Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. Rupiah ditutup di level Rp17.868 per dolar AS, melemah 0,09 persen dibandingkan posisi sebelumnya.
Pergerakan rupiah berlangsung di tengah tekanan terhadap sejumlah mata uang Asia. Baht Thailand melemah 0,30 persen, won Korea turun 0,44 persen, dan yuan China terkoreksi 0,03 persen.
Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menilai tekanan rupiah berkaitan dengan ketegangan Iran dan AS. Kondisi geopolitik tersebut membuat investor tetap berhati-hati terhadap aset berisiko.
Selain itu, pasar juga mencermati arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed). Inflasi AS yang mulai menurun membuka peluang perubahan kebijakan suku bunga. Namun, pasar masih mempertimbangkan kemungkinan The Fed mempertahankan suku bunga.
Di dalam negeri, hasil MSCI August 2026 Index Review turut menjadi perhatian investor. Indonesia tetap berada dalam kelompok emerging market, tetapi sejumlah saham mengalami perubahan status indeks.
MSCI menghapus GOTO dari Global Standard Index dan menurunkan CPIN ke Global Small Cap Index. Selain itu, sembilan saham Indonesia dikeluarkan dari kelompok Small Cap. Perubahan tersebut berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.
Sentimen MSCI dapat memengaruhi arus dana asing dan pergerakan aset domestik. Karena itu, investor masih akan mencermati transaksi saham serta pergerakan rupiah menjelang pemberlakuan rebalancing.
Ibrahim memperkirakan rupiah masih berpotensi melemah pada perdagangan berikutnya. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp17.870 hingga Rp17.920 per dolar AS. Investor juga perlu mencermati perkembangan geopolitik, harga minyak, serta arah kebijakan The Fed.
Catatan: Pergerakan kurs dapat berubah cepat mengikuti kondisi pasar. Informasi ini bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual mata uang maupun aset investasi.
FAQ
Apakah rupiah melemah pada 13 Agustus 2026?
Ya. Rupiah ditutup di level Rp17.868 per dolar AS dan melemah 0,09 persen.
Apa penyebab rupiah melemah?
Tekanan berasal dari ketegangan Iran-AS, sentimen kebijakan The Fed, serta pergerakan mata uang Asia.
Apa pengaruh MSCI terhadap rupiah?
Perubahan indeks MSCI dapat memengaruhi sentimen investor dan potensi arus dana asing di pasar Indonesia.
Apakah Indonesia keluar dari emerging market?
Tidak. Indonesia tetap berada dalam kelompok pasar negara berkembang atau emerging market.
Kapan perubahan MSCI Agustus 2026 berlaku?
Perubahan komposisi indeks berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta









