Harga Kripto Hari Ini 31 Agustus 2026: Bitcoin Tembus 78.394, Altcoin Mulai Menguat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tag: Bitcoin, Ethereum, harga kripto, altcoin, investasi kripto, trading crypto, BTC, ETH, Solana, XRP


Harga kripto hari ini 31 Agustus 2026

JAKARTA — Pasar aset kripto kembali menjadi perhatian investor pada Senin, 31 Agustus 2026. Berdasarkan data Trading Economics pada tangkapan layar yang digunakan sebagai acuan artikel ini sekitar pukul 15.53 WIB, mayoritas aset kripto yang ditampilkan bergerak di zona hijau.

Bitcoin menjadi perhatian utama setelah tercatat berada di level 78.394, naik 713 poin atau 0,92 persen.

Ethereum juga menguat ke 2.445,28, bertambah 27,13 poin atau 1,12 persen.

Pergerakan tersebut menunjukkan sentimen positif pada sebagian besar aset digital dalam daftar, meskipun beberapa koin masih mengalami tekanan.

Data pasar dari sumber lain pada hari yang sama menunjukkan harga Bitcoin memang bergerak volatil di sekitar area US$78.000-US$79.000. Pintu, misalnya, mencatat BTC di US$78.792 dengan kenaikan 1,18 persen pada pembaruan mereka.

Daftar harga Bitcoin dan altcoin 31 Agustus 2026

Berikut data yang terlihat pada tangkapan layar Trading Economics:

Aset Kripto Harga Perubahan
Bitcoin (BTC) 78.394 +0,92%
Ethereum (ETH) 2.445,28 +1,12%
Binance/BNB 684,0 -0,15%
Cardano (ADA) 0,19662 +1,84%
Solana (SOL) 103,2297 +1,21%
XRP 1,37477 +1,00%
Polkadot (DOT) 0,83 +1,36%
Avalanche (AVAX) 7,23 +1,66%
Polygon 0,10 -1,25%
Cosmos (ATOM) 1,48 +1,96%
Dai (DAI) 1,00011 +0,03%
Litecoin (LTC) 48,700 +1,53%
Uniswap (UNI) 5,16 +0,27%
Algorand (ALGO) 0,09 +1,53%

Catatan: harga kripto dapat berbeda antarplatform karena perbedaan bursa, likuiditas, waktu pembaruan, dan metode perhitungan. Tabel di atas mengikuti angka pada gambar yang Anda berikan.

Bitcoin masih menjadi pusat perhatian investor

Bitcoin tetap menjadi aset yang paling banyak diperhatikan karena pergerakannya sering menjadi indikator sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Data pasar pada 31 Agustus menunjukkan BTC masih bergerak di bawah level psikologis US$80.000. Laporan pasar juga mencatat adanya volatilitas ketika Bitcoin sempat bergerak mendekati US$79.000 sebelum kembali terkoreksi.

Di sisi lain, arus dana ke ETF Bitcoin spot AS menjadi salah satu faktor yang masih diperhatikan investor. Data yang dikutip BeInCrypto menunjukkan ETF Bitcoin spot AS mencatat arus masuk bersih sekitar US$924 juta sepanjang 24-28 Agustus, meskipun harga BTC masih tertahan di bawah US$80.000.

Kondisi tersebut membuat area US$80.000 menjadi salah satu level yang menarik untuk diperhatikan dalam perdagangan Bitcoin memasuki September.

Ethereum dan altcoin ikut menghijau

Selain Bitcoin, Ethereum pada data Trading Economics dalam gambar juga mencatat kenaikan 1,12 persen.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini 16 September 2026 Tembus Rp1,34 Miliar, BTC Naik 0,67 Persen

Pergerakan altcoin bahkan terlihat lebih agresif. Cosmos menjadi aset dengan kenaikan terbesar dalam daftar yang terlihat, yakni 1,96 persen.

Berikutnya terdapat:

  • Cardano: +1,84 persen
  • Avalanche: +1,66 persen
  • Litecoin: +1,53 persen
  • Algorand: +1,53 persen
  • Polkadot: +1,36 persen
  • Solana: +1,21 persen
  • Ethereum: +1,12 persen
  • XRP: +1,00 persen

Namun, tidak semua aset bergerak positif. Polygon turun 1,25 persen, sementara BNB melemah 0,15 persen.

Perbedaan kinerja ini menunjukkan bahwa investor mulai melakukan seleksi terhadap aset kripto, bukan sekadar membeli seluruh pasar secara bersamaan.

Apakah Bitcoin bisa naik ke US$85.000?

Pertanyaan mengenai prediksi harga Bitcoin September 2026 menjadi salah satu topik yang berpotensi menarik perhatian investor.

Tokocrypto Research menyebut Bitcoin berpeluang menguji US$85.000, tetapi diperlukan konfirmasi berupa penutupan harian di atas US$81.800. Sebaliknya, apabila BTC kehilangan level US$75.000, terdapat risiko koreksi menuju area US$70.000.

Artinya, investor perlu memperhatikan level support dan resistance sebelum mengambil keputusan investasi.

Kenaikan harga Bitcoin bukan jaminan bahwa tren bullish akan terus berlangsung. Pasar kripto terkenal memiliki volatilitas tinggi dan harga dapat berubah dalam waktu singkat.

ETF Bitcoin dan sentimen pasar

Salah satu faktor yang membuat pasar kembali memperhatikan Bitcoin adalah perkembangan produk investasi berbasis aset digital, termasuk ETF.

Arus dana masuk ETF dapat menjadi salah satu indikator permintaan institusional terhadap Bitcoin. Namun, arus dana tersebut tetap harus dilihat bersama faktor lain seperti kebijakan suku bunga, kondisi dolar AS, likuiditas global, serta sentimen investor.

Karena itu, investor tidak sebaiknya menggunakan satu indikator saja ketika menentukan keputusan buy, hold, atau sell Bitcoin.

Strategi investasi kripto menjelang September

Memasuki September 2026, investor dapat memperhatikan beberapa faktor penting sebelum melakukan transaksi:

1. Perhatikan level Bitcoin US$80.000

Level psikologis tersebut menjadi area yang penting karena keberhasilan BTC menembus dan bertahan di atasnya dapat memengaruhi sentimen pasar.

2. Jangan mengejar harga ketika terjadi lonjakan

Kenaikan tajam dalam waktu singkat dapat meningkatkan risiko membeli di harga tinggi. Strategi pembelian bertahap dapat menjadi salah satu pendekatan yang dipertimbangkan investor sesuai profil risikonya.

3. Perhatikan volume transaksi

Kenaikan harga yang disertai peningkatan volume dapat memberikan konteks berbeda dibandingkan kenaikan harga dengan volume rendah.

4. Diversifikasi aset

Investor sebaiknya tidak menempatkan seluruh modal pada satu aset kripto. Bitcoin, Ethereum dan altcoin memiliki karakteristik risiko yang berbeda.

Baca Juga :  Harga Bitcoin Hari Ini 1 Agustus 2026 Menguat ke US$62.93, Momentum Kripto Bangkit? Ini Analisis dan Prospeknya

5. Gunakan manajemen risiko

Tentukan batas kerugian dan jumlah modal yang memang siap menanggung risiko. Jangan menggunakan dana kebutuhan sehari-hari untuk trading aset berisiko tinggi.

Harga Bitcoin hari ini: bullish atau masih konsolidasi?

Jika melihat data pada gambar, Bitcoin memang berada di zona positif dengan kenaikan 0,92 persen. Namun, kondisi pasar secara keseluruhan masih menunjukkan volatilitas.

Data dari Cermati Invest juga menempatkan BTC sekitar US$78.700 pada penutupan 28 Agustus dan menyebut kisaran US$76.500-US$81.000 sebagai area yang perlu diperhatikan dalam jangka pendek.

Dengan demikian, investor sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa kenaikan pada satu sesi berarti Bitcoin sudah memasuki reli baru.


FAQ Harga Kripto 31 Agustus 2026

Berapa harga Bitcoin hari ini?

Berdasarkan tangkapan layar Trading Economics yang menjadi acuan artikel ini, harga Bitcoin tercatat 78.394, naik 0,92 persen.

Berapa harga Ethereum hari ini?

Ethereum tercatat di 2.445,28, dengan kenaikan 1,12 persen berdasarkan data pada gambar.

Altcoin apa yang naik paling tinggi?

Dari aset yang terlihat pada tangkapan layar, Cosmos (ATOM) mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,96 persen, diikuti Cardano sebesar 1,84 persen.

Apakah Bitcoin bisa mencapai US$85.000?

Bitcoin berpotensi menguji US$85.000 apabila mampu melewati sejumlah level teknikal penting. Tokocrypto Research menyebut penutupan harian di atas US$81.800 diperlukan sebagai konfirmasi, sementara US$75.000 menjadi area penting di sisi bawah.

Apakah sekarang waktu yang tepat membeli Bitcoin?

Tidak ada waktu yang dapat dijamin sebagai waktu terbaik untuk membeli Bitcoin. Investor perlu mempertimbangkan harga, tujuan investasi, jangka waktu, toleransi risiko, serta kondisi pasar sebelum mengambil keputusan.

Mengapa harga kripto berbeda di setiap aplikasi?

Harga dapat berbeda karena setiap platform menggunakan sumber likuiditas, bursa, waktu pembaruan, dan mekanisme perdagangan yang berbeda.


Kesimpulan

Harga kripto hari ini 31 Agustus 2026 menunjukkan mayoritas aset dalam daftar Trading Economics bergerak menguat. Bitcoin berada di 78.394 (+0,92 persen), sedangkan Ethereum berada di 2.445,28 (+1,12 persen).

Perhatian berikutnya tertuju pada apakah Bitcoin mampu menembus area US$80.000-US$81.800 dan mempertahankan momentum menuju September. Namun, volatilitas tetap menjadi risiko utama sehingga keputusan investasi perlu dilakukan dengan manajemen risiko yang baik.

Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset kripto. Aset kripto memiliki risiko tinggi, termasuk kemungkinan kehilangan sebagian atau seluruh modal. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Harga Asuransi Mobil 2026: Cara Menghitung Premi dan Mendapatkan Perlindungan Lebih Murah
BI Rate 5,75 Persen, Cadangan Devisa Indonesia Tembus US$146,32 Miliar per September 2026
Dow Jones Tembus 51.999, Wall Street Menguat 0,73%, Bagaimana Nasib IHSG dan Rupiah?
ASX 200 Today: Australian Shares Slip as BHP and Rio Tinto Sink Nearly 5%
Low Tuck Kwong Borong 100 Juta Saham BYAN Senilai Rp1,12 Triliun, Kepemilikan Naik Jadi 10,25%
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$459,3 Miliar pada Agustus 2026, Ini Penjelasan BI
Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter BBM ke Bali, 60 SPBU Disiapkan Buka 24 Jam
IHSG Dibuka Anjlok ke 5.900, Saham GOTO Ambles 7,14%, Investor Waspadai Inflasi AS
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Harga Asuransi Mobil 2026: Cara Menghitung Premi dan Mendapatkan Perlindungan Lebih Murah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:02 WIB

Dow Jones Tembus 51.999, Wall Street Menguat 0,73%, Bagaimana Nasib IHSG dan Rupiah?

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:54 WIB

ASX 200 Today: Australian Shares Slip as BHP and Rio Tinto Sink Nearly 5%

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Low Tuck Kwong Borong 100 Juta Saham BYAN Senilai Rp1,12 Triliun, Kepemilikan Naik Jadi 10,25%

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus US$459,3 Miliar pada Agustus 2026, Ini Penjelasan BI

Berita Terbaru