IHSG Tertekan Dua Hari, Dirut BEI Iman Rachman Resmi Mengundurkan Diri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA-Tekanan hebat di pasar modal Indonesia berujung pada pengunduran diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.

Keputusan tersebut diambil menyusul pelemahan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terjadi selama dua hari berturut-turut dan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.
Iman Rachman menyatakan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar yang bergejolak. Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka pada Jumat (30/1/2025), menegaskan komitmennya terhadap stabilitas dan kepercayaan pasar modal nasional.

“Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dalam keterangannya.

Baca Juga :  IHSG Diprediksi Rebound, Saatnya Borong Saham Murah? Ini Analisis Lengkapnya

Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia ke depan. Menurutnya, keputusan mundur diambil demi kepentingan yang lebih besar agar kepercayaan investor dapat kembali pulih secara bertahap.

“Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran diri saya ini pasar modal kita jadi lebih baik,” kata Iman, menambahkan bahwa stabilitas dan keberlanjutan pasar menjadi prioritas utama.

Pelemahan IHSG dalam dua hari terakhir menjadi sorotan utama pelaku pasar. Tekanan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik yang mendorong volatilitas, sehingga memicu reaksi cepat dari otoritas dan pengelola bursa.

Baca Juga :  Shopee Resmi Luncurkan Belanja Instant 1 Jam, Kebutuhan Harian Kini Datang Lebih Cepat

Terkait kelanjutan kepemimpinan, Bursa Efek Indonesia akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama sesuai dengan anggaran dasar perseroan. Penunjukan tersebut bersifat sementara hingga ditetapkan pimpinan definitif melalui mekanisme yang berlaku.

BEI memastikan seluruh aktivitas perdagangan dan pengawasan pasar tetap berjalan normal. Otoritas berharap langkah-langkah yang diambil dapat menjaga kepercayaan investor serta mendukung pemulihan dan penguatan pasar modal Indonesia dalam jangka menengah hingga panjang. (*)

Berita Terkait

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega
10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun
Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen
IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir
Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah
BRI Tawarkan Take Over KPR Bunga Mulai 3 Persen, Kesempatan Ringankan Cicilan Rumah
Mengenal O!Save, Minimarket Baru Penantang Alfamart dan Indomaret di Indonesia
Promo Gadget PRJ 2026 Bikin Heboh, Beli HP Gratis TV dan Diskon hingga 86 Persen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:08 WIB

Prabowo Pangkas Bunga Kredit Mekaar dari 22 Persen Jadi 8 Persen, Pelaku Usaha Mikro Bisa Bernapas Lega

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:03 WIB

10 Saham Favorit Investor Asing Pekan Ini, BBCA Diborong Rp1 Triliun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kredit Bermasalah Jadi Sorotan, OJK Ungkap 42 Multifinance Punya NPF di Atas 5 Persen

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:00 WIB

IPO RANS Entertainment Resmi Melantai di Bursa, Dihadiri Haji Isam dan Boy Thohir

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:00 WIB

Kredit Macet Paylater Naik Jadi 3,44 Persen, OJK Ungkap Kemampuan Bayar Masyarakat Melemah

Berita Terbaru