Pejabat Dinkes Kerinci Dilantik, Sosok Berprestasi Justru Tersisih

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI-Pelantikan pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali meninggalkan catatan kritis. Wakil Bupati Kerinci, Murison, resmi melantik sejumlah pejabat baru, mulai dari posisi camat hingga beberapa kepala bidang di dinas strategis.

Dari daftar tersebut, perhatian publik tertuju pada Dinas Kesehatan yang kini diisi wajah-wajah baru, tanpa satu pun pejabat lama yang sebelumnya dikenal berjasa memperjuangkan anggaran pusat untuk pembangunan fasilitas kesehatan.

Beberapa pejabat lama di Dinas Kesehatan Kerinci tercatat memiliki rekam jejak panjang dalam mengawal proses pengajuan dana pusat, mulai dari pembangunan rumah sakit hingga puskesmas.

Namun, nama-nama itu tak terlihat dalam komposisi pejabat yang dilantik. Pergantian ini menimbulkan tanya di kalangan internal maupun publik tentang dasar pertimbangan mutasi yang dilakukan.

Seorang sumber yang mengetahui proses pelantikan itu mengatakan kepada kayonews bahwa pejabat yang selama ini bekerja keras justru tidak mendapatkan ruang dalam struktur baru.

Baca Juga :  Jabatan Aman, Ritme Kerja Menurun ? Warga Soroti Kinerja Dinas Kebersihan Sungai Penuh

Ia menilai perubahan tersebut tidak mencerminkan penghargaan terhadap kinerja dan capaian yang telah diberikan untuk daerah.

“Orang-orang yang telah berprestasi dan serius memperjuangkan anggaran pusat untuk pembangunan rumah sakit dan puskesmas tidak dipakai,” ujar sumber itu.

Menurutnya, pola seperti ini bukan hal baru dalam birokrasi Kerinci. Ia menyebut prestasi dan kontribusi tidak selalu menjadi ukuran dalam pertimbangan peningkatan karir aparatur sipil negara.

Pergeseran jabatan kerap dipandang lebih ditentukan oleh faktor lain yang tidak berkaitan langsung dengan kualitas kinerja maupun profesionalitas.

Sumber itu menambahkan bahwa budaya tersebut juga terlihat di dinas-dinas lain, di mana ASN dengan rekam jejak baik belum tentu menjadi prioritas dalam proses penempatan jabatan.

Situasi ini, menurutnya, dapat menurunkan motivasi pegawai yang selama ini bekerja keras untuk membawa program daerah agar mendapatkan dukungan pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pendaftaran Polri 2026 Resmi Dibuka! Ini Syarat dan Cara Daftar Akpol, Bintara, dan Tamtama

Sejumlah pengamat lokal menilai bahwa perubahan pejabat merupakan kewenangan kepala daerah, namun tetap harus dilakukan dengan mempertimbangkan konsistensi kinerja birokrasi.

Menurut mereka, mengabaikan pejabat yang memiliki kontribusi besar dapat berdampak pada keberlanjutan program strategis daerah, termasuk sektor kesehatan yang membutuhkan kesinambungan pengelolaan.

Dinas Kesehatan Kerinci dalam beberapa tahun terakhir tengah mengelola berbagai program besar, termasuk pembangunan rumah sakit, peningkatan pelayanan puskesmas, dan penguatan sistem kesehatan daerah.

Pergantian pejabat tanpa mempertimbangkan pengalaman dianggap dapat menimbulkan ketidakpastian dalam lanjutan program yang telah disusun.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kabupaten Kerinci belum memberikan keterangan resmi terkait alasan perombakan pejabat di Dinas Kesehatan dan dinas lainnya.

Publik kini menunggu bagaimana kebijakan baru ini akan mempengaruhi arah pembangunan sektor kesehatan ke depan.(fyo)

Penulis : Fanda Yosephta

Editor : Dedi Dora

Berita Terkait

Biaya Terapi Kanker 2026: Imunoterapi hingga Kemoterapi, Berapa Dana yang Harus Disiapkan?
Heboh! BPOM Temukan Ratusan Ribu Link Jual Kosmetik Ilegal Online
Cuma 5 Menit! Olahraga Ringan Ini Bisa Bantu Turunkan Gula Darah Secara Alami
Biaya Cuci Darah 2026 Terbaru: Berapa Tarif Hemodialisis di Indonesia? Simak Rincian Biaya, BPJS, dan Cara Mendapatkan Layanan
Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi
Prabowo Resmi Terapkan Ekspor Sawit dan Batu Bara Satu Pintu via BUMN
Terapi Kanker Modern 2026: Teknologi Terbaru yang Memberi Harapan Baru bagi Pasien
Medical Check Up Lengkap: Harga, Manfaat, dan Waktu Terbaik Melakukannya
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Biaya Terapi Kanker 2026: Imunoterapi hingga Kemoterapi, Berapa Dana yang Harus Disiapkan?

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:00 WIB

Heboh! BPOM Temukan Ratusan Ribu Link Jual Kosmetik Ilegal Online

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:00 WIB

Cuma 5 Menit! Olahraga Ringan Ini Bisa Bantu Turunkan Gula Darah Secara Alami

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:04 WIB

Biaya Cuci Darah 2026 Terbaru: Berapa Tarif Hemodialisis di Indonesia? Simak Rincian Biaya, BPJS, dan Cara Mendapatkan Layanan

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:35 WIB

Program MBG Tak Lagi Bergantung Dapur Baru, Kantin Sekolah Jadi Solusi

Berita Terbaru