Jambi-Kelangkaan Bio Solar di sejumlah SPBU di Provinsi Jambi mulai berdampak pada sektor transportasi barang. Sopir truk dan pelaku usaha logistik mengaku kesulitan memperoleh BBM bersubsidi sehingga biaya operasional meningkat dan memicu kenaikan ongkos angkut menuju Sungai Penuh serta Kabupaten Kerinci.
Sejumlah pengusaha angkutan menyebut rata-rata tarif pengiriman barang dari Kota Jambi menuju Sungai Penuh dan Kerinci mengalami kenaikan sekitar 10 hingga 15 persen. Kenaikan tersebut dipicu antrean panjang di SPBU serta waktu operasional yang lebih lama untuk mendapatkan Bio Solar.
Pelaku usaha mengatakan kondisi tersebut membuat biaya distribusi berbagai kebutuhan pokok, material bangunan hingga barang dagangan ikut meningkat. Jika pasokan Bio Solar belum kembali normal, bukan tidak mungkin harga sejumlah kebutuhan masyarakat akan ikut terdampak.
Di sisi lain, harga BBM non subsidi di Provinsi Jambi telah mengalami penyesuaian mulai awal Juli 2026. Sementara itu, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar masih tetap sesuai ketentuan pemerintah.
Berikut daftar harga BBM di Provinsi Jambi:
- Pertamax: Rp16.650/liter
- Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
- Pertamina Dex: Rp21.650/liter
- Dexlite: Rp20.150/liter
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Bio Solar: Rp6.800/liter
Pelaku usaha berharap distribusi Bio Solar segera kembali normal agar aktivitas logistik tidak terganggu. Pasalnya, jalur distribusi menuju wilayah pegunungan seperti Sungai Penuh dan Kerinci sangat bergantung pada kendaraan angkutan barang berbahan bakar solar.
Apabila kondisi ini terus berlangsung, biaya distribusi diperkirakan akan semakin meningkat. Dampaknya tidak hanya dirasakan pengusaha angkutan, tetapi juga pedagang dan masyarakat yang bergantung pada pasokan barang dari Kota Jambi.
Pemerintah bersama Pertamina diharapkan memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar pasokan Bio Solar tetap tersedia bagi kendaraan yang berhak menerima subsidi, sehingga kelancaran distribusi barang di Provinsi Jambi tetap terjaga.
FAQ
Mengapa ongkos angkut barang di Jambi naik?
Karena sopir truk kesulitan memperoleh Bio Solar sehingga biaya operasional dan waktu distribusi meningkat.
Berapa kenaikan ongkos angkut menuju Sungai Penuh dan Kerinci?
Rata-rata naik sekitar 10 hingga 15 persen.
Berapa harga Bio Solar di Jambi?
Harga Bio Solar bersubsidi tetap Rp6.800 per liter.
Apakah harga Pertalite berubah?
Tidak. Harga Pertalite masih Rp10.000 per liter. ( fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









