SUNGAI PENUH – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Adharianto, meminta Dinas Kesehatan turun langsung memeriksa kondisi kesehatan warga terdampak kabut asap.
Ia menilai pemeriksaan perlu diprioritaskan bagi balita, anak-anak, dan lanjut usia (lansia). Kelompok tersebut membutuhkan perhatian lebih karena paparan asap dapat memicu gangguan pernapasan.
“Kita minta Dinas Kesehatan untuk turun langsung guna melakukan pengecekan kesehatan warga, terutama anak-anak dan lansia. Dampak kabut asap sudah masuk dalam kategori bahaya,” ujar Adharianto.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tidak cukup hanya mengandalkan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit. Petugas kesehatan perlu menjangkau warga secara langsung, terutama mereka yang berisiko mengalami gangguan kesehatan.
Adharianto menilai jumlah tenaga medis di puskesmas dan rumah sakit dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk memperkuat pelayanan kesehatan lapangan.
“Ya, dilihat dari jumlah personel di puskesmas dan rumah sakit, jumlah tenaga medis sudah banyak sekali. Sudah sewajarnya personel nakes ini diturunkan langsung ke tengah-tengah masyarakat, door to door ke rumah warga di seluruh desa di Kota Sungai Penuh ini,” ujarnya.
Ia berharap Dinas Kesehatan segera mengoordinasikan pemeriksaan dari rumah ke rumah. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mendeteksi lebih awal warga yang mengalami batuk, sesak napas, atau keluhan lain akibat paparan kabut asap.
Pemeriksaan langsung juga diharapkan memudahkan warga rentan mendapatkan penanganan tanpa harus menunggu kondisi kesehatannya memburuk. Selain itu, masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai langkah perlindungan diri selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.
Adharianto berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat. Ia meminta pelayanan kesehatan bergerak aktif agar balita, anak-anak, dan lansia memperoleh pemeriksaan serta penanganan sesuai kebutuhan. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









