Kerinci Segera Miliki Rumah Sakit Baru, Instruksi Langsung Presiden Prabowo

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI — Harapan panjang masyarakat Kerinci untuk memiliki rumah sakit baru akhirnya berada di jalur nyata. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, untuk membangun 66 rumah sakit baru di seluruh Indonesia pada 2026, dan Kerinci menjadi salah satu yang masuk daftar prioritas.

Instruksi itu disampaikan Presiden usai meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia di Surakarta, Rabu (19/11/2025). Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa pembangunan rumah sakit baru tidak boleh sekadar menambah bangunan, tetapi harus menghadirkan layanan yang mampu bersaing dengan standar internasional.

Standar Tinggi, Layanan Harus Kelas Satu

Presiden Prabowo meminta agar kualitas rumah sakit baru minimal setara dengan fasilitas kesehatan modern seperti RS Kardiologi Emirates–Indonesia. Artinya, rumah sakit daerah—termasuk Kerinci—dituntut memiliki fasilitas lengkap, ruang perawatan memadai, dan teknologi medis terbaru.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Uang Rp5 Ribu hingga Rp20 Ribu Mendadak Hilang di Sungai Penuh dan Kerinci, Pedagang Panik Cari Kembalian

Bukan hanya bangunan. Presiden menegaskan aspek yang lebih penting: ketersediaan tenaga kesehatan berkualitas.

“Kita perlu dokter, perawat, dan tenaga medis yang cukup dan terlatih. Karena itu kapasitas pendidikan kedokteran dan keperawatan harus diperluas, beasiswa diperbanyak, dan fasilitas pendidikannya ditingkatkan,” kata Presiden.

Instruksi ini membuka peluang besar bagi putra-putri daerah untuk mendapat akses pendidikan medis yang lebih luas sekaligus memperkuat layanan kesehatan di tanah air.

Kabar yang Ditunggu Warga Kerinci

Bagi masyarakat Kerinci, kabar ini disambut antusias. Selama bertahun-tahun, kebutuhan akan fasilitas rumah sakit representatif menjadi perhatian utama di daerah bertopografi pegunungan ini. Banyak warga harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan tertentu.

Baca Juga :  Warga Lubuk Paku Protes PLTA Kerinci

Dengan masuknya Kerinci dalam program pembangunan RS nasional, masyarakat berharap 2026 menjadi titik balik pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

Pembangunan rumah sakit baru di Kerinci bukan hanya soal infrastruktur kesehatan, tapi juga peningkatan kualitas hidup, keselamatan pasien, dan pemerataan layanan kesehatan nasional.

Jika semua berjalan sesuai rencana, 2026 akan menjadi tahun bersejarah bagi masyarakat Kerinci: tahun ketika mimpi panjang mereka untuk memiliki rumah sakit baru akhirnya benar-benar diwujudkan.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Biaya MRI 2026: Apakah Ditanggung BPJS? Cek Syarat dan Prosedurnya
BPJS Kesehatan 2026: Biaya yang Ditanggung, Cara Klaim, Syarat dan Prosedur Terbaru
Obat Hipertensi yang Ditanggung BPJS 2026: Ini Daftar dan Cara Mendapatkannya
Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin
BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan
WhatsApp Diretas Lalu Kena Suspend, Komdigi Desak Meta Beri Klarifikasi 24 Agustus 2026
Sinopsis Insidious: Out of the Further, Film Horor Terbaru 2026
Kabar Baik PPPK, Pemerintah Amankan Anggaran Rp31 Triliun untuk Pengalihan Status
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Biaya MRI 2026: Apakah Ditanggung BPJS? Cek Syarat dan Prosedurnya

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:00 WIB

BPJS Kesehatan 2026: Biaya yang Ditanggung, Cara Klaim, Syarat dan Prosedur Terbaru

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Obat Hipertensi yang Ditanggung BPJS 2026: Ini Daftar dan Cara Mendapatkannya

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:46 WIB

Pengurus ISMI Kerinci dan Sungai Penuh Resmi Dilantik, Prof Jafar Ahmad dan Hartono Dipercaya Memimpin

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:00 WIB

BMKG Catat 2.610 Hotspot di Sumatra, Riau 355 Titik: Karhutla Makin Mengkhawatirkan

Berita Terbaru

Teknologi

Rekomendasi 7 Tablet 1 Jutaan untuk Anak Sekolah

Senin, 24 Agu 2026 - 10:00 WIB