Pembangunan Pasar Sungaipenuh Telan Rp 46,8 Miliar, Ditargetkan Rampung Akhir 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH – Pembangunan Pasar Sungaipenuh eks Beringin Jaya Sungai Penuh yang menelan anggaran Rp 46,8 miliar ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.

Proyek Strategis Nasional (PSN) ini menjadi harapan besar masyarakat Kota Sungai Penuh sebagai pusat perdagangan baru yang lebih tertata dan modern.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Cimendang Sakti Kontrakindo ini berada di bawah Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi.

Baca Juga :  Dua Hari Berturut-turut Trading Halt, Purbaya: IHSG Akan Pulih 2–3 Hari

Pekerjaan memiliki masa pelaksanaan 300 hari kalender, terhitung sejak kontrak ditandatangani pada 22 Oktober 2025.

Walikota Sungai Penuh, Alfin Bakar, menegaskan pentingnya pengerjaan tepat waktu agar pedagang yang saat ini berada di lokasi penampungan sementara dapat kembali berdagang di Pasar ini nanti.

Baca Juga :  Perubahan Warna Emas Ini Penyebabnya, Warga Sungai Penuh dan Kerinci Perlu Tahu

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, pasar baru ini juga akan menampung pedagang Kawo Square yang kini berjualan di jalan depan Kantor Perindag.

Dengan selesainya pembangunan, seluruh kawasan perdagangan akan terpusat dan lebih tertib.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Honda Brio vs Toyota Agya 2026, Mana City Car Paling Worth It untuk Harian?
Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK
IHSG Ambruk ke Level Terendah 5 Tahun, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun, Ancaman MSCI Bikin Pasar Berguncang
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini 5 Dampak Besar yang Mengancam Ekonomi Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp18.029 per Dollar AS, Ini Daftar Barang yang Berpotensi Mahal
Raja E-Commerce China Temu Didenda Rp4,1 Triliun
Program MBG Dievaluasi Besar-besaran, BGN Fokus Pengawasan SPPG dan Wilayah 3T
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Honda Brio vs Toyota Agya 2026, Mana City Car Paling Worth It untuk Harian?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:00 WIB

Aturan Mutasi PNS 10 Tahun Digugat ke MK

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:31 WIB

IHSG Ambruk ke Level Terendah 5 Tahun, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun, Ancaman MSCI Bikin Pasar Berguncang

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:04 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Ini 5 Dampak Besar yang Mengancam Ekonomi Indonesia

Berita Terbaru