SUNGAIPENUH-Data INAPROC/SPSE Pemerintah Provinsi Jambi memperlihatkan sejumlah paket pekerjaan yang berada di Kota Sungai Penuh pada Tahun Anggaran 2026. Jika dihitung berdasarkan paket unik yang terlihat, nilai HPS mencapai sekitar Rp4,52 miliar.
Angka tersebut menarik perhatian karena muncul ketika Pemprov Jambi sedang membahas perubahan APBD 2026. Pada September 2026, DPRD dan Pemprov Jambi menyepakati rancangan perubahan KUA-PPAS dengan pendapatan daerah sekitar Rp3,97 triliun dan belanja sekitar Rp4,04 triliun.
Dari data SPSE, porsi terbesar untuk Sungai Penuh berada pada sektor persampahan. Pembangunan Tempat Pengolah Sampah Kota Sungai Penuh memiliki HPS sekitar Rp2,7 miliar. Paket ini menjadi proyek dengan nilai terbesar dalam daftar yang terlihat.
Tidak berhenti pada pembangunan fisik, terdapat pula paket pendukung. Perencanaan Teknis Pembangunan Tempat Pengolah Sampah tercatat sekitar Rp199,9 juta. Sementara Pengawasan Teknis Pembangunan Tempat Pengolah Sampah sekitar Rp124 juta. Jika digabung, tiga paket persampahan tersebut mencapai sekitar Rp3,02 miliar.
Sektor jalan juga mendapat porsi dalam daftar tersebut. Rehabilitasi Jalan Depati Parbo Kota Sungai Penuh tercatat sekitar Rp899,7 juta. Kemudian terdapat paket Pemeliharaan Jalan Ujun–Batas Kerinci/Batas Kota Sungai Penuh dengan HPS sekitar Rp449,6 juta.
Ada pula paket pengawasan rehabilitasi dan pemeliharaan jalan dengan nilai sekitar Rp149,7 juta. Jika seluruh paket jalan yang unik dijumlahkan, nilainya mencapai sekitar Rp1,50 miliar. Dengan sektor persampahan, totalnya menjadi Rp4,5229 miliar.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diperhatikan pembaca. Dalam data SPSE pada tangkapan layar, paket pemeliharaan jalan senilai sekitar Rp449,6 juta muncul dengan status Tender Ulang dan Tender Gagal. Karena itu, kedua baris tersebut tidak seharusnya langsung dihitung sebagai dua proyek berbeda. Jika dihitung dua kali, nilai anggaran akan terlihat lebih besar dari yang sebenarnya.
Angka Rp4,52 miliar juga tidak boleh langsung disebut sebagai seluruh anggaran Pemprov Jambi untuk Sungai Penuh. Nilai tersebut merupakan total HPS paket pengadaan yang teridentifikasi dalam data SPSE yang ditampilkan. Untuk mendapatkan angka keseluruhan, perlu ditelusuri seluruh DPA/DPPA OPD Provinsi Jambi, termasuk program kesehatan, pendidikan, jalan, bantuan keuangan, hibah, serta kegiatan lain yang lokasinya berada di Sungai Penuh. Apalagi Banggar DPRD Jambi sendiri meminta agar perubahan APBD 2026 dikelola secara efektif, efisien, transparan, serta diarahkan pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat.
Rincian sementara:
| Sektor | Nilai HPS |
|---|---|
| Tempat Pengolah Sampah | Rp2,700 miliar |
| Perencanaan teknis sampah | Rp199,9 juta |
| Pengawasan teknis sampah | Rp124 juta |
| Rehabilitasi Jalan Depati Parbo | Rp899,7 juta |
| Pemeliharaan Jalan Ujun–Batas Kerinci/Batas Kota | Rp449,6 juta |
| Pengawasan jalan | Rp149,7 juta |
| Total | Rp4,5229 miliar |
Penulis : Fanda Yosephta
Editor : Fanda Yosephta









