Tak Disangka! Program 3S Kota Sungai Penuh Berbuah Rp3 Miliar, Ini Rahasia Suksesnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Foto:
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyerahkan penghargaan dan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Wyndham OPI Hotel, Sabtu (25/4/2026).

Teks Foto: Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menyerahkan penghargaan dan insentif fiskal sebesar Rp3 miliar kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi di Wyndham OPI Hotel, Sabtu (25/4/2026).

PALEMBANG – Tak banyak yang menyangka, sebuah program sederhana dari daerah mampu membawa dampak besar hingga tingkat nasional. Pemerintah Kota Sungai Penuh kini menjadi sorotan setelah berhasil meraih penghargaan bergengsi sekaligus insentif fiskal senilai Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam agenda Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang berlangsung di Wyndham OPI Hotel, Sabtu (25/4/2026). Acara ini turut dihadiri para kepala daerah se-Sumatera.

Capaian ini tidak lepas dari keberhasilan Sungai Penuh dalam menurunkan angka kemiskinan dan prevalensi stunting secara signifikan. Pemerintah pusat menilai tren penurunan tersebut berlangsung konsisten, menunjukkan efektivitas kebijakan yang diterapkan di daerah.

Di balik keberhasilan itu, terdapat strategi sederhana namun berdampak besar, yakni Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah). Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan asupan gizi masyarakat secara langsung.

Baca Juga :  Fiskal Menyempit, Birokrasi Membesar: Realitas Pahit Daerah di 2026

Melalui kolaborasi dengan TP PKK dan partisipasi aktif masyarakat, Program 3S mampu menjangkau kelompok rentan secara tepat sasaran. Pendekatan ini terbukti efektif dalam menekan angka stunting yang selama ini menjadi tantangan serius di berbagai daerah.

Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga memperkuat jaring pengaman sosial dan menjalankan intervensi gizi spesifik serta sensitif. Kombinasi program ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan program pembangunan.

Baca Juga :  Santuni Anak Yatim, Wako Alfin dan Wawako Azhar Beri Pesan Semangat dan Motivasi

Dengan tambahan insentif Rp3 miliar, pemerintah daerah berkomitmen memperluas cakupan program agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Fokus utamanya adalah menciptakan kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan.

FAQ (Pertanyaan Populer)

1. Apa itu Program 3S Sungai Penuh?

Program bantuan sosial berupa Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah untuk meningkatkan gizi masyarakat.

2. Berapa insentif yang diterima Sungai Penuh?

Sebesar Rp3 miliar dari pemerintah pusat.

3. Mengapa Sungai Penuh mendapat penghargaan?

Karena berhasil menurunkan kemiskinan dan stunting secara signifikan.

4. Siapa yang menyerahkan penghargaan tersebut?

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya.

5. Apa manfaat insentif fiskal ini?

Untuk memperluas program sosial dan mempercepat pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sarankan Pemkot Sungai Penuh Gunakan EDC dan Virtual Account untuk Retribusi
Pemkot Sungai Penuh Pungut Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Harap Layanan Pengangkutan Sampah Makin Optimal
Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sungai Penuh Jadi Tontonan Warga, Bobotnya Capai 842 Kg
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:13 WIB

PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:35 WIB

Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:57 WIB

Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola

Berita Terbaru