OpenClaw Resmi Hadir di Android dan iPhone, AI Agent Kini Bisa Jalankan Tugas Otomatis

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAYONEWS.CO.ID – Persaingan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin memanas. Proyek AI agent open source OpenClaw resmi meluncurkan aplikasi untuk perangkat Android dan iPhone. Kehadiran aplikasi ini menjadi langkah besar karena pengguna kini bisa mengakses teknologi AI agent langsung dari smartphone, tanpa harus selalu berada di depan komputer.

Selama ini OpenClaw lebih dikenal di kalangan pengembang karena harus dijalankan melalui komputer, server pribadi, atau layanan pesan seperti WhatsApp, Telegram, dan Discord. Kini, melalui aplikasi resmi yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store, pengguna dapat memantau aktivitas AI dari mana saja menggunakan ponsel.

Namun, OpenClaw bukan aplikasi chatbot biasa seperti ChatGPT atau Gemini. Setelah diunduh, aplikasi ini tetap membutuhkan Gateway, yaitu layanan yang dijalankan di komputer Windows, macOS, Linux, atau server pribadi. Aplikasi di smartphone berfungsi sebagai pendamping yang terhubung dengan Gateway sehingga seluruh proses AI tetap berjalan dengan aman.

Keunggulan utama OpenClaw terletak pada kemampuannya sebagai AI Agent. Teknologi ini tidak hanya menjawab pertanyaan, tetapi juga mampu menjalankan berbagai tugas secara otomatis. Pengguna dapat meminta AI membersihkan email yang menumpuk, mengatur jadwal kalender, mengirim email, hingga mengotomatisasi berbagai pekerjaan rutin yang biasanya dilakukan secara manual.

Baca Juga :  WhatsApp Plus Resmi Hadir di Indonesia, Langganan Mulai Rp13.900 per Bulan, Fitur Premium Ini Jadi Incaran Pengguna

Peluncuran aplikasi mobile juga membawa kemampuan baru. Setelah memperoleh izin pengguna, OpenClaw dapat mengakses kamera, lokasi perangkat, tangkapan layar, notifikasi, serta fitur percakapan suara atau Talk Mode. Berbagai akses tersebut membuat AI mampu membantu pengguna menyelesaikan tugas secara lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya itu, pengguna juga akan menerima notifikasi ketika AI berhasil menyelesaikan pekerjaan atau membutuhkan persetujuan sebelum melakukan tindakan tertentu. Sistem ini membuat pengguna tetap memiliki kendali penuh terhadap aktivitas AI sehingga keamanan data tetap terjaga.

OpenClaw dikembangkan oleh Peter Steinberger sebagai proyek AI agent open source yang mendukung berbagai model AI populer, termasuk OpenAI, Anthropic, hingga DeepSeek. Fleksibilitas tersebut membuat pengguna bebas memilih model AI yang sesuai dengan kebutuhan tanpa harus terikat pada satu penyedia layanan.

Peluncuran aplikasi Android dan iPhone ini juga menjadi sinyal bahwa persaingan AI mulai bergeser dari chatbot menuju AI agent. Ke depan, perusahaan teknologi diperkirakan akan berlomba menghadirkan asisten digital yang bukan hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat menyelesaikan pekerjaan secara mandiri. Tren ini diyakini akan menjadi arah baru perkembangan kecerdasan buatan dalam beberapa tahun mendatang.

Baca Juga :  Infinix XBOOK 14 NEO Segera Rilis di Indonesia, Bobot 1,2 Kg dan Tahan Banting

FAQ

Apa itu OpenClaw?
OpenClaw adalah AI agent open source yang dapat menjalankan berbagai tugas otomatis menggunakan model AI dari berbagai penyedia.

Apakah OpenClaw gratis?
Aplikasi dapat diunduh secara gratis, tetapi pengguna tetap memerlukan Gateway yang dijalankan di komputer atau server.

Apakah OpenClaw bisa langsung digunakan setelah diinstal?
Tidak. Pengguna harus menghubungkan aplikasi dengan Gateway terlebih dahulu.

Apa perbedaan OpenClaw dengan chatbot AI?
Chatbot hanya menjawab pertanyaan, sedangkan OpenClaw dapat menjalankan tugas seperti mengelola email, kalender, dan otomatisasi pekerjaan.

Apakah OpenClaw tersedia di Android dan iPhone?
Ya. Aplikasi resmi sudah tersedia di Google Play Store dan Apple App Store.

Bisakah OpenClaw mengakses kamera dan lokasi?
Bisa, tetapi hanya setelah pengguna memberikan izin akses pada aplikasi.

Apakah OpenClaw aman digunakan?
Pengguna tetap memiliki kendali karena AI akan meminta persetujuan sebelum menjalankan tindakan penting dan mengirim notifikasi saat tugas selesai. Tim

Berita Terkait

Telkomsel 5G vs WiFi, Mana yang Lebih Cepat? Ini Perbandingannya
iPad Gen 12 Segera Hadir? Ini Bocoran Chip, RAM dan Konektivitasnya
Honor Magic 9 Pro Max Dibanderol Rp17 Jutaan, Bawa Kamera 200 MP
iPhone Duo Hadapi Sorotan Debu dan Reparasi, Ini yang Perlu Diketahui
Huawei Watch GT 7 Series Segera Hadir di Indonesia, Ini Peningkatan Fitur dan Spesifikasinya
Siapa Fei-Fei Li? Ilmuwan AI di Balik World Labs yang Dibeli AMD Rp129 Triliun
iQOO Pad Ultra Resmi Diperkenalkan, Tablet Gaming OLED 165Hz dan RAM 16GB
Yamaha Catat Ekspor 3 Juta Unit, Motor Buatan Indonesia Mendunia
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Telkomsel 5G vs WiFi, Mana yang Lebih Cepat? Ini Perbandingannya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00 WIB

iPad Gen 12 Segera Hadir? Ini Bocoran Chip, RAM dan Konektivitasnya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:03 WIB

Honor Magic 9 Pro Max Dibanderol Rp17 Jutaan, Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:00 WIB

iPhone Duo Hadapi Sorotan Debu dan Reparasi, Ini yang Perlu Diketahui

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Series Segera Hadir di Indonesia, Ini Peningkatan Fitur dan Spesifikasinya

Berita Terbaru