IHSG Hari Ini Melemah 2,73 Persen, Saham BMRI, TPIA, dan DSSA Terkoreksi Tajam

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada sesi pertama perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. Tekanan jual yang terjadi hampir di seluruh sektor membuat indeks turun cukup dalam dan menghapus sebagian penguatan yang sempat terjadi pada awal perdagangan. Kondisi tersebut membuat investor kembali mencermati berbagai sentimen ekonomi yang memengaruhi pasar modal Indonesia.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 11.30 WIB, IHSG ditutup pada sesi I di level 5.835,11 atau melemah 2,73 persen. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 5.830 hingga 6.045. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, hanya 91 saham yang menguat, sementara 593 saham melemah dan 123 saham bergerak stagnan.

Nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia juga ikut menyusut menjadi sekitar Rp10.232 triliun. Kondisi tersebut mencerminkan tekanan yang cukup besar di pasar saham domestik, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar yang selama ini menjadi penopang utama IHSG.

Beberapa emiten papan atas mencatatkan penurunan signifikan. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 6,61 persen menjadi Rp1.765 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melemah 2,50 persen ke level Rp3.900. Adapun saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga turun 4,22 persen menjadi Rp795 per saham.

Baca Juga :  Samsung Perkenalkan Galaxy Z TriFold, Ponsel Lipat Tiga dengan Teknologi Super Rumit

Analis menilai pelemahan pasar tidak hanya dipengaruhi aksi ambil untung investor, tetapi juga meningkatnya kehati-hatian terhadap sejumlah sentimen domestik. Perubahan regulasi di sektor keuangan serta berbagai isu yang berkaitan dengan kepercayaan investor dinilai menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Selain itu, penurunan posisi Indonesia dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026 turut menjadi perhatian pelaku pasar. Turunnya peringkat daya saing dinilai dapat memengaruhi persepsi investor asing terhadap prospek investasi di Indonesia, meskipun fundamental ekonomi nasional masih dinilai cukup kuat.

Pelaku pasar juga menunggu sejumlah data ekonomi penting dalam beberapa hari ke depan. Pergerakan nilai tukar rupiah, kebijakan suku bunga global, serta arus dana asing diperkirakan akan menjadi faktor utama yang menentukan arah IHSG pada perdagangan berikutnya.

Baca Juga :  Insentif Mobil Listrik 2026 Ditunda Mendadak, Subsidi EV Rp 5 Juta Terancam Molor

Bagi investor, kondisi seperti ini sering dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi portofolio dan mencari saham yang memiliki fundamental kuat dengan valuasi lebih menarik. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan profil risiko dan kondisi pasar yang masih berfluktuasi.

FAQ

1. Mengapa IHSG turun hari ini?
IHSG melemah akibat tekanan jual yang terjadi di berbagai sektor serta meningkatnya kehati-hatian investor terhadap sejumlah sentimen domestik dan global.

2. Saham apa saja yang paling turun?
Beberapa saham unggulan yang mengalami pelemahan antara lain TPIA, BMRI, dan DSSA.

3. Berapa posisi IHSG pada sesi I?
IHSG ditutup pada level 5.835,11 atau turun 2,73 persen.

4. Apa yang perlu diperhatikan investor?
Investor disarankan mencermati perkembangan ekonomi, pergerakan rupiah, arus dana asing, serta laporan kinerja emiten sebelum mengambil keputusan investasi. (Tim)

Berita Terkait

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen
Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul
Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000
AI Automation for Australian Small Businesses: Where to Start
Cyber Insurance for Small Business: What Does It Cover in 2026?
Rupiah Menguat ke Rp17.903 per Dolar AS, Ini Dampaknya bagi Investasi dan Transaksi Valuta Asing
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 17:27 WIB

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees

Sabtu, 26 September 2026 - 10:27 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback

Sabtu, 26 September 2026 - 10:21 WIB

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000

Berita Terbaru