Industri Kayu Bangkit! BRI Siapkan Kredit Bunga 6% dan Solusi Digital QLola, Peluang Bisnis Miliaran Terbuka di 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA– Kabar menggembirakan datang bagi pelaku industri kayu, furnitur, dan manufaktur Indonesia. resmi menghadirkan program pembiayaan berbunga rendah serta layanan digital bisnis modern dalam ajang Indowood Expo 2026 yang berlangsung di Surabaya. Langkah ini dinilai dapat menjadi katalis pertumbuhan industri sekaligus membuka peluang investasi dan ekspansi usaha bernilai miliaran rupiah.

Di tengah tantangan ekonomi global dan meningkatnya persaingan pasar ekspor, kebutuhan akan pembiayaan bisnis yang terjangkau menjadi faktor penting bagi pelaku industri. Melalui Kredit Industri Padat Karya (KIPK), BRI menawarkan bunga efektif hanya 6 persen per tahun. Program ini memungkinkan perusahaan melakukan modernisasi mesin produksi, meningkatkan kapasitas pabrik, hingga memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Indowood Expo 2026 sendiri menjadi salah satu pameran industri terbesar yang mempertemukan pelaku bisnis, investor, produsen mesin, dan perusahaan furnitur dari berbagai negara. Beragam teknologi canggih diperkenalkan, mulai dari mesin otomatis berbasis AI, sistem pemindai 3D, teknologi finishing modern, hingga solusi otomasi pabrik yang mampu meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.

Bagi perusahaan yang ingin mempercepat pertumbuhan bisnis, pembiayaan KIPK menjadi peluang menarik. Dana kredit dapat digunakan untuk pembelian mesin baru, peningkatan fasilitas produksi, hingga ekspansi kapasitas usaha. Dengan produktivitas yang lebih tinggi, perusahaan berpotensi meningkatkan omzet sekaligus memperluas pasar ekspor ke berbagai negara.

Baca Juga :  BI Rate Diproyeksi Naik Jadi 6% Hari Ini, Ini Dampaknya bagi KPR, Deposito, Pinjaman dan Rupiah

Selain pembiayaan, BRI juga memperkenalkan QLola by BRI sebagai solusi digital terintegrasi untuk dunia usaha. Platform ini membantu perusahaan mengelola transaksi keuangan, payroll karyawan, pembayaran tagihan, virtual account, supply chain management, trade finance, hingga manajemen likuiditas dalam satu sistem yang praktis dan aman.

Transformasi digital kini menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan modern. Penggunaan platform seperti QLola dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi risiko kesalahan administrasi keuangan. Tidak heran jika layanan digital korporasi menjadi salah satu tren bisnis yang banyak dicari oleh perusahaan skala menengah hingga besar pada 2026.

Pelaku usaha yang ingin mengakses program KIPK wajib memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki usaha produktif yang layak, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB), serta menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, perusahaan harus memiliki rekam jejak usaha yang baik dan memenuhi ketentuan industri padat karya yang ditetapkan pemerintah.

Analis menilai kombinasi antara pembiayaan murah dan digitalisasi bisnis dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia. Industri kayu dan furnitur yang selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa negara berpotensi mencatat pertumbuhan lebih tinggi apabila mampu memanfaatkan teknologi dan akses permodalan secara optimal.

Baca Juga :  Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini 29 Juli 2026 Berubah Lagi, Cek Daftar Lengkap Terbaru

Dengan hadirnya KIPK dan QLola by BRI di Indowood Expo 2026, pelaku usaha memiliki kesempatan besar untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, serta memperluas jaringan bisnis global. Program ini juga menjadi bukti bahwa akses pembiayaan dan transformasi digital kini semakin mudah dijangkau oleh dunia usaha Indonesia.

FAQ

Apa itu Kredit Industri Padat Karya (KIPK)?

KIPK adalah program pembiayaan pemerintah yang ditujukan untuk membantu industri padat karya melakukan modernisasi dan pengembangan usaha dengan bunga kompetitif.

Berapa bunga KIPK yang ditawarkan BRI?

BRI menawarkan suku bunga efektif sebesar 6 persen per tahun.

Apa manfaat QLola by BRI?

QLola membantu perusahaan mengelola transaksi bisnis, payroll, cash management, trade finance, dan berbagai kebutuhan perbankan korporasi dalam satu platform.

Siapa yang bisa mengajukan KIPK?

Perusahaan industri padat karya yang memenuhi persyaratan administrasi, operasional, dan kelayakan usaha.

Mengapa digitalisasi penting bagi bisnis?

Digitalisasi membantu meningkatkan efisiensi, keamanan transaksi, produktivitas, dan pengambilan keputusan berbasis data. Tim

Berita Terkait

BCA Salurkan KPR Rp144,3 Triliun hingga Juni 2026, Apa yang Terjadi dengan Pasar Rumah?
Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Purbaya Pastikan Subsidi BBM Masih Aman
BCA Siapkan Buyback Saham Rp5 Triliun hingga 2027, Investor Perlu Tahu 5 Hal Ini
Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal
KPR Ditolak Bank Padahal Gaji Cukup? Cek Faktor Ini
Kredit Tiba-Tiba Ditolak? Bisa Jadi Ini Penyebabnya di SLIK OJK
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 6.697,75, CUAN hingga ISAT Jadi Sorotan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

BCA Salurkan KPR Rp144,3 Triliun hingga Juni 2026, Apa yang Terjadi dengan Pasar Rumah?

Kamis, 10 September 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Purbaya Pastikan Subsidi BBM Masih Aman

Kamis, 10 September 2026 - 20:00 WIB

BCA Siapkan Buyback Saham Rp5 Triliun hingga 2027, Investor Perlu Tahu 5 Hal Ini

Kamis, 10 September 2026 - 17:12 WIB

Saham ANTM dan UNTR Tetap Menguat Saat Bisnis-27 dan IHSG Tertekan, Ini Daftarnya

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WIB

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS, Investor Waspadai Tekanan Global dan Risiko Fiskal

Berita Terbaru