Harga BBM Subsidi April 2026 Dipastikan Tidak Naik, Dirjen Migas Buka Suara Soal Isu Kenaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

JAKARTA – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil mulai 1 April 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk merespons isu kenaikan harga yang sempat viral di media sosial.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas), Laode Sulaeman, menegaskan bahwa tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi. Ia menekankan bahwa kebijakan penyesuaian hanya berlaku untuk BBM non-subsidi yang mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

“BBM subsidi tetap aman, tidak ada kenaikan,” tegasnya, sekaligus meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Cara Mengatur Gaji Bulanan agar Tidak Habis di Tengah Bulan

Sebelumnya, beredar kabar yang menyebut harga BBM subsidi bisa melonjak hingga Rp14.000 per liter. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Pasokan BBM nasional dipastikan dalam kondisi cukup dan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga ketahanan energi, termasuk diversifikasi impor minyak mentah dari berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Afrika. Strategi ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak konflik geopolitik global terhadap harga energi.

Baca Juga :  Dasco Bawa Bawa Sinyal Pesan Presiden : Prabowo Siap Turun Langsung Bahas Upah Minimum

Di sisi lain, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite tetap berpotensi mengalami penyesuaian. Hal ini disesuaikan dengan mekanisme pasar dan fluktuasi harga minyak global yang terus bergerak.

Pemerintah menegaskan bahwa perlindungan terhadap BBM subsidi menjadi prioritas utama. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga. (*/Tim)

Berita Terkait

Cara Cepat Kumpulkan Saldo DANA dan DANA Points 2026, Simak Strategi yang Banyak Dicari
Cara Memilih Asuransi Mobil Baru agar Klaim Mudah dan Perlindungan Maksimal
Kurs Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Ditutup Rp17.695 pada Perdagangan 19 Mei 2026
Harga Tahu dan Tempe Terbaru Terancam Naik Saat Rupiah Tembus Rp17.600, UMKM Mulai Tertekan
Menteri UMKM Buka Suara soal Seller Tinggalkan Marketplace Akibat Beban Ongkir dan Biaya Layanan
Redmi Pad Masih Jadi Tablet Favorit, Harga Rp3 Jutaan Performa Stabil
Promo Tokopedia Hari Ini: Diskon Hingga 90 Persen dan Cashback Menarik
Flash Sale Shopee Hari Ini: Jadwal Lengkap, Promo Besar dan Tips Agar Tidak Kehabisan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00 WIB

Cara Cepat Kumpulkan Saldo DANA dan DANA Points 2026, Simak Strategi yang Banyak Dicari

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00 WIB

Cara Memilih Asuransi Mobil Baru agar Klaim Mudah dan Perlindungan Maksimal

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:32 WIB

Kurs Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Ditutup Rp17.695 pada Perdagangan 19 Mei 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:11 WIB

Harga Tahu dan Tempe Terbaru Terancam Naik Saat Rupiah Tembus Rp17.600, UMKM Mulai Tertekan

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menteri UMKM Buka Suara soal Seller Tinggalkan Marketplace Akibat Beban Ongkir dan Biaya Layanan

Berita Terbaru

Asuransi Kendaraan

Cara Memilih Asuransi Mobil Baru agar Klaim Mudah dan Perlindungan Maksimal

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00 WIB