Ini 5 Titik Kemacetan Sungai Penuh yang Harus Dihindari Pengemudi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUNGAIPENUH – Kemacetan pada jam sibuk, terutama saat aktivitas sekolah pagi dan siang, menjadi rutinitas harian di Kota Sungai Penuh. Lonjakan kendaraan yang mengantar siswa serta aktivitas masyarakat membuat sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan cukup signifikan.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kemacetan umumnya terjadi pada pukul 06.50–07.30 WIB saat jam masuk sekolah, serta kembali memuncak pada jam pulang sekolah. Sejumlah titik berikut tercatat sebagai lokasi yang paling sering mengalami antrean panjang kendaraan.

Pertama, Jalan Yos Sudarso menjadi salah satu titik padat karena berada di kawasan sekolah TK dan SD Almadani. Arus kendaraan yang masuk dan keluar kawasan ini kerap memperlambat pergerakan lalu lintas pada pagi hari.

Baca Juga :  Satpol PP Sungai Penuh Razia Pekat, Kafe dan Karaoke Masih Beroperasi saat Ramadan

Kemacetan juga terlihat di Jalan Arif Rachman Hakim, yang menampung dua sekolah besar, yakni SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 4 Kota Sungai Penuh. Aktivitas siswa dan orang tua di area ini membuat jalan kerap tersendat, terutama menjelang pukul 7 pagi.

Di sisi lain, Jalan MH Thamrin tak luput dari antrean kendaraan. Lokasi ini menjadi pusat mobilitas karena adanya MTsN Model Kota Sungai Penuh, yang setiap paginya ramai oleh kendaraan pribadi dan angkutan pelajar.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Sudirman, area yang dipadati sejumlah sekolah seperti SD Negeri 1, SD Negeri 8, serta SMP Negeri 2 Sungai Penuh, ditambah keberadaan Rumah Sakit Melati yang menambah intensitas arus kendaraan.

Baca Juga :  Jalan Yos Sudarso dan H Bakri Sungai Penuh Rusak Berat, Dana Inpres Didorong untuk Perbaikan

Sementara itu, Jalan Muradi menjadi titik padat lainnya karena merupakan akses menuju SMP Negeri 1 Sungai Penuh, kawasan perkantoran Kota Sungai Penuh, serta jalur penghubung ke Kabupaten Kerinci. Pada jam masuk kantor dan sekolah, antrean kendaraan di jalan ini kerap tak terhindarkan.

Meski kemacetan berlangsung relatif singkat, pengemudi dianjurkan menghindari titik-titik tersebut pada jam-jam sibuk untuk mengurangi risiko terjebak antrean panjang dan keterlambatan.

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta
Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya
Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah
Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan
Jalan Sungai Penuh–Tapan Belum Bisa Dilewati Pagi Ini, Mobil Menumpuk di Jangki Ayam dan Puncak
Dewan Minta Dinkes Cek Kesehatan Balita dan Lansia Terdampak Kabut Asap Secara Door to Door
ISPU Sungai Penuh Capai 106,94, Balita Mulai Batuk Kering di Tengah Kabut Asap
Berita ini 167 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gandeng BPKP Jambi, Tata Kelola dan Akuntabilitas Jadi Sorotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:02 WIB

DPRD Sungai Penuh Bakal Panggil Kadis Pemdes soal Bimtek BPD di Jambi, Khaidir Soroti Keluhan Peserta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sungai Penuh dan Kerinci Tak Masuk Daftar Bantuan Karhutla Rp85 Miliar, Dedi Dora: Kita Hanya Menikmati Asapnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Lancar, Langkah Wako Alfin Bantu Selamatkan Roda Ekonomi Tiga Wilayah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Warga Apresiasi Pemkot Sungai Penuh, Bantuan Dua Alat Berat Bantu Lancarkan Jalan Sungai Penuh–Tapan

Berita Terbaru