Rupiah Tertekan Lagi Hari Ini! Dolar AS Dekati Rp18.000, Ini Penyebab dan Dampaknya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Rabu, 29 Juli 2026. Mata uang Garuda diperkirakan bergerak di kisaran Rp17.960 hingga Rp18.020 per dolar AS, membuat level Rp18.000 kembali menjadi sorotan pelaku pasar.

Kondisi tersebut terjadi ketika investor di seluruh dunia memilih menunggu hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat. Pasar memperkirakan bank sentral AS masih akan mempertahankan suku bunga, namun arah kebijakan selanjutnya tetap menjadi perhatian utama.

Pada penutupan perdagangan Selasa (28/7), rupiah berada di level Rp17.962 per dolar AS, atau melemah sekitar 0,15 persen. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) bertahan di kisaran 101,54, menunjukkan mata uang Negeri Paman Sam masih cukup kuat.

Tekanan terhadap rupiah tidak hanya berasal dari luar negeri. Pasar juga mencermati proses pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia setelah mundurnya Perry Warjiyo. Investor berharap pemerintah segera menetapkan gubernur definitif agar stabilitas kebijakan moneter tetap terjaga.

Baca Juga :  Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.843 per Dolar AS, The Fed dan MSCI Jadi Sorotan Investor

Analis menilai keputusan The Fed akan menjadi penentu arah pasar keuangan dalam beberapa hari ke depan. Jika bank sentral AS masih mempertahankan sikap ketat terhadap inflasi, dolar berpotensi semakin menguat dan memberikan tekanan tambahan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Selain itu, ketegangan geopolitik global juga masih membayangi pasar. Konflik di Timur Tengah yang sempat mendorong kenaikan harga minyak dunia membuat investor lebih berhati-hati dalam menempatkan dana di aset berisiko.

Meski demikian, sejumlah ekonom menilai pelemahan rupiah masih berada dalam kisaran yang dapat dikelola. Kebijakan Bank Indonesia serta masuknya kembali aliran modal asing menjadi faktor penting yang dapat membantu menjaga stabilitas nilai tukar dalam beberapa waktu ke depan.

Baca Juga :  Car Insurance Rates: 7 Ways to Lower Your Premium in 2026

Pelaku pasar kini menunggu hasil rapat FOMC beserta pernyataan Ketua The Fed yang diperkirakan akan memengaruhi pergerakan dolar AS, rupiah, pasar saham, hingga harga emas secara global.

FAQ

Mengapa rupiah melemah hari ini?
Karena pasar menunggu keputusan suku bunga The Fed, dolar AS menguat, dan investor mencermati transisi kepemimpinan Bank Indonesia.

Berapa proyeksi kurs rupiah hari ini?
Diperkirakan berada di kisaran Rp17.960 hingga Rp18.020 per dolar AS.

Apakah rupiah bisa kembali menguat?
Peluangnya tetap ada jika sentimen global membaik, arus modal asing kembali masuk, dan kebijakan Bank Indonesia mampu menjaga kepercayaan pasar.

Apa dampak rupiah melemah?
Pelemahan rupiah dapat meningkatkan biaya impor, memengaruhi harga barang, serta berdampak pada pergerakan pasar saham dan harga emas. (Tim )

Editor : FANDA YOSEPHTA

Berita Terkait

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 September 2026 Turun Lagi, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 September 2026: 1 Gram Rp2,631 Juta, Cek Buyback
CLARITY Act Gagal di Senat AS, Bitcoin Tertekan Lebih dari 5 Persen
Best Accounting Software for Small Business in 2026: Top Options Compared
The Fed Naikkan Suku Bunga 16 September 2026? Ini Sinyal Terbaru dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, Saham
Suku Bunga The Fed 16 September 2026: Diprediksi Naik 25 Bps, Jadi 3,75%-4%
Best Home Insurance Companies in 2026: Coverage and Costs Compared
Best AI Tools for Small Businesses in 2026: Save Time and Cut Costs
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:16 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 16 September 2026 Turun Lagi, Cek Antam, UBS, Galeri 24 dan Buyback

Rabu, 16 September 2026 - 07:41 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 16 September 2026: 1 Gram Rp2,631 Juta, Cek Buyback

Rabu, 16 September 2026 - 05:01 WIB

Best Accounting Software for Small Business in 2026: Top Options Compared

Rabu, 16 September 2026 - 03:02 WIB

The Fed Naikkan Suku Bunga 16 September 2026? Ini Sinyal Terbaru dan Dampaknya ke Rupiah, Emas, Saham

Rabu, 16 September 2026 - 00:02 WIB

Suku Bunga The Fed 16 September 2026: Diprediksi Naik 25 Bps, Jadi 3,75%-4%

Berita Terbaru