JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong penguatan ekonomi berbasis syariah sebagai motor pertumbuhan daerah. Hal ini ditegaskan Gubernur Jambi, Al Haris saat membuka Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026.
Kegiatan yang digelar di Jambi Town Square tersebut merupakan inisiatif Bank Indonesia Perwakilan Jambi untuk memperkuat literasi dan inklusi ekonomi syariah di tengah masyarakat.
Ekonomi Syariah Jadi Pilar Pertumbuhan Daerah
Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan bahwa ekonomi syariah kini tidak lagi sekadar alternatif, tetapi telah menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Menurutnya, prinsip syariah seperti keadilan, transparansi, dan kerja sama mampu menciptakan sistem ekonomi yang lebih stabil serta berpihak pada masyarakat luas.
“Ekonomi syariah memiliki peran strategis dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor UMKM,” ujarnya.
UMKM dan Industri Halal Jadi Fokus Utama
Gubernur juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor unggulan berbasis syariah, seperti:
- Industri halal
- Pariwisata ramah muslim
- Optimalisasi zakat, infak, dan wakaf
Sektor-sektor tersebut dinilai mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya tahan ekonomi daerah di tengah tantangan global.
Pertumbuhan Ekonomi Jambi Meningkat
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekonomi Provinsi Jambi pada 2025 tumbuh sebesar 4,93 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini, menurut Al Haris, tidak lepas dari kontribusi ekonomi syariah yang semakin berkembang dan inklusif.
SIGINJAI Fest Jadi Ruang Promosi UMKM
SIGINJAI Fest 2026 juga menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat.
Gubernur mengajak seluruh elemen, mulai dari UMKM, pelaku usaha, hingga sektor perumahan, untuk memanfaatkan momentum ini sebagai ajang memperluas pasar.
“Kita ingin semua sektor bergerak bersama agar ekonomi Jambi terus tumbuh dan mendekati angka 5 persen,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih mencintai produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal.
Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Syariah
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Tedy Arief Budiman, menjelaskan bahwa SIGINJAI Fest merupakan bagian dari rangkaian menuju berbagai agenda nasional seperti Festival Ekonomi Syariah (FESyar) dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga komunitas dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkelanjutan.
SIGINJAI Fest 2026 menjadi momentum penting bagi Provinsi Jambi dalam memperkuat ekonomi syariah sebagai fondasi pembangunan daerah. Dengan dukungan berbagai pihak, ekonomi berbasis syariah diharapkan mampu mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.









