teknikal
  9. Sentimen pasar
  10. Profil risiko investor

Strategi investasi juga perlu disesuaikan dengan tujuan, jangka waktu, dan toleransi risiko masing-masing investor.

Saham Apa yang Menarik Dipantau Pekan Depan?

Perhatian pasar berpotensi kembali tertuju pada saham-saham dengan likuiditas tinggi dan emiten yang memiliki katalis fundamental.

Baca Juga :  Indeks High Dividend 20 Menguat 4,93% Sejak Awal Tahun, Saham Royal Dividen Dinilai Menarik

TAPG, ASII, JPFA, BUMI, MEDC, TLKM, CPIN hingga BRMS dapat menjadi bagian dari daftar pantauan investor, tetapi bukan berarti seluruh saham tersebut otomatis menjadi rekomendasi beli.

Investor perlu menunggu perkembangan pasar dan mengevaluasi data terbaru sebelum menentukan strategi.

FAQ IHSG dan Saham Hari Ini

Apa yang terjadi dengan Indeks Bisnis-27 hari ini?
Indeks Bisnis-27 ditutup melemah 0,95% ke level 455,17 pada Jumat, 4 September 2026.

Saham apa yang paling banyak turun?
TAPG mencatat pelemahan terdalam sebesar 5,11%, diikuti ASII 2,97% dan JPFA 2,94%.

Berapa IHSG hari ini?
IHSG ditutup di level 6.636,48, turun 0,47%.

Apakah semua saham turun hari ini?
Tidak. Sebanyak 276 saham tercatat menguat, sedangkan 379 saham melemah dan 308 saham stagnan.

Saham apa yang menguat di Indeks Bisnis-27?
BUMI, MEDC dan TLKM termasuk saham yang ditutup menguat dalam perdagangan tersebut.

Apakah IHSG turun berarti saatnya membeli saham?
Belum tentu. Penurunan indeks tidak secara otomatis menunjukkan bahwa semua saham sudah berada pada valuasi yang menarik.

Bagaimana cara memilih saham yang bagus?
Investor dapat mempertimbangkan fundamental perusahaan, valuasi, prospek bisnis, likuiditas, kondisi industri, sentimen pasar dan analisis teknikal.

Apakah saham TAPG, ASII atau JPFA layak dibeli?
Tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan penurunan harga satu hari. Investor perlu melihat fundamental dan valuasi masing-masing perusahaan serta menyesuaikannya dengan profil risiko.

Apakah pelemahan IHSG akan berlanjut?
Belum dapat dipastikan. Pergerakan berikutnya akan dipengaruhi oleh sentimen domestik dan global serta arus transaksi investor. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

IHSG Hari Ini 4 September 2026 Turun 0,47% ke Level 6.636, Saham CUAN dan BUMI Masih Menguat
Harga BBM Pertamina 4 September 2026 di Sumatera: Pertamax, Turbo, Dexlite, Pertamina Dex dan Pertalite
Pertamina Batalkan Aturan Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi, Ini Penjelasan Terbarunya
Cara Menghitung Bunga Deposito dan Pajaknya, Simulasi Rp500 Juta di Bank
Rapor Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Unggul Laba, Mandiri Paling Kencang Tumbuh
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 3 September 2026 Naik, Cek Antam, UBS dan Galeri24 Lengkap
JP Morgan Proyeksikan IHSG 2026 Capai 7.000 pada Akhir 2026, Investor Perlu Cermati Sektor Ini
Bunga Deposito BRI, BNI, Mandiri dan BCA Hari Ini 3 September 2026, Mana Paling Tinggi?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:17 WIB

Indeks Bisnis-27 Anjlok 0,95% Hari Ini, TAPG, ASII dan JPFA Jadi Saham Paling Tertekan

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

IHSG Hari Ini 4 September 2026 Turun 0,47% ke Level 6.636, Saham CUAN dan BUMI Masih Menguat

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Harga BBM Pertamina 4 September 2026 di Sumatera: Pertamax, Turbo, Dexlite, Pertamina Dex dan Pertalite

Jumat, 4 September 2026 - 12:51 WIB

Pertamina Batalkan Aturan Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi, Ini Penjelasan Terbarunya

Jumat, 4 September 2026 - 03:00 WIB

Cara Menghitung Bunga Deposito dan Pajaknya, Simulasi Rp500 Juta di Bank

Berita Terbaru