Harga Minyak Dunia Tembus US$100, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20.000 per Liter

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Harga minyak mentah dunia kembali melonjak di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, termasuk Pertamax.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan kenaikan harga minyak dunia dapat memberikan tekanan terhadap harga BBM dalam negeri apabila kondisi geopolitik tidak segera mereda.

Menurutnya, situasi di kawasan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor penting yang saat ini memengaruhi pasar energi global.

“Kalau kondisi ini berlanjut, harga Pertamax dan lain-lain bisa berada di kisaran Rp18.000 sampai Rp20.000,” kata Eko saat ditemui di Terminal BBM Rewulu, Bantul, Jumat (11/9/2026).

Harga Pertamax Saat Ini Rp15.950 per Liter

Di tengah tekanan harga minyak dunia, harga Pertamax RON 92 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya masih berada di level Rp15.950 per liter.

Artinya, jika harga Pertamax nantinya mencapai Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter, konsumen akan menghadapi kenaikan sekitar Rp2.050 sampai Rp4.050 per liter dari harga tersebut.

Untuk kendaraan dengan kapasitas tangki 40 liter, misalnya, biaya pengisian penuh secara matematis dapat meningkat sekitar:

  • Rp15.950/liter: Rp638.000
  • Rp18.000/liter: Rp720.000
  • Rp20.000/liter: Rp800.000

Dengan demikian, selisih biaya mengisi tangki 40 liter dari Rp15.950 menjadi Rp20.000 mencapai sekitar Rp162.000.

Harga Minyak Brent Tembus US$107 per Barrel

Tekanan terhadap harga BBM semakin besar setelah harga minyak mentah dunia melonjak tajam.

Harga minyak Brent dilaporkan naik 6,42 dolar AS atau 6,34 persen menjadi sekitar US$107,63 per barrel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 6,43 dolar AS atau 6,69 persen menjadi sekitar US$102,48 per barrel.

Baca Juga :  Kabar Baik! Harga Pertamax Turun Lagi, Cek Daftar BBM Pertamina 4 Agustus 2026

Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa pasar energi masih sangat sensitif terhadap perkembangan konflik geopolitik.

Selat Hormuz Jadi Perhatian Pasar Energi

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia. Gangguan terhadap lalu lintas kapal di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi distribusi minyak mentah dan produk energi secara global.

Terbatasnya lalu lintas kapal dan meningkatnya risiko terhadap kapal tanker membuat pasar memperhitungkan kemungkinan gangguan pasokan.

Jika pasokan minyak dunia terganggu sementara permintaan tetap tinggi, harga minyak berpotensi mengalami tekanan lebih lanjut.

Apakah Pertamax Benar-Benar Akan Rp20.000?

Belum tentu.

Pernyataan mengenai harga Rp18.000-Rp20.000 per liter merupakan gambaran potensi apabila harga minyak dunia tetap tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Artinya, angka tersebut bukan pengumuman resmi bahwa Pertamax akan langsung naik menjadi Rp20.000 per liter.

Harga BBM nonsubsidi dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk harga minyak mentah, nilai tukar rupiah, biaya pengadaan dan distribusi, serta kebijakan perusahaan dan pemerintah.

Karena itu, konsumen sebaiknya membedakan antara proyeksi harga dan harga resmi BBM yang berlaku di SPBU.

Dampaknya bagi Konsumen

Jika harga Pertamax meningkat menuju Rp18.000-Rp20.000 per liter, dampaknya tidak hanya dirasakan pemilik kendaraan pribadi.

Kenaikan harga BBM dapat meningkatkan biaya operasional kendaraan, transportasi, distribusi barang, hingga sektor usaha yang bergantung pada kendaraan bermotor.

Dalam jangka panjang, kenaikan biaya energi juga dapat memberikan tekanan terhadap harga berbagai barang dan jasa apabila biaya transportasi dan logistik meningkat.

