Pemkot Sungai Penuh Optimistis Capai Target Swasembada Pangan Tahun 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAIPENUH — Upaya mengejar target Swasembada Pangan 2025 kembali diperkuat Pemerintah Kota Sungai Penuh. Pemkot bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Jambi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar di Aula Kantor Wali Kota, Kamis (4/12). Kegiatan ini menjadi ruang untuk meninjau sekaligus memastikan bahwa seluruh program pertanian berjalan sesuai sasaran dan kebutuhan di lapangan.

Selama tahun 2025, berbagai program intensifikasi dan ekstensifikasi telah dijalankan. Melalui Monev kali ini, pemerintah ingin mengukur seberapa besar efektivitas program tersebut dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah. Evaluasi dinilai penting agar setiap kebijakan yang diterapkan benar-benar mendukung produktivitas pertanian dan berdampak langsung bagi petani.

Baca Juga :  Turnamen Layang-Layang IPDB Dusun Baru 2025 Resmi Dibuka, Hadiah Total Rp 7 Juta Diperebutkan

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, dalam arahannya menyampaikan bahwa modernisasi pertanian harus terus dipacu. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dengan BPMP Jambi akan memperkuat proses alih teknologi kepada petani, mulai dari tahap pengolahan lahan hingga mekanisasi panen.

“Teknologi memiliki peran yang sangat besar dalam mendorong peningkatan hasil pertanian. Kita ingin setiap proses, dari hulu hingga hilir, semakin efisien sehingga produksi bisa meningkat,” ujar Wali Kota Alfin.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah mengingatkan bahwa ketersediaan sarana pendukung produksi tidak boleh luput dari perhatian. Ia menekankan pentingnya menjamin aliran pupuk, benih unggul, alat dan mesin pertanian, hingga suplai air irigasi tetap terpenuhi demi kelancaran proses tanam dan panen.

Baca Juga :  16 Kafilah Sungai Penuh Melaju ke Final MTQ Provinsi Jambi

“Upaya intensifikasi maupun ekstensifikasi tidak akan maksimal bila sarana pendukungnya tidak terpenuhi. Ini harus kita jaga bersama agar produksi tidak terganggu,” tegasnya.

Melalui Monev ini, Pemkot Sungai Penuh berharap dapat merumuskan langkah strategis yang lebih tepat untuk mempercepat tercapainya Swasembada Pangan 2025. Pemerintah optimistis ketahanan pangan daerah akan semakin solid dan kesejahteraan petani terus meningkat. (ded)

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat
Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026
Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti
Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko
Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule
PLN Umumkan Padam Listrik 4 Jam di Sungai Penuh dan Kerinci Besok, Cek Daerah Terdampak
Kota Sungai Penuh Raih WTP ke-14 dari BPK RI, Bukti Tata Kelola APBD dan Transparansi Keuangan Daerah Makin Kuat
Wako Alfin Lantik Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan 2026-2030, Fokus Tingkatkan Layanan Air Bersih dan Tata Kelola
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:06 WIB

Nasib Gaji dan Kontrak PPPK 2026 Masih Menggantung, Pemkot Sungai Penuh Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:36 WIB

Proyek Pengendalian Banjir Batang Merao Dikebut, Selesai Akhir 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:29 WIB

Tiga Mantan Pejabat Berebut Kursi Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Dusun Baru Masih Tunggu Figur Pengganti

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:00 WIB

Masyarakat Adat 6 Luhah Sungai Penuh Sambut Bambu Karamentang 30 Meter, Simbol Persatuan Jelang Kenduri Sko

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:54 WIB

Semarak Kenduri Sko Sungai Penuh, Luhah Dasira Arak Bambu Panjang 40 Meter Diiringi Lagu Ala Yamule

Berita Terbaru