Jakarta-Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada dalam tekanan pada perdagangan Selasa, 31 Maret 2026. Kondisi ini menjadi perhatian pelaku pasar seiring tren volatilitas yang masih tinggi dalam beberapa sesi terakhir.
Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Senin (30/3/2026), IHSG tercatat melemah tipis sebesar 0,08 persen ke level 7.091. Meski penurunannya relatif kecil, tekanan jual masih terlihat dan menunjukkan pasar belum sepenuhnya stabil.
Analisis dari MNC Sekuritas mengungkapkan bahwa posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase wave (v) dari wave [c] pada struktur wave A. Secara teknikal, kondisi ini mengindikasikan potensi koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
IHSG diperkirakan masih berpeluang turun ke kisaran 6.745 hingga 6.887. Namun demikian, terdapat skenario optimistis di mana indeks telah menyelesaikan fase koreksi awal sehingga berpotensi berbalik arah menuju level 7.450 hingga 7.779.
Dari sisi teknikal, level support IHSG hari ini berada di area 7.022 dan 6.917. Sementara itu, resistance diperkirakan berada pada rentang 7.302 hingga 7.434, yang menjadi batas penting bagi pergerakan indeks selanjutnya.
Di tengah kondisi pasar yang fluktuatif, analis memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat dicermati oleh investor. Strategi yang disarankan cenderung buy on weakness untuk memanfaatkan koreksi harga.
Saham AGII direkomendasikan untuk dibeli pada kisaran 3.260 hingga 3.390 dengan target harga 3.600 sampai 3.780 dan batas cut loss di bawah 3.210. Sementara itu, ESSA dapat dicermati pada area 720 hingga 755 dengan target 805 sampai 830 dan stop loss di bawah 705.
Untuk saham PTBA, area beli yang disarankan berada di kisaran 3.100 hingga 3.140 dengan target 3.220 hingga 3.300 serta batas risiko di bawah 3.040. Adapun TLKM direkomendasikan pada rentang 2.930 hingga 3.010 dengan target harga 3.170 hingga 3.300 dan stop loss di bawah 2.830. (*/Tim)