Baca Juga :  IHSG Hari Ini Melonjak 1,96%, Saham TOWR hingga WIFI Cetak Cuan Besar, Rupiah Menguat di Tengah Turunnya Harga Minyak

Kesimpulan

Harga minyak dunia yang kembali berada di atas US$100 per barrel menjadi perhatian bagi pasar energi Indonesia.

Pertamax saat ini masih berada di Rp15.950 per liter di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sementara kisaran Rp18.000-Rp20.000 per liter disebut sebagai potensi apabila harga minyak dunia tetap tinggi.

Namun, konsumen perlu menunggu pengumuman harga resmi Pertamina sebelum menyimpulkan bahwa Pertamax benar-benar akan mencapai Rp20.000 per liter.

FAQ Harga Pertamax dan Minyak Dunia

1. Berapa harga Pertamax saat ini?
Harga Pertamax RON 92 di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tercatat Rp15.950 per liter.

2. Apakah Pertamax akan naik menjadi Rp20.000?
Belum ada kepastian. Rp20.000 per liter merupakan kisaran potensi jika harga minyak dunia tetap tinggi.

3. Mengapa harga minyak dunia memengaruhi harga Pertamax?
Minyak mentah merupakan salah satu komponen penting dalam rantai pengadaan BBM. Perubahan harga minyak dunia dapat meningkatkan biaya energi.

4. Berapa harga Pertamax jika mencapai Rp20.000?
Jika mencapai Rp20.000 per liter, pengisian 40 liter membutuhkan sekitar Rp800.000.

5. Apa penyebab harga minyak dunia naik?
Salah satu faktor utama yang sedang diperhatikan pasar adalah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan risiko gangguan distribusi energi melalui Selat Hormuz.

6. Apakah harga Pertamax sama di seluruh Indonesia?
Tidak selalu. Harga BBM nonsubsidi dapat berbeda berdasarkan wilayah dan kebijakan harga yang berlaku.

7. Kapan harga Pertamax berubah?
Perubahan harga mengikuti kebijakan dan pengumuman resmi yang berlaku. Karena itu, konsumen sebaiknya mengecek harga terbaru sebelum membeli. (*)

Editor : Fanda Yosephta

Berita Terkait

Blibli Buka Bisnis Baru untuk Pedagang, Jualan Online hingga Offline Jadi Lebih Simpel
Car Insurance Rates: 7 Ways to Lower Your Premium in 2026
Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Harga Mulai Rp21,11 Juta: Cek Spesifikasi dan Fitur Terbarunya
Harga Emas Antam Hari Ini 12 September 2026: 1 Gram Rp2,604 Juta, Cek Daftar Lengkapnya
Cari Ide Bisnis? Ini 7 Usaha yang Bisa Dilirik Saat Kualitas Udara Memburuk
Harga BBM 12 September 2026 di Sumatera dan Jawa: Pertamax Berpotensi Naik, Subsidi Tetap
Harga Emas Pegadaian 12 September 2026 Turun, Antam dan UBS Kompak Merosot
Home Insurance 2026: 9 Things Your Policy May Not Cover
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Blibli Buka Bisnis Baru untuk Pedagang, Jualan Online hingga Offline Jadi Lebih Simpel

Sabtu, 12 September 2026 - 15:00 WIB

Car Insurance Rates: 7 Ways to Lower Your Premium in 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:00 WIB

Pre-order iPhone 18 Pro Dibuka Hari Ini, Harga Mulai Rp21,11 Juta: Cek Spesifikasi dan Fitur Terbarunya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:19 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 12 September 2026: 1 Gram Rp2,604 Juta, Cek Daftar Lengkapnya

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WIB

Cari Ide Bisnis? Ini 7 Usaha yang Bisa Dilirik Saat Kualitas Udara Memburuk

Berita Terbaru

Bisnis

Car Insurance Rates: 7 Ways to Lower Your Premium in 2026

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:00 WIB