Samsung dan Google Luncurkan Kacamata Pintar AI Terbaru, Bisa Terjemahkan Bahasa dan Kelola Notifikasi Tanpa Sentuh HP

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) memasuki babak baru. Samsung dan Google resmi memperkenalkan perangkat kacamata pintar terbaru yang menggabungkan teknologi AI canggih dengan desain premium untuk penggunaan sehari-hari. Produk ini diperkenalkan dalam ajang Google I/O 2026 dan langsung menarik perhatian industri teknologi global.

Kacamata pintar tersebut dikembangkan melalui kolaborasi Samsung, Google, Gentle Monster, dan Warby Parker. Tidak hanya mengedepankan kecanggihan teknologi, perangkat ini juga dirancang agar tetap nyaman, ringan, dan tampil stylish saat digunakan dalam berbagai aktivitas harian.

Berbeda dengan perangkat wearable pada umumnya, kacamata pintar ini berfungsi sebagai pendamping smartphone yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai layanan digital hanya melalui perintah suara. Dukungan Gemini AI dari Google membuat pengguna dapat memperoleh informasi secara instan tanpa perlu membuka layar ponsel.

Salah satu fitur unggulan yang diperkenalkan adalah navigasi berbasis AI. Pengguna cukup memberikan perintah suara untuk mendapatkan petunjuk arah, mencari lokasi tertentu, hingga menerima rekomendasi tempat makan atau kafe yang berada di sepanjang perjalanan. Bahkan, pengguna dapat melakukan pemesanan langsung tanpa harus mengeluarkan smartphone.

Tidak hanya itu, perangkat ini juga menghadirkan teknologi terjemahan bahasa secara real-time. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memahami percakapan dalam bahasa asing secara langsung melalui audio yang disesuaikan dengan suara pembicara. Teknologi ini dinilai akan sangat membantu wisatawan, pebisnis, maupun profesional yang sering berinteraksi lintas negara.

Baca Juga :  Prospek Asuransi Properti Semester II 2026: Premi Masih Tertinggi, OJK Ungkap Peluang dan Tantangannya

Kemampuan AI pada kacamata pintar ini juga dapat menerjemahkan tulisan yang terlihat pengguna, seperti menu restoran, papan petunjuk, hingga informasi publik lainnya. Dengan demikian, hambatan bahasa dapat diminimalkan secara signifikan hanya melalui perangkat yang dikenakan sehari-hari.

Samsung turut menyematkan integrasi penuh dengan ekosistem Galaxy. Pengguna dapat menerima ringkasan notifikasi penting, membaca pesan masuk, menambahkan agenda ke kalender, hingga mengelola aktivitas harian secara lebih praktis tanpa perlu menyentuh layar ponsel. Selain itu, perangkat ini juga mendukung pengambilan foto secara cepat dan mudah.

Executive Vice President dan Head of Customer Experience Office Mobile eXperience Business Samsung Electronics, Jay Kim, menyebut kacamata pintar tersebut sebagai langkah besar dalam mewujudkan visi AI Samsung. Menurutnya, perangkat ini menjadi bagian penting dari pengembangan ekosistem Galaxy AI yang semakin luas.

Sementara itu, Vice President dan General Manager Android XR Google, Shahram Izadi, mengatakan kolaborasi dengan Samsung bertujuan menghadirkan AI yang lebih dekat dengan kehidupan manusia. Dengan menggabungkan teknologi AI Google, kemampuan perangkat keras Samsung, serta desain premium dari Gentle Monster dan Warby Parker, pengguna akan mendapatkan pengalaman digital yang lebih natural dan praktis.

Baca Juga :  Promo Shopee 11.11 Big Sale 2026: Flash Sale Rp11, Gratis Ongkir Rp0, Diskon 90% Bikin Hemat Besar

Dari sisi desain, Gentle Monster menghadirkan gaya yang modern dan berani, sedangkan Warby Parker menawarkan tampilan elegan dan timeless. Kedua pendekatan tersebut memberikan pilihan bagi pengguna yang ingin memadukan teknologi mutakhir dengan gaya hidup modern.

Samsung mengonfirmasi bahwa koleksi perdana kacamata pintar AI ini akan mulai dipasarkan pada musim gugur 2026 di sejumlah negara tertentu. Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai harga jual perangkat tersebut. Namun, banyak analis memprediksi produk ini akan menjadi salah satu inovasi teknologi paling menarik tahun 2026 dan berpotensi membuka era baru perangkat wearable berbasis AI.

FAQ

Apa itu kacamata pintar AI Samsung dan Google?
Kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna mengakses informasi, navigasi, terjemahan bahasa, dan notifikasi melalui perintah suara.

Apakah kacamata ini bisa menerjemahkan bahasa secara langsung?
Ya. Perangkat mendukung penerjemahan percakapan dan teks secara real-time menggunakan teknologi AI Gemini.

Apa keunggulan utama kacamata pintar ini?
Navigasi AI, terjemahan bahasa real-time, pengelolaan notifikasi, integrasi Galaxy, dan penggunaan hands-free.

Siapa yang terlibat dalam pengembangan produk ini?
Samsung, Google, Gentle Monster, dan Warby Parker.

Kapan kacamata pintar Samsung-Google diluncurkan?
Samsung menyebut perangkat akan tersedia mulai musim gugur 2026 di beberapa negara tertentu. (Tim)

Berita Terkait

Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun, Apa Dampaknya bagi Ekonomi, Pajak, dan Investasi?
Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya
DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai
Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama
Harga Emas Antam Terbaru Selasa, 21 Juli 2026: Berikut Daftar Harga di Pegadaian
Best High-Yield Savings Accounts 2026: Top Accounts Offering Up to 4.50% APY
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:30 WIB

Laba Bank Mandiri Naik 16,6 Persen Jadi Rp15,4 Triliun, Kredit dan Dana Nasabah Melonjak

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:04 WIB

Bunga Deposito Bank Digital Terbaru Juli 2026: Krom Bank dan Allo Bank Tawarkan Hingga 8%, Simak Daftar Lengkapnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

DPR Resmi Sahkan UU PFII, Indonesia Bidik Investasi Rp500 Triliun dan Siap Saingi Singapura hingga Dubai

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:33 WIB

Harga Pertamax Berpotensi Turun Agustus 2026? Bahlil Buka Peluang, Ini Syarat dan Perkiraan Dampaknya

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:20 WIB

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Konflik AS-Iran Jadi Pemicu Utama

Berita Terbaru