Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUNGAI PENUH – Alokasi bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi menjadi sorotan. Berdasarkan tabel yang ditampilkan JambiLink, bantuan senilai Rp85 miliar tercatat untuk lima pemerintah daerah. Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci tidak tercantum dalam daftar tersebut.

Kondisi ini mendapat perhatian dari aktivis di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Pasalnya, meskipun kedua daerah tersebut disebut belum mengalami kebakaran hutan, masyarakat tetap merasakan dampak kabut asap yang berasal dari wilayah lain.

Aktivis Dedi Dora menilai pemerintah perlu memperhatikan masyarakat yang terdampak asap, meskipun daerahnya tidak menjadi lokasi kebakaran. Ia juga mempertanyakan kemungkinan penggunaan anggaran untuk membantu wilayah yang menerima dampak karhutla.

“Kerinci dan Sungai Penuh memang tidak diberikan anggaran untuk kebakaran hutan. Alhamdulillah, hingga kini belum ada kebakaran hutan di daerah kita,” ujar Dedi Dora yang juga Ketua PWI Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  ALOY Pertukangan & Konstruksi Sungai Penuh, Solusi Bangun dan Renovasi Rumah dengan Tenaga Ahli Berpengalaman

Namun, menurut dia, masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh tetap harus menghadapi dampak kabut asap. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu kesehatan warga dan menurunkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita hanya menikmati asapnya saja. Dampaknya bisa menimbulkan penyakit dan menurunkan tingkat ekonomi masyarakat,” katanya.

Berdasarkan data bantuan kahurtala beredar di media,  Pemerintah Provinsi Jambi tercatat menerima alokasi Rp30 miliar. Kabupaten Batanghari memperoleh Rp15 miliar, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Rp15 miliar, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Rp15 miliar, dan Kabupaten Sarolangun Rp10 miliar. Total kelima alokasi tersebut mencapai Rp85 miliar. Data ini menunjukkan bahwa Kerinci dan Sungai Penuh tidak tercantum dalam tabel, tetapi belum dengan sendirinya membuktikan bahwa kedua daerah sama sekali tidak menerima bentuk bantuan lainnya.

Baca Juga :  Wagub Sani: MTQ Bukan Hanya Lomba, Tapi Fondasi Peradaban Berbasis Al-Qur’an

Dedi Dora meminta Pemerintah Provinsi Jambi memperjuangkan dukungan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Bantuan yang diusulkan meliputi pengobatan gratis, pembagian masker, serta dukungan lain untuk menjaga kesehatan dan kestabilan ekonomi warga. Ia berharap pemerintah mempertimbangkan dampak lintas wilayah dalam menentukan kebijakan penanganan karhutla.

Selain kabut asap, Dedi juga meminta perhatian terhadap risiko banjir dan tanah longsor di Kerinci dan Sungai Penuh. Sejumlah jalur yang disorot antara lain Jalan Sungai Penuh–Tapan, jalur Muara Imat yang menghubungkan Kerinci dan Merangin, serta Jalan Sungai Penuh–Leter W. Ia berharap pemerintah memperjuangkan anggaran mitigasi, perbaikan titik rawan, dan penanganan bencana agar keselamatan warga serta kelancaran aktivitas ekonomi tetap terjaga. (fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Wartawan Senior dan Pengusaha yang Rutin Bersedekah, Ini Sosok Mardizal Sumara, S.Sos.
Kualitas Udara Sungai Penuh Capai ISPU 99,34, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Dukungan Penuh Tokoh Tiga Dusun untuk Alfin–Azhar dalam Membangun Kota Sungai Penuh
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door

Berita Terbaru