Produksi Padi Jambi Baru 71 Persen, Program Cetak Sawah Terus Digenjot

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung program pertanian nasional agar tidak sekadar menjadi wacana, melainkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani.

Pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, dalam kegiatan Tanam Padi Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, Selasa (21/04/2026).

Kegiatan ini turut diikuti oleh 16 provinsi di Indonesia secara daring, serta dihadiri Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arif, bersama jajaran Forkopimda, OPD, penyuluh pertanian, dan para petani.

Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan Program Pertanian

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani agar program pertanian berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Kami di daerah siap mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat. Yang terpenting, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para petani,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan momentum musim tanam, mengingat faktor cuaca tidak dapat dikendalikan. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan.

Baca Juga :  Koordinasi GTK 2026, Gubernur Al Haris Bahas Solusi Guru Paruh Waktu

Produksi Padi Jambi Masih Perlu Ditingkatkan

Gubernur mengungkapkan bahwa produksi padi di Provinsi Jambi saat ini baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan konsumsi daerah. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 29 persen untuk mencapai swasembada pangan.

Sebagai langkah konkret, program Cetak Sawah Rakyat terus digencarkan. Pada tahun 2025, realisasi cetak sawah di Jambi mencapai 1.469,51 hektare, sementara pada 2026 direncanakan seluas 1.009,32 hektare yang tersebar di beberapa kabupaten seperti Bungo, Tebo, Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Kerinci, dan Batang Hari.

“Pemerintah Provinsi Jambi bersama pemerintah kabupaten/kota siap bersinergi menyukseskan program ini demi memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Dukungan Pusat: Benih, Pupuk, dan Alsintan

Gubernur Al Haris juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang telah memberikan dukungan berupa benih unggul, pupuk bersubsidi, serta alat dan mesin pertanian (alsintan). Dukungan tersebut dinilai sangat membantu meningkatkan produktivitas petani.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya petani, untuk memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal agar hasil pertanian semakin meningkat.

Baca Juga :  Ramadan Penuh Kebersamaan, Al Haris Gelar Buka Puasa Bersama Warga

Wamentan: Manfaatkan Musim Hujan untuk Tanam

Sementara itu, Wamentan Sudaryono mengingatkan bahwa momentum musim hujan harus dimanfaatkan secara maksimal untuk percepatan tanam, mengingat potensi datangnya fenomena El Niño yang dapat menyebabkan kekeringan.

“Air adalah faktor utama yang tidak bisa disediakan oleh pemerintah. Hujan tidak bisa kita ciptakan. Karena itu, manfaatkan musim hujan untuk menanam sekarang,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh kepala daerah dan stakeholder untuk menggerakkan percepatan tanam di semua lahan potensial, baik lahan baru, lahan reguler, maupun lahan rawa.

Selain itu, Wamentan membuka ruang komunikasi bagi petani dan pemerintah daerah untuk menyampaikan kebutuhan di lapangan, mulai dari benih hingga alsintan.

Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Kunjungan kerja ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah. Program yang dijalankan diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, Provinsi Jambi diharapkan mampu mencapai kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Tabligh Akbar BKMT Jambi, Wagub Sani Tekankan Sinergi Umat dan Pemerintah
Wamentan dan Gubernur Jambi Dorong Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan
APPSI Jambi Resmi Dilantik
Magang APBD 2026 Jakarta Selatan Dibuka! Uang Saku Rp2,5 Juta Siap Cair
Wako Sungai Penuh Hadiri Rakornas Kekeringan 2026, Siap Jaga Ketahanan Pangan
Tim Basket Jambi Siap Berlaga di DBL Nasional 2026
Liga 4 Jambi Berakhir Dramatis, Persebri Wakili Jambi ke Tingkat Nasional
Lowongan Dewan Pengawas Perumda Sungai Penuh Dibuka, Ini Syaratnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 06:00 WIB

Produksi Padi Jambi Baru 71 Persen, Program Cetak Sawah Terus Digenjot

Rabu, 22 April 2026 - 04:00 WIB

Tabligh Akbar BKMT Jambi, Wagub Sani Tekankan Sinergi Umat dan Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 02:00 WIB

Wamentan dan Gubernur Jambi Dorong Modernisasi Pertanian dan Ketahanan Pangan

Rabu, 22 April 2026 - 00:08 WIB

APPSI Jambi Resmi Dilantik

Selasa, 21 April 2026 - 23:05 WIB

Magang APBD 2026 Jakarta Selatan Dibuka! Uang Saku Rp2,5 Juta Siap Cair

Berita Terbaru

Asuransi Kendaraan

Cara Klaim Asuransi Mobil Tanpa Ribet, Cukup Online dan Cepat Cair

Rabu, 22 Apr 2026 - 08:00 WIB