Jakarta-Kredit Usaha Rakyat atau KUR menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan modal. Namun, banyak calon pengusaha bertanya apakah usaha yang baru berdiri bisa langsung mengajukan KUR 2026.
Jawabannya, tidak semua usaha baru otomatis memenuhi persyaratan KUR. Salah satu ketentuan yang perlu diperhatikan adalah lama usaha. Informasi pada laman resmi KUR pemerintah dan sejumlah penyalur mencantumkan ketentuan usaha telah berjalan minimal enam bulan untuk skema tertentu.
Artinya, pelaku UMKM yang baru membuka usaha dan belum memiliki riwayat kegiatan usaha selama enam bulan perlu memperhatikan skema yang tersedia. Bank juga akan menilai apakah usaha tersebut produktif, layak, serta mampu membayar kewajiban kredit. Pemerintah menjelaskan bahwa KUR ditujukan bagi usaha produktif dan layak yang belum sepenuhnya bankable.
Namun, terdapat pengecualian pada skema KUR tertentu yang memungkinkan usaha dengan usia kurang dari enam bulan. Laman kebijakan KUR pemerintah menjelaskan bahwa KUR Super Mikro pernah dirancang tanpa syarat minimal lama usaha. Calon penerima dengan usaha kurang dari enam bulan dapat memenuhi persyaratan melalui pelatihan atau pendampingan usaha.
Karena itu, pemilik usaha baru sebaiknya tidak langsung menganggap pengajuan KUR pasti ditolak. Calon debitur dapat menanyakan skema yang sesuai kepada bank penyalur. Persyaratan juga dapat berbeda berdasarkan jenis KUR, plafon, sektor usaha dan kebijakan penyalur.
Selain lama usaha, calon debitur perlu menyiapkan identitas dan dokumen usaha. Dokumen yang umumnya dibutuhkan antara lain KTP, Kartu Keluarga dan bukti legalitas usaha. Bank juga dapat melakukan penilaian terhadap kondisi usaha dan riwayat kredit calon debitur.
Kebijakan KUR 2026 sendiri tetap diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan UMKM. Pemerintah menetapkan target penyaluran KUR 2026 sebesar Rp295 triliun. Pemerintah juga menetapkan arah peningkatan pembiayaan untuk sektor produksi.
Dengan demikian, UMKM yang baru berdiri tetap memiliki peluang mendapatkan pembiayaan, tetapi tidak semua skema KUR dapat langsung digunakan. Jika usaha belum berusia enam bulan, calon debitur sebaiknya mengecek skema yang memungkinkan serta menyiapkan legalitas dan catatan usaha. Setelah memenuhi persyaratan, pengajuan dapat dilakukan melalui bank atau lembaga penyalur KUR yang tersedia.
Berikut versi artikel yang bisa langsung dipakai untuk Kayonews.co.id. Saya cek aturan dan informasi KUR 2026 dari sumber pemerintah agar tidak mencampur ketentuan lama dengan kebijakan terbaru.
Judul utama: KUR untuk Usaha Baru 2026: Apakah UMKM yang Baru Berdiri Bisa Mengajukan?
Frasa kunci: KUR untuk usaha baru 2026
Meta description: Apakah UMKM baru bisa mengajukan KUR 2026? Simak syarat lama usaha, KUR Super Mikro, dokumen dan tips agar pengajuan lebih mudah.
FAQ KUR untuk Usaha Baru 2026
Apakah usaha baru bisa mengajukan KUR 2026?
Bisa untuk skema tertentu, tetapi persyaratan lama usaha perlu diperhatikan. Sejumlah penyalur mencantumkan minimal usaha berjalan enam bulan.
Apakah usaha belum 6 bulan bisa mendapatkan KUR?
Peluangnya bergantung pada skema KUR dan ketentuan penyalur. KUR Super Mikro memiliki ketentuan yang berbeda terkait lama usaha.
Apakah KUR harus memiliki usaha yang sudah berjalan?
Pada prinsipnya KUR ditujukan untuk kegiatan usaha produktif dan layak. Karena itu, calon debitur perlu menunjukkan kegiatan usaha yang dapat dinilai oleh penyalur.
Apa saja dokumen yang perlu disiapkan?
Umumnya KTP, KK dan dokumen legalitas usaha. Persyaratan tambahan dapat berbeda berdasarkan bank dan jenis KUR.
Berapa target penyaluran KUR 2026?
Pemerintah menetapkan arah kebijakan dengan target penyaluran KUR 2026 sebesar Rp295 triliun.
Apakah usaha baru sebaiknya langsung mengajukan KUR?
Sebaiknya calon debitur terlebih dahulu memastikan skema yang sesuai, legalitas usaha, kemampuan membayar dan persyaratan bank penyalur. (Tim)
Editor : Fanda Yosephta
Sumber Berita: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan laman resmi KUR pemerintah.









