Saham AMRT hingga FORE Ambles! Ini 10 Top Losers Pekan Ini saat Asing Jual Rp 8,5 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan terakhir Mei 2026 ditutup dengan tekanan cukup besar. Sejumlah emiten papan utama hingga saham yang ramai diperbincangkan investor ritel kompak mengalami penurunan tajam, bahkan ada yang merosot lebih dari 30% dalam sepekan.

Di tengah melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), saham-saham seperti PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. dan PT Fore Kopi Indonesia Tbk. ikut terseret ke dalam daftar top losers. Kondisi ini terjadi seiring derasnya aksi jual investor asing yang masih membayangi pasar modal Indonesia.

Data perdagangan menunjukkan IHSG ditutup melemah 0,56% ke level 6.127,38 pada akhir pekan. Tidak hanya indeks yang terkoreksi, aktivitas perdagangan juga melambat dengan penurunan frekuensi dan volume transaksi dibandingkan pekan sebelumnya.

Saham yang mencatatkan penurunan terdalam adalah PT Asia Sejahtera Mina Tbk.. Emiten tersebut anjlok hingga 37,85% dalam sepekan dan menjadi penghuni posisi pertama daftar saham paling merugi. Penurunan tajam ini menjadi sorotan karena jauh melampaui pelemahan rata-rata pasar.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Menguat ke 7.634, Sektor Properti Jadi Motor Utama di Tengah Transaksi Rp15,59 Triliun

Di posisi berikutnya terdapat PT Pacific Strategic Financial Tbk. yang turun 27,14%, disusul PT LCK Global Kedaton Tbk. yang melemah 24,82%. Sementara itu, PT MNC Digital Entertainment Tbk. dan PT Dafam Property Indonesia Tbk. masing-masing terkoreksi lebih dari 23%.

Perhatian investor juga tertuju pada saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk. yang ambles 22,10% menjadi 705 per saham. Koreksi tersebut membuat FORE masuk dalam jajaran saham dengan penurunan terbesar pekan ini.

Tak hanya saham berkapitalisasi kecil, emiten yang cukup populer di kalangan investor ritel juga mengalami tekanan. Saham PT Bank Aladin Syariah Tbk. turun 21,71%, sementara PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. melemah 20%. Adapun saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. atau pengelola jaringan Alfamart ikut masuk daftar top losers setelah merosot 19,30%.

Tekanan pada pasar saham domestik juga terlihat dari aksi investor asing yang masih melakukan penjualan besar-besaran. Sepanjang pekan ini, investor asing membukukan jual bersih atau net sell sekitar Rp8,52 triliun. Sementara sejak awal tahun 2026, total net sell asing telah mencapai hampir Rp54 triliun.

Baca Juga :  1000 Saudi Riyals to USD Today: Latest SAR to USD Exchange Rate, Conversion Guide, and What It Means for Travelers and Workers

Analis menilai pergerakan pasar pada pekan depan masih akan dipengaruhi sentimen global, arah suku bunga, nilai tukar rupiah, serta aliran dana asing. Investor pun diminta tetap mencermati fundamental emiten sebelum mengambil keputusan investasi di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi.

Daftar 10 Saham Top Losers Pekan Ini

  1. ASPR (-37,85%)
  2. APIC (-27,14%)
  3. LCKM (-24,82%)
  4. MSIN (-24,07%)
  5. DFAM (-23,57%)
  6. FORE (-22,10%)
  7. BANK (-21,71%)
  8. MDIA (-20,91%)
  9. SSMS (-20,00%)
  10. AMRT (-19,30%)

FAQ

Mengapa IHSG melemah pekan ini?
IHSG tertekan oleh aksi jual investor asing, sentimen ekonomi global, dan melemahnya minat transaksi pasar.

Saham apa yang turun paling dalam?
ASPR menjadi saham dengan penurunan terbesar, yakni 37,85% dalam sepekan.

Berapa nilai net sell investor asing?
Investor asing mencatatkan jual bersih sekitar Rp8,52 triliun selama pekan ini.

Apakah saham yang turun tajam bisa rebound?
Potensi rebound tetap ada, namun investor perlu memperhatikan kinerja fundamental dan sentimen pasar yang memengaruhi saham tersebut.

Berita Terkait

Harga Kripto Hari Ini 31 Agustus 2026: Bitcoin Tembus 78.394, Altcoin Mulai Menguat
Muktamar ke-35 NU Putuskan Bitcoin Sah sebagai Aset dan Alat Transaksi, tetapi Haram Jadi Mata Uang
Harga Emas Hari Ini 31 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,67 Juta, Cek Daftar Lengkap hingga 1 Kg
Harga BBM Jambi Jelang 1 September 2026: Pertamax Rp16.300, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter
IHSG September 2026 Diprediksi Volatil, Rebalancing MSCI dan FTSE Jadi Sorotan: Ini Saham yang Berpotensi Tertekan
Pemilik Bisnis Kini Dibidik Bank, Bisa Kelola Keuangan Usaha dan Pribadi Sekaligus
Indonesia Dihantam 16 Serangan Siber per Detik, 257 Juta Serangan Mengintai pada 2026
Harga Kripto Hari Ini 30 Agustus 2026: Bitcoin Turun, Uniswap Melonjak 3,72%
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Harga Kripto Hari Ini 31 Agustus 2026: Bitcoin Tembus 78.394, Altcoin Mulai Menguat

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Muktamar ke-35 NU Putuskan Bitcoin Sah sebagai Aset dan Alat Transaksi, tetapi Haram Jadi Mata Uang

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:36 WIB

Harga Emas Hari Ini 31 Agustus 2026: 1 Gram Rp2,67 Juta, Cek Daftar Lengkap hingga 1 Kg

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Harga BBM Jambi Jelang 1 September 2026: Pertamax Rp16.300, Pertalite Tetap Rp10.000 per Liter

Senin, 31 Agustus 2026 - 05:02 WIB

IHSG September 2026 Diprediksi Volatil, Rebalancing MSCI dan FTSE Jadi Sorotan: Ini Saham yang Berpotensi Tertekan

Berita Terbaru