SUNGAPENUH — Meski buah dikenal menyehatkan,
tidak semua jenis buah aman dikonsumsi penderita diabetes. Beberapa buah memiliki kandungan gula alami dan indeks glikemik yang cukup tinggi sehingga berpotensi memicu lonjakan gula darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko komplikasi, mulai dari gangguan pembuluh darah hingga kerusakan organ.
Dokter gizi klinis menegaskan bahwa penderita diabetes tetap dianjurkan mengonsumsi buah, namun harus cermat memilih jenis dan porsinya. “Yang perlu diperhatikan bukan hanya rasa manis, tetapi indeks glikemik dan beban glikemik tiap buah,” ujar seorang ahli nutrisi kepada Kompas Health.
Berikut daftar buah yang disarankan dibatasi atau dihindari oleh penderita diabetes:
1. Semangka
Semangka memiliki indeks glikemik tinggi, sekitar 72. Meskipun kandungan airnya melimpah, fruktosa di dalamnya cukup cepat menaikkan kadar gula darah jika dikonsumsi dalam porsi besar. Ahli menyarankan penderita diabetes mengonsumsi hanya dalam potongan kecil.
2. Nanas
Nanas mengandung vitamin C, tetapi gula alaminya cukup tinggi. Dalam satu takaran kecil saja terdapat lebih dari 10 gram gula. Bentuk jus nanas bahkan lebih cepat menaikkan gula darah karena hilangnya serat.
3. Pisang Matang
Pisang yang semakin matang mengalami konversi pati menjadi glukosa. Dalam kondisi sangat matang, indeks glikemiknya meningkat signifikan. Penderita diabetes dianjurkan memilih pisang yang belum terlalu matang dan membatasi porsinya.
4. Mangga
Mangga mengandung fruktosa tinggi dan termasuk dalam buah dengan indeks glikemik sedang hingga tinggi. Konsumsi berlebih, terutama dalam bentuk jus, dapat mempercepat lonjakan gula darah.
5. Durian
Durian kaya gula dan lemak. Kombinasi keduanya menyebabkan tubuh lebih sulit menstabilkan kadar glukosa. Banyak dokter menyarankan penderita diabetes untuk menghindari durian sama sekali atau berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya.
6. Anggur
Anggur mudah dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa disadari. Kandungan gula dan indeks glikemiknya termasuk tinggi. Penderita diabetes disarankan membatasi jumlah butir anggur yang dikonsumsi atau memilih buah lain yang lebih aman.
7. Buah Kering
Buah kering seperti kismis, kurma, atau aprikot kering memiliki gula yang pekat karena kehilangan air. Banyak produk juga ditambahkan gula selama proses pengeringan. Meski porsi kecil, pengaruhnya terhadap gula darah sangat signifikan.
Ahli nutrisi mengingatkan bahwa penderita diabetes sebaiknya memilih buah dengan indeks glikemik rendah, seperti apel, pir, alpukat, jeruk, dan beri. “Kuncinya adalah moderasi. Buah tetap diperlukan, tetapi pemilihan jenis dan frekuensi konsumsi harus diperhatikan,” ujarnya.
Dengan pengelolaan pola makan yang tepat, termasuk pemilihan buah yang aman, penderita diabetes tetap dapat menikmati nutrisi sehat tanpa meningkatkan risiko lonjakan gula darah.