Impor Emas China Anjlok 64%, Pasar Logam Mulia Dunia Terpengaruh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 November 2025 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Impor logam mulia di salah satu pasar emas terbesar dunia mengalami penurunan tajam meski harga emas global terus bergerak menguat. Kondisi ini terlihat dari melemahnya aktivitas impor emas China pada Oktober 2025, yang selama ini dikenal sebagai konsumen emas terbesar dunia. Data tersebut memberikan gambaran bahwa pasar emas fisik di China mulai menunjukkan perlambatan permintaan menjelang akhir tahun.
Dikutip dari Mining.com, impor bersih emas China melalui Hong Kong pada Oktober 2025 turun sekitar 64 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Berdasarkan laporan Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong, impor bersih pada bulan tersebut hanya mencapai 8,02 ton, jauh lebih rendah dibandingkan 22,047 ton pada September 2025. Penurunan ekstrem ini ikut menekan volume perdagangan emas di kawasan Asia.
Total impor emas China melalui Hong Kong pada Oktober tercatat 30,08 ton. Angka ini menurun 17 persen dari 36,275 ton yang tercatat pada September. Para analis menilai, penurunan ini bukan hanya akibat pergerakan harga internasional, tetapi juga mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di dalam negeri. Konsumen yang biasanya agresif membeli emas tampak mulai menahan diri.
Analis independen Ross Norman menjelaskan bahwa pelemahan permintaan di China sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa bulan terakhir. Menurutnya, pasar emas dalam negeri kini lebih banyak dipenuhi oleh pasokan lokal, sehingga ketergantungan pada impor berkurang. Ia menilai kondisi ini membuat pasar emas China memasuki fase penyesuaian.
Sebagai negara dengan konsumsi emas terbesar di dunia, perubahan pola pembelian China sangat memengaruhi pergerakan pasar global. Namun data Hong Kong hanya memberikan gambaran sebagian, karena China juga mengimpor emas melalui jalur lain seperti Shanghai dan Beijing. Aliran emas melalui pintu masuk berbeda ini sering membuat total permintaan sulit dicatat secara menyeluruh.
Pada pekan lalu, harga emas batangan di China tercatat diperdagangkan dengan diskon hingga US$5 per troy ons dari harga spot global. Diskon ini menunjukkan tekanan pada permintaan emas fisik, karena pelaku pasar perlu menawarkan harga lebih rendah untuk menarik pembeli. Kondisi tersebut sekaligus menandakan lemahnya minat konsumen pada Oktober 2025.
Selama bulan Oktober, pelaku pasar bahkan telah menawarkan diskon yang lebih besar, yakni di kisaran US$48 hingga US$60 per troy ons.
Meningkatnya diskon juga menunjukkan upaya pasar mempertahankan pergerakan perdagangan.
Tak hanya impor melalui Hong Kong yang turun, ekspor emas Swiss ke China juga mengalami penurunan drastis. Pada Oktober 2025, ekspor dari Swiss tercatat hanya 2,1 ton atau merosot 93 persen dari bulan sebelumnya. Penurunan besar ini turut memperkuat sinyal bahwa permintaan emas fisik di China sedang berada pada titik lesu. (++++)
Baca Juga :  Harga Emas Antam Anjlok Rp 183 Ribu per Gram, Momentum Baru Bagi Investor?

Berita Terkait

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Naik Tajam 1,46%, Ini Saham Penggerak BBCA hingga BREN
Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia
Empat Astronaut Artemis II Kembali ke Bumi, Pecahkan Rekor Jarak Terjauh
Arab Saudi Beri Diskon Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Ini Keuntungannya
China Tutup Wilayah Udara 40 Hari, Ada Apa?
Astronaut NASA Foto Bulan Pakai iPhone 17 Pro Max, Ini Faktanya
Cara Warren Buffett Lawan Inflasi: Fokus pada 3 Aset Ini
PHK Massal Oracle Capai 30 Ribu Karyawan, Ini Penyebabnya
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 09:34 WIB

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Naik Tajam 1,46%, Ini Saham Penggerak BBCA hingga BREN

Selasa, 14 April 2026 - 02:00 WIB

Justin Bieber Comeback di Coachella 2026, Tampil Spektakuler dan Penuh Nostalgia

Minggu, 12 April 2026 - 02:00 WIB

Empat Astronaut Artemis II Kembali ke Bumi, Pecahkan Rekor Jarak Terjauh

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Arab Saudi Beri Diskon Haji 2026 Lewat Kartu Nusuk, Ini Keuntungannya

Jumat, 10 April 2026 - 06:00 WIB

China Tutup Wilayah Udara 40 Hari, Ada Apa?

Berita Terbaru