Tips Mengatur Keuangan Keluarga agar Lebih Tertib dan Terencana

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH— Mengatur keuangan keluarga menjadi hal penting untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Tanpa perencanaan yang baik, penghasilan bulanan sering kali habis tanpa sisa meski kebutuhan pokok telah terpenuhi.

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah memahami arus kas keluarga. Seluruh pemasukan, baik dari gaji maupun pendapatan tambahan, perlu dicatat bersama pengeluaran rutin agar penggunaan uang dapat terkontrol dengan jelas.

Setelah arus kas diketahui, keluarga disarankan menyusun anggaran bulanan. Anggaran ini berfungsi sebagai pedoman dalam membagi dana untuk kebutuhan pokok, gaya hidup, cicilan, serta tabungan dan investasi.

Baca Juga :  Dasco Bawa Bawa Sinyal Pesan Presiden : Prabowo Siap Turun Langsung Bahas Upah Minimum

Salah satu metode yang banyak digunakan dalam pengelolaan keuangan keluarga adalah pola 50/30/20. Metode ini membagi penghasilan menjadi 50 persen untuk kebutuhan utama, 30 persen untuk kebutuhan gaya hidup, dan 20 persen untuk tabungan, investasi, serta dana darurat.

Selain itu, keluarga perlu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Pengeluaran untuk kebutuhan dasar seperti makan, listrik, air, dan transportasi harus menjadi prioritas, sementara pengeluaran non-esensial perlu dibatasi.

Pengelolaan keuangan juga dapat dibantu dengan memisahkan rekening sesuai peruntukannya. Rekening terpisah untuk kebutuhan harian, tabungan, dan dana darurat dinilai efektif mencegah penggunaan dana yang tidak sesuai rencana.

Baca Juga :  IHSG Melemah Tajam, Aksi Jual Asing Semakin Menekan Pasar

Dana darurat menjadi bagian penting dalam keuangan keluarga. Idealnya, dana ini disiapkan minimal tiga hingga enam kali pengeluaran bulanan untuk menghadapi kondisi tak terduga seperti sakit atau kehilangan pekerjaan.

Agar keuangan tetap stabil, keluarga disarankan mendiskusikan kondisi finansial secara terbuka dengan pasangan serta melakukan evaluasi anggaran secara berkala. Dengan perencanaan yang matang, tujuan keuangan jangka panjang seperti pendidikan anak dan dana pensiun dapat tercapai. (***)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Resmi! Dividen BBRI 2026 Rp346 per Saham, Investor Wajib Catat Tanggal Penting Ini
Rekomendasi HP Android Terlaris 2026 di Shopee: Murah, RAM Besar & Gaming Lancar
Cara Jualan di Shopee Tanpa Modal untuk Pemula, Auto Cuan di 2026
3 Kebijakan Baru LPG 2026 dari Pemerintah: Cara Hemat Gas, Dampak Harga, dan Jaminan Stok Nasional
Cara Dapat Cashback DANA Tertinggi 2026, Ini Trik dan Aplikasi Partnernya
IHSG Hari Ini 14 April 2026 Menguat 2,34% ke Level 7.675, Sinyal Positif Pasar Saham Indonesia
Kurs Rupiah hari ini Anjlok ke Rp17.130 per Dolar AS, Ini Penyebab dan Prediksi Terbarunya
Ekonomi Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus 5,3%, Airlangga Hartarto Pastikan Aman dari Krisis 1998
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 07:00 WIB

Resmi! Dividen BBRI 2026 Rp346 per Saham, Investor Wajib Catat Tanggal Penting Ini

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Rekomendasi HP Android Terlaris 2026 di Shopee: Murah, RAM Besar & Gaming Lancar

Selasa, 14 April 2026 - 22:00 WIB

Cara Jualan di Shopee Tanpa Modal untuk Pemula, Auto Cuan di 2026

Selasa, 14 April 2026 - 21:04 WIB

3 Kebijakan Baru LPG 2026 dari Pemerintah: Cara Hemat Gas, Dampak Harga, dan Jaminan Stok Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 20:00 WIB

Cara Dapat Cashback DANA Tertinggi 2026, Ini Trik dan Aplikasi Partnernya

Berita Terbaru