KAYONEWS-Warga Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci diimbau untuk lebih berhati-hati saat membeli perhiasan emas. Imbauan ini muncul menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait perubahan warna emas yang menjadi kusam, kehitaman, atau kehijauan setelah beberapa waktu digunakan.
Perubahan warna pada emas sering kali disalahartikan sebagai penurunan kadar atau indikasi emas palsu. Padahal, secara ilmiah, emas murni tidak mudah bereaksi secara kimia. Perubahan warna tersebut umumnya terjadi akibat reaksi oksidasi pada logam campuran seperti tembaga dan perak yang digunakan dalam proses pembuatan perhiasan.
Reaksi oksidasi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor sehari-hari, seperti keringat tubuh yang bersifat asam, paparan parfum, losion, sabun, hingga bahan kimia seperti klorin saat berenang. Interaksi zat-zat tersebut dengan logam campuran membuat permukaan perhiasan tampak kusam atau menghitam, meski emas murninya tidak rusak.
Emas dengan kadar rendah atau yang dikenal sebagai emas muda, seperti emas 9 karat atau 10 karat, lebih rentan mengalami perubahan warna. Hal ini disebabkan persentase logam campuran yang lebih tinggi dibandingkan emas tua, sehingga proses oksidasi berlangsung lebih cepat dan terlihat jelas.
Selain faktor kimia, gesekan akibat pemakaian sehari-hari juga berpengaruh. Perhiasan yang sering digunakan dapat mengalami pengikisan lapisan luar, terutama pada bagian yang sering bergesekan, sehingga memunculkan lapisan tipis gelap atau patina seiring waktu pemakaian.
Meski demikian, perubahan warna tidak selalu berarti kadar emas menurun.
Dalam banyak kasus, warna gelap hanya terjadi di permukaan dan dapat kembali cerah setelah dibersihkan secara profesional. Namun, kadar emas memang bisa berkurang secara fisik jika terjadi pengikisan terus-menerus atau perawatan yang salah menggunakan bahan kimia keras.
Masyarakat disarankan untuk lebih teliti sebelum membeli emas dengan memastikan kadar, cap karat, serta reputasi toko emas. Meminta nota pembelian dan sertifikat kadar juga penting sebagai bukti keaslian dan kualitas perhiasan yang dibeli.
Untuk menjaga kualitas perhiasan, warga dianjurkan menghindari penggunaan emas saat beraktivitas berat, mandi, atau berenang, serta menyimpan perhiasan di tempat aman agar tidak saling bergesekan. Dengan perawatan yang tepat dan pemahaman yang benar, emas dapat tetap awet dan bernilai dalam jangka panjang. (fyo)
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









