Rumah Penuh Sampah Jadi Rebutan dan Laku Rp 21,5 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AUSTRALIA-Sebuah properti tak terawat di kawasan Brookfield mengejutkan publik setelah berhasil terjual dengan harga fantastis, setara Rp 21,5 miliar. Padahal, kondisi rumah tersebut jauh dari kata layak huni karena dipenuhi tumpukan sampah, barang rongsokan, hingga kotoran hewan.

Rumah empat kamar tidur itu berdiri di atas lahan seluas 10.000 meter persegi di 77 Nioka Street, sekitar wilayah pinggiran Brisbane. Bangunan tersebut telah lama tidak dirawat, sehingga halaman dan bagian belakangnya dipenuhi semak belukar, puing, serta kolam renang yang kotor.

Lelang Digelar di Pinggir Jalan

Properti ini dilelang pada 10 Februari 2026 oleh Queensland Public Trustee. Karena kondisi di dalam rumah dinilai berbahaya, peserta lelang tidak diizinkan melakukan inspeksi interior. Proses penawaran pun dilakukan di luar area rumah.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Departs for Washington DC, Set for Bilateral Meeting with Donald Trump

Sebanyak 40 orang tercatat sebagai peserta resmi, dengan sekitar 130 orang hadir menyaksikan jalannya lelang yang berlangsung sekitar 25 menit.

Penawaran dibuka dari US$ 800 ribu atau sekitar Rp 13,4 miliar. Harga dengan cepat merangkak naik hingga melewati US$ 1 juta. Persaingan semakin ketat ketika dua penawar tersisa saling menaikkan angka hingga akhirnya berhenti di US$ 1,28 juta atau setara Rp 21,5 miliar.

Lokasi Jadi Kunci Utama

Meski kondisi fisik bangunan sangat memprihatinkan, lokasi menjadi faktor utama tingginya minat pembeli. Brookfield dikenal sebagai kawasan hunian eksklusif dengan lingkungan hijau, lahan luas, dan nilai properti yang stabil.

Baca Juga :  Prabowo Tiba di Jakarta, Bawa Komitmen Investasi Besar dari Tiga Negara Eropa

Sejumlah peserta lelang diduga merupakan warga lokal yang sudah memahami potensi kawasan tersebut, termasuk investor dan pengembang yang melihat peluang pembangunan ulang.

Namun, pemilik baru dipastikan harus mengeluarkan biaya besar untuk membersihkan seluruh isi rumah dan melakukan renovasi menyeluruh sebelum properti tersebut dapat difungsikan kembali.

Fenomena ini menunjukkan bahwa dalam dunia properti, nilai tanah dan lokasi sering kali jauh lebih menentukan dibanding kondisi bangunan itu sendiri.

Berita Terkait

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran
Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia
Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS
Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump
Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS
Gaji dan Fasilitas Presiden Amerika Serikat: Angka Fantastis, Apa Saja yang Didapat?
Trump Puji Prabowo di Board of Peace: “Saya Tak Ingin Melawannya”
Pola Tidur Warga di Negara Tanpa Malam: Norwegia, Finlandia, dan Islandia
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:32 WIB

Di Balik Performa Apik Maarten Paes: Nilai Transfer dan Gajinya Bikin Penasaran

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:07 WIB

Tarif Trump Dibatalkan Mahkamah Agung AS, Ini Sikap Pemerintah Indonesia

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:53 WIB

Trump Umumkan Tarif Global 10% Setelah Kalah di Mahkamah Agung AS

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:43 WIB

Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Global Trump

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:58 WIB

Prabowo dan Trump Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik RI–AS

Berita Terbaru