10 Kekurangan Starlink yang Perlu Diketahui Sebelum Berlangganan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalarta-Starlink menjadi salah satu pilihan internet menarik bagi masyarakat yang tinggal di daerah tanpa jaringan fiber optik. Teknologi satelit orbit rendah membuat layanan ini mampu menghadirkan internet berkecepatan tinggi di banyak lokasi.

Namun, Starlink bukan berarti tanpa kekurangan. Sebelum membeli perangkat dan membayar biaya langganan setiap bulan, calon pelanggan perlu memahami beberapa hal yang dapat memengaruhi biaya, kenyamanan, dan performa koneksi.

Berikut 10 kekurangan Starlink yang penting diketahui pada 2026.

1. Biaya perangkat dan langganan perlu diperhitungkan

Starlink membutuhkan perangkat khusus berupa antena, router, kabel, dan perlengkapan pendukung. Untuk layanan bisnis di Indonesia, misalnya, Starlink saat ini mencantumkan biaya perangkat keras Rp5,9 juta dan paket mulai Rp550.000 per bulan. Harga dapat berbeda berdasarkan jenis layanan dan perubahan paket.

Artinya, pengguna perlu menghitung total cost of ownership, bukan hanya melihat harga paket bulanan.

2. Antena membutuhkan pandangan langit yang jelas

Ini merupakan salah satu kelemahan paling penting. Antena Starlink membutuhkan area dengan pandangan langit yang tidak terhalang.

Pohon, tiang, atap, atau bangunan yang masuk ke bidang pandang dapat menyebabkan putus koneksi, packet loss, dan penurunan kapasitas rata-rata. Starlink sendiri merekomendasikan lokasi dengan pandangan langit yang sepenuhnya bebas halangan untuk performa terbaik.

3. Performa tidak selalu sama setiap saat

Kecepatan Starlink bukan angka yang dijamin akan selalu didapatkan pengguna. Performa dipengaruhi lokasi, kondisi jaringan, kepadatan pengguna, instalasi, perangkat, dan faktor lainnya.

Dokumen spesifikasi Starlink juga menyebut kecepatan aktual dapat lebih rendah daripada kecepatan maksimum, terutama ketika jaringan mengalami beban tinggi atau pada jam sibuk.

4. Latensi masih kalah dari fiber optik

Starlink sudah jauh lebih baik dibanding internet satelit generasi lama. Namun, untuk aktivitas yang sangat sensitif terhadap latency, fiber optik masih memiliki keunggulan.

Starlink mencantumkan latensi sekitar 25–50 ms untuk sejumlah layanan fixed, sementara beberapa lokasi terpencil dapat mengalami latensi lebih tinggi.

Karena itu, gamer kompetitif yang memiliki akses fiber mungkin masih lebih cocok menggunakan jaringan kabel.

Baca Juga :  Google Pakai AI Gemini untuk Blokir Iklan Berbahaya, 99% Disaring Sebelum Tayang!

5. Cuaca dan lingkungan dapat memengaruhi koneksi

Starlink dirancang tahan terhadap berbagai kondisi cuaca. Namun, Starlink tetap menyatakan bahwa cuaca merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi performa layanan.

Hujan sangat lebat atau kondisi ekstrem dapat menyebabkan penurunan kualitas koneksi. Lokasi pemasangan juga harus dipertimbangkan agar perangkat terlindungi dan tetap memiliki pandangan langit yang baik.

6. Tidak semua lokasi otomatis mendapatkan performa maksimal

Meskipun Starlink tersedia di banyak wilayah, kualitas pengalaman pengguna dapat berbeda antara satu lokasi dengan lokasi lainnya.

Faktor seperti kepadatan jaringan, jarak dari infrastruktur darat, kondisi lingkungan, dan jumlah pengguna dapat memengaruhi performa. Starlink juga menyatakan bahwa layanan dan paket dapat berubah berdasarkan ketersediaan jaringan serta persetujuan regulasi.

7. Paket tertentu memiliki batasan data berkecepatan tinggi

Tidak semua paket Starlink memiliki karakteristik yang sama. Contohnya, di Indonesia Roam 100 GB saat ini tercantum seharga Rp900.000 per bulan. Setelah kuota 100 GB berkecepatan tinggi digunakan, pelanggan mendapatkan data tanpa batas dengan kecepatan lebih rendah.

Karena itu, pengguna yang sering melakukan streaming, mengunduh game besar, atau mengoperasikan banyak CCTV perlu memperhatikan jenis paket sebelum berlangganan.

8. Membutuhkan listrik untuk beroperasi

Starlink bukan layanan internet yang bisa digunakan tanpa sumber listrik. Antena dan perangkat jaringan membutuhkan daya agar tetap online.

Bagi rumah di daerah terpencil dengan listrik yang tidak stabil, pengguna mungkin membutuhkan UPS, baterai cadangan, atau sistem panel surya. Ini berarti ada biaya tambahan yang perlu diperhitungkan.

9. Tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk rumah di perkotaan

Jika rumah sudah memiliki fiber optik dengan harga kompetitif, Starlink belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis.

Fiber biasanya menawarkan latensi rendah dan koneksi yang stabil tanpa membutuhkan antena satelit. Karena itu, keunggulan terbesar Starlink justru muncul ketika fiber tidak tersedia atau sulit dipasang.

Baca Juga :  Veloz Hybrid EV Terbaru Hadir di Indonesia, Ini Rincian Harga, Fitur, dan Spesifikasinya

10. Teknologi dan paket dapat terus berubah

Starlink merupakan teknologi yang terus dikembangkan. SpaceX menyatakan spesifikasi, perangkat, layanan, dan paket dapat berubah dari waktu ke waktu. Dalam kondisi tertentu, pengguna juga mungkin perlu mengganti perangkat agar mendapatkan layanan optimal.

Ini penting bagi calon pelanggan yang ingin menggunakan perangkat dalam jangka panjang.

Jadi, Apakah Starlink Masih Layak?

Starlink tetap sangat menarik untuk daerah yang belum terjangkau fiber optik. Kemampuan menghadirkan internet cepat tanpa jaringan kabel menjadi keunggulan yang sulit disaingi.

Namun, jika rumah Anda sudah mendapatkan fiber optik yang cepat dan stabil, sebaiknya bandingkan harga bulanan, kecepatan, upload, latency, biaya pemasangan, dan kebutuhan perangkat sebelum memilih.

Dengan kata lain, Starlink paling menarik bukan karena selalu lebih cepat dari fiber, tetapi karena mampu menghadirkan internet cepat di lokasi yang sebelumnya sulit mendapatkan koneksi berkualitas.

FAQ

Apakah Starlink cocok untuk daerah terpencil?
Ya. Starlink sangat menarik untuk wilayah yang belum memiliki jaringan fiber atau koneksi seluler yang memadai.

Apa kekurangan terbesar Starlink?
Salah satu yang paling penting adalah kebutuhan akan pandangan langit yang jelas. Obstruksi dapat menyebabkan gangguan dan menurunkan performa.

Apakah Starlink lebih mahal daripada WiFi fiber?
Tidak selalu, tetapi pengguna harus memperhitungkan biaya perangkat dan langganan. Perbandingan harus dilakukan berdasarkan paket dan wilayah.

Apakah hujan membuat Starlink mati?
Cuaca dapat memengaruhi performa, terutama dalam kondisi ekstrem. Namun, perangkat Starlink dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca.

Apakah Starlink bagus untuk gaming?
Bisa. Namun, jika tersedia fiber dengan latency lebih rendah, fiber biasanya lebih menarik untuk gaming kompetitif.

Apakah Starlink membutuhkan listrik?
Ya. Antena dan perangkat jaringan membutuhkan sumber listrik agar layanan dapat beroperasi.

Apakah Starlink unlimited?
Tergantung paket. Misalnya, Starlink Indonesia mencantumkan Roam Unlimited Rp1,75 juta per bulan, sedangkan Roam 100 GB memberikan 100 GB data berkecepatan tinggi sebelum beralih ke kecepatan lebih rendah.

Berita Terkait

DANA Cicil Premium 2026: cek cara aktivasi, syarat, limit, penyebab fitur tidak muncul, penggunaan QRIS, keamanan dan FAQ lengkap.
Best Life Insurance in 2026: How to Choose the Right Policy
Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen
Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul
Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 26 September 2026: Antam, UBS dan Galeri 24, Cek Harga Buyback
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 26 September 2026 Turun Rp16.000
AI Automation for Australian Small Businesses: Where to Start
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 00:03 WIB

DANA Cicil Premium 2026: cek cara aktivasi, syarat, limit, penyebab fitur tidak muncul, penggunaan QRIS, keamanan dan FAQ lengkap.

Sabtu, 26 September 2026 - 23:58 WIB

Best Life Insurance in 2026: How to Choose the Right Policy

Sabtu, 26 September 2026 - 17:27 WIB

Saham Hary Tanoe Masuk Top Losers Sepekan, MNCN hingga KPIG Anjlok 22–31 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 13:02 WIB

Cara Mengaktifkan DANA Cicil 2026, Cek Syarat, Cara Ajukan dan Penyebab Tidak Muncul

Sabtu, 26 September 2026 - 11:01 WIB

Personal Loans Canada: How to Compare Interest Rates and Fees

Berita Terbaru

Teknologi

Perbedaan Redmi Note 17 Series: Pro Max, Pro 5G, 17 5G dan 4G

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:00 WIB