Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya KUR dan Kredit Multiguna

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Google

Foto : Google

KAYONEWS-Perbedaan utama antara KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan Kredit Multiguna terletak pada tujuan penggunaan, bunga, sasaran nasabah, serta kebutuhan agunan.
KUR merupakan program pinjaman bersubsidi pemerintah dengan bunga rendah yang ditujukan khusus untuk pelaku UMKM, sedangkan Kredit Multiguna adalah kredit bank umum dengan bunga lebih tinggi dan penggunaan dana yang lebih fleksibel.
1. Tujuan Penggunaan
KUR hanya boleh digunakan untuk kegiatan usaha produktif, seperti modal kerja atau investasi usaha. Dana KUR tidak diperuntukkan bagi kebutuhan konsumtif.
Sebaliknya, Kredit Multiguna dapat digunakan secara bebas, baik untuk keperluan konsumtif (renovasi rumah, pendidikan, pernikahan) maupun produktif atau bisnis.
2. Suku Bunga
KUR memiliki bunga sangat rendah karena disubsidi pemerintah, umumnya sekitar 6% per tahun untuk pinjaman pertama.
Kredit Multiguna tidak mendapat subsidi, sehingga bunganya lebih tinggi, biasanya berada di kisaran 12–18% per tahun, tergantung kebijakan bank dan profil nasabah.
3. Target Nasabah
KUR ditujukan bagi pelaku UMKM yang layak secara usaha (bankable) tetapi belum memiliki agunan yang cukup.
Kredit Multiguna menyasar individu atau karyawan berpenghasilan tetap, dan umumnya mensyaratkan agunan seperti sertifikat rumah atau kendaraan.
4. Plafon dan Jangka Waktu
Plafon KUR relatif terbatas, umumnya hingga Rp500 juta, dengan tenor menyesuaikan jenis KUR.
Kredit Multiguna memiliki plafon lebih besar, bergantung pada nilai agunan dan kemampuan bayar nasabah. (*/net)
Baca Juga :  Pemerintah Resmi Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas Baru

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Apa Dampaknya bagi Rupiah, Investasi, dan Ekonomi Indonesia?
Rupiah Hari Ini Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Simak Dampaknya untuk Kredit, Investasi, dan Harga Barang
Cara Investasi Emas untuk Pemula agar Untung, Simak Strategi yang Tepat di 2026
Honda Brio vs Toyota Agya 2026, Mana City Car Paling Worth It untuk Harian?
Cara Melindungi Aset dari Inflasi, Strategi Investasi yang Banyak Dicari pada 2026
Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih
Laba Manulife Indonesia Melonjak 161,5% Jadi Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025
BCA Resmi Membagikan Dividen Interim Rp2,46 Triliun, Pemegang Saham BBCA Cairkan Dana Mulai 26 Juni 2026
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:30 WIB

APBN Mei 2026 Defisit Rp180,4 Triliun, Apa Dampaknya bagi Rupiah, Investasi, dan Ekonomi Indonesia?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:00 WIB

Cara Investasi Emas untuk Pemula agar Untung, Simak Strategi yang Tepat di 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:00 WIB

Honda Brio vs Toyota Agya 2026, Mana City Car Paling Worth It untuk Harian?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 09:00 WIB

Cara Melindungi Aset dari Inflasi, Strategi Investasi yang Banyak Dicari pada 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:00 WIB

Dreame Rilis 3 Smart Home Premium di Indonesia, Robot Vacuum hingga Air Purifier Canggih

Berita Terbaru